Chung Sye-kyun

Chung Sye-kyun
정세균
Chung Sye-kyun pada tahun 2020
Perdana Menteri Korea Selatan
Masa jabatan
14 Januari 2020 – 16 April 2021
PresidenMoon Jae-in
Sebelum
Pendahulu
Lee Nak-yeon
Pengganti
Hong Nam-ki (pelaksana tugas)
Sebelum
Ketua Majelis Nasional Korea Selatan
Masa jabatan
9 Juni 2016 – 29 Mei 2018
Sebelum
Pendahulu
Chung Eui-hwa
Pengganti
Moon Hee-sang
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir5 November 1950 (umur 75)
Jinan, Jeolla Utara, Korea Selatan
KebangsaanKorea Selatan
Partai politikPartai Demokrat Korea[a]
AlmamaterUniversitas Korea  · New York University  · Pepperdine University  · Universitas Kyung Hee
Facebook: peopleinside2012 X: sk0926 Modifica els identificadors a Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini
Chung Sye-kyun
Hangul
Hanja
Alih AksaraJeong Segyun
McCune–ReischauerChŏng Segyun

Chung Sye-kyun (Hangul정세균; Hanja丁世均; lahir 5 November 1950) adalah politikus Korea Selatan yang menjabat sebagai Perdana Menteri Korea Selatan dari Januari 2020 hingga April 2021 di bawah pemerintahan Moon Jae-in.[1] Sebelumnya, ia juga menjabat sebagai Ketua Majelis Nasional Korea Selatan dari 2016 hingga 2018.[2]

Chung dikenal sebagai figur moderat dan konsensus-builder dalam politik Korea Selatan.[3] Ia memainkan peran utama dalam penanganan awal pandemi COVID-19[4] dan mendorong transparansi publik selama krisis kesehatan tersebut[b].

Karier Awal

Lahir di Jinan, Provinsi Jeolla Utara, Chung menempuh pendidikan hukum di Universitas Korea sebelum melanjutkan studi pascasarjana di New York University dan Pepperdine University.[5] Ia juga memperoleh gelar doktor administrasi bisnis dari Universitas Kyung Hee.

Ia pertama kali terpilih menjadi anggota Majelis Nasional Korea Selatan pada tahun 1996.[6] Selama kariernya, Chung menjabat sebagai Menteri Perdagangan, Industri, dan Energi di bawah Presiden Roh Moo-hyun dari 2006 hingga 2007.[7]

Perdana Menteri

Pada Januari 2020, Presiden Moon Jae-in menunjuk Chung sebagai Perdana Menteri menggantikan Lee Nak-yeon.[8] Masa jabatannya ditandai oleh kebijakan kesehatan masyarakat yang ketat dan koordinasi nasional terhadap pandemi COVID-19, serta usaha mendorong stimulus ekonomi pasca krisis.[9] Ia mengundurkan diri pada April 2021 untuk mempersiapkan diri maju dalam pemilihan presiden 2022.[10]

Catatan

  1. ^ Sementara keluar dari partai selama menjabat sebagai Ketua Majelis Nasional.
  2. ^ Chung sering dijuluki “Prime Minister for Quarantine” oleh media lokal karena keterlibatannya langsung dalam koordinasi kebijakan kesehatan nasional.

Referensi

  1. ^ “Chung Sye-kyun appointed as South Korea's new prime minister”, *The Korea Herald*, 14 Januari 2020.
  2. ^ National Assembly of Korea. “Past Speakers and Deputy Speakers”, diakses 2024.
  3. ^ Kim, Hyun. Political Moderation in South Korea. Seoul University Press, 2021.
  4. ^ Lee, J.H. “South Korea’s COVID-19 Response Under PM Chung Sye-kyun”, *Yonhap News Agency*, 2020.
  5. ^ “Chung Sye-kyun – Profile”, *Korea Times*, 2018.
  6. ^ National Election Commission of Korea. “Election Results Archive”, diakses 2024.
  7. ^ Ministry of Trade, Industry and Energy (MOTIE), Korea, 2007 Annual Report.
  8. ^ Presidential Secretariat of Korea, Press Release, 14 Januari 2020.
  9. ^ “PM Chung outlines 2021 recovery plan”, *The Korea Herald*, 2021.
  10. ^ “Chung Sye-kyun resigns as PM, eyes presidential race”, *Yonhap News*, 16 April 2021.

Pranala luar

Media terkait Chung Sye-kyun di Wikimedia Commons

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement