Lee Hae-chan
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |
Artikel ini perlu diwikifikasi agar memenuhi standar kualitas Wikipedia. Anda dapat memberikan bantuan berupa penambahan pranala dalam, atau dengan merapikan tata letak dari artikel ini.
Untuk keterangan lebih lanjut, klik [tampil] di bagian kanan.
|
Lee Hae‑chan | |
|---|---|
| 이해찬 | |
Lee Hae‑chan pada 2019 | |
| Perdana Menteri Republik Korea | |
| Masa jabatan 30 Juni 2004 – 15 Maret 2006 | |
| Presiden | Roh Moo-hyun |
| Ketua Democratic Party of Korea | |
| Masa jabatan 25 Agustus 2018 – 29 Agustus 2020 | |
| Menteri Pendidikan Republik Korea | |
| Masa jabatan 3 Maret 1998 – 24 Mei 1999 | |
| Presiden | Kim Dae-jung |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 10 Juli 1952 Cheongyang County, Chungcheong Selatan, Republik Korea |
| Meninggal | 25 Januari 2026 (umur 73) |
| Partai politik | Partai Demokrat Korea |
| Almamater | Universitas Nasional Seoul |
| Profesi | Politikus |
|
| |
Lee Hae‑chan (Hangul: 이해찬; 10 Juli 1952 – 25 Januari 2026) adalah seorang politikus Korea Selatan yang menjabat sebagai Perdana Menteri Republik Korea dari 2004 hingga 2006[1] dan sebagai Ketua Partai Demokrat Korea dari 2018 hingga 2020.[2]
Biografi
Lee Hae‑chan lahir pada 10 Juli 1952 di Cheongyang County, Chungcheong Selatan, Republik Korea.[3] Ia menempuh pendidikan di Universitas Nasional Seoul.[4]
Karier Politik
Lee memulai karier politiknya sebagai anggota Majelis Nasional Republik Korea mewakili wilayah Gwanak‑B di Seoul selama beberapa periode.[5] Pada 3 Maret 1998, ia diangkat sebagai Menteri Pendidikan di pemerintahan Presiden Kim Dae-jung dan melaksanakan reformasi sistem penerimaan perguruan tinggi serta penurunan usia pensiun bagi guru.[6] Ia menjabat sebagai Perdana Menteri Republik Korea dari 30 Juni 2004 hingga 15 Maret 2006 di bawah Presiden Roh Moo-hyun.[7] Pada 25 Agustus 2018, Lee terpilih sebagai Ketua Democratic Party of Korea dan memimpin partai hingga 29 Agustus 2020.[8] Sebagai Ketua Partai, ia mendorong reformasi internal dan memperkuat posisi partai di parlemen.[9]
Kontroversi & Kritik
Sebagai Ketua Partai pada 2020, Lee Hae‑chan mendapat kritik ketika iklan berhalaman penuh untuk biografinya diterbitkan di surat kabar pada saat partai yang memerintah menghadapi isu sensitif.[10][a] Pada Maret 2020 ia juga melakukan permintaan maaf publik atas kegagalan mencegah pelanggaran dalam sistem pemilu oleh partai satelit, menyebut dirinya “malu” karena tak mencegahnya.[11][b]
Pemikiran & Pengaruh
Lee dikenal sebagai politikus liberal yang mendorong keterbukaan dan reformasi struktural, dengan pengaruh signifikan dalam pendidikan dan politik partai.[12]
Referensi
- ^ "이해찬" (dalam bahasa Korean). Nate people. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-02-22. Diakses tanggal 2010-01-22. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- ^ “Lee Hae‑chan”, English Wikipedia.
- ^ “Lee Hae‑chan”, English Wikipedia.
- ^ ibid.
- ^ “Lee Hae‑chan”, English Wikipedia.
- ^ ibid.
- ^ ibid.
- ^ “Veteran politician Lee Hae‑chan elected new chief of ruling party – The Korea Times, 25 Agustus 2018.”
- ^ “DP elects Lee Hae‑chan as its newest chairman – Korea JoongAng Daily, 26 Agustus 2018.”
- ^ “Ruling party chief under fire for ill‑timed self‑promotion – The Korea Times, 19 Agustus 2020.”
- ^ “Lee Hae‑chan ‘Ashamed for failing to prevent cheating in advance... Deep apology’ – Asia Economy, 13 Maret 2020.”
- ^ “DP elects Lee Hae‑chan as its newest chairman – Korea JoongAng Daily, 26 Agustus 2018.”
Kategori
Kesalahan pengutipan: Ditemukan tanda <ref> untuk kelompok bernama "lower-alpha", tapi tidak ditemukan tanda <references group="lower-alpha"/> yang berkaitan
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.






