Paik Too-chin
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |
Paik Too-chin | |
|---|---|
Paik Too‑chin pada masa jabatannya sebagai Perdana Menteri | |
| Perdana Menteri Korea Selatan ke-4 | |
| Masa jabatan 9 Oktober 1952 – 17 Juni 1954 | |
| Perdana Menteri Korea Selatan (pejabat) | |
| Masa jabatan 20 Desember 1970 – 4 Juni 1971 | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | Paik Too‑chin 7 Oktober 1908 Sinch'ŏn, Hwanghae Province, Joseon |
| Meninggal | 5 September 1993 Seoul, Korea Selatan |
| Kebangsaan | Korea Selatan |
| Partai politik | Democratic Republican Party |
| Almamater | Hitotsubashi University |
| Pekerjaan | Politikus |
Paik Too‑chin (7 Oktober 1908 – 5 September 1993) adalah seorang politikus Korea Selatan yang menjabat sebagai **Perdana Menteri Korea Selatan** dari 9 Oktober 1952 hingga 17 Juni 1954. Ia awalnya menjabat sebagai **Pejabat Perdana Menteri (acting)** sampai dikonfirmasi oleh Majelis Nasional pada 24 April 1953.[1]
Kehidupan awal
Paik lahir di Sinch'ŏn, Hwanghae Province pada 1908, pada masa ketika Korea masih berada di bawah pemerintahan Dinasti Joseon dan kemudian pendudukan Jepang. Ia menempuh pendidikan di Hitotsubashi University di Jepang sebelum kembali ke Korea dan terjun ke dunia politik pascakemerdekaan.[2]
Karier politik
Paik termasuk figur penting dalam pemerintahan Presiden Syngman Rhee. Ia dikenal sebagai politisi dari Democratic Republican Party yang dipercaya memimpin kabinet di tengah situasi **pasca‑Perang Korea**, ketika negara sedang membangun kembali pemerintahan dan stabilitas nasional.[3]
Perdana Menteri Korea Selatan
Paik Too‑chin diangkat sebagai Perdana Menteri pada 9 Oktober 1952 setelah masa pemerintahan Chang Taek‑sang. Ia sempat berstatus **acting** sampai mendapat konfirmasi resmi oleh Majelis Nasional pada 24 April 1953.[4]
Selama masa jabatannya, Paik terlibat dalam upaya rekonstruksi nasional dan kebijakan domestik untuk memperkuat pemerintahan pasca‑perang, meski kekuasaan eksekutif utama tetap berada di tangan presiden.[5]
Kehidupan selanjutnya
Setelah mengakhiri masa jabatannya pada Juni 1954, Paik tetap menjadi tokoh politik Korea Selatan dan terus berperan dalam pemerintahan serta partai sampai masa akhir hidupnya. Ia wafat di Seoul pada 5 September 1993.[6]
Lihat pula
Referensi
Kesalahan pengutipan: Ditemukan tanda <ref> untuk kelompok bernama "lower-alpha", tapi tidak ditemukan tanda <references group="lower-alpha"/> yang berkaitan
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.






