Bukti Furstenberg mengenai takhingga banyaknya bilangan prima
Dalam matematika, terutama dalam teori bilangan, bukti Hillel Furstenberg mengenai takhingga banyaknya bilangan prima merupakan bukti topologi bahwa himpunan bilangan bulat memuat takhingga banyaknya bilangan prima. Jika ditelaah dengan seksama, isi pembuktiannya lebih condong kepada pernyataan mengenai sifat-sifat barisan aritmetika dibandingkan pernyataan mengenai topologi.[1][2] Berbeda dengan bukti klasik dari Euclid, bukti Furstenberg merupakan pembuktian melalui kontradiksi. Bukti Furstenberg dipublikasikan pada tahun 1955 dalam The American Mathematical Monthly ketik beliau masih menjadi mahasiswa strata 1 di Universitas Yeshiva.
Bukti Furstenberg
Didefinisikan topologi pada —yang dikenal sebagai topologi bilangan bulat berjarak sama—dengan mendefinisikan suatu himpunan sebagai himpunan terbuka jika dan hanya jika atau dapat dinyatakan sebagai gabungan dari barisan aritmetika , yaitu
dengan . Hal ini setara dengan menyatakan bahwa adalah himpunan terbuka jika dan hanya jika untuk setiap , terdapat suatu bilangan bulat sedemikian sehingga . Berdasarkan definisi yang telah diberikan, maka aksioma untuk ruang topologi dapat dengan mudah diverifikasi:
Himpunan kosong merupakan himpunan terbuka, berdasarkan definisi.
Himpunan merupakan himpunan terbuka, sebab dapat dinyatakan sebagai .
Diambil sembarang . Misalkan adalah koleksi dari sembarang himpunan terbuka. Didefinisikan himpunan Terdapat dua kasus yang mungkin terjadi:
- Jika setiap pasangan himpunan pada bersifat saling lepas—yaitu jika —maka . Akibatnya, terbukti bahwa irisan dari sembarang himpunan terbuka juga merupakan himpunan terbuka.
- Jika , maka terdapat suatu elemen . Akibatnya, berlaku untuk setiap . Diketahui bahwa adalah himpunan terbuka untuk setiap , maka terdapat sedemikian sehingga . Dengan memilih , maka berlaku untuk setiap . Dengan kata lain, terdapat sedemikian sehingga , yang menunjukkan bahwa merupakan himpunan terbuka. Alhasil, terbukti bahwa irisan dari sembarang himpunan terbuka juga merupakan himpunan terbuka.
Misalkan adalah koleksi dari sembarang himpunan terbuka dengan himpunan indeks . Didefinisikan himpunan Terdapat dua kasus yang mungkin terjadi:
- Jika , maka terbukti bahwa sembarang gabungan dari suatu koleksi himpunan terbuka juga merupakan himpunan terbuka.
- Jika , maka terdapat suatu elemen . Diketahui bahwa adalah himpunan terbuka untuk setiap , maka terdapat sedemikian sehingga . Oleh karena setiap , maka . Akibatnya, merupakan himpunan terbuka. Dengan kata lain, terbukti bahwa sembarang gabungan dari suatu koleksi himpunan terbuka juga merupakan himpunan terbuka.
Topologi ini memiliki dua sifat yang perlu digarisbawahi:
- Oleh karena setiap himpunan terbuka tak kosong memuat takhingga banyaknya elemen, setiap himpunan hingga tak kosong bukanlah himpunan terbuka. Dengan kata lain, komplemen dari sembarang himpunan hingga tak kosong bukanlah himpunan tertutup.
- Himpunan basis merupakan himpunan terbuka sekaligus tertutup, sebab merupakan himpunan terbuka (berdasarkan definisi), dan komplemen dari ialah
Perhatikan bahwa setiap bilangan bulat selain dan merupakan kelipatan dari suatu bilangan prima. Akibatnya, dengan menyatakan himpunan semua bilangan prima. Berdasarkan sifat pertama, himpunan bukan merupakan himpunan tertutup. Di sisi lain, setiap himpunan merupakan himpunan tertutup, berdasarkan sifat kedua. Andaikan merupakan himpunan hingga, maka ruas kanan merupakan gabungan berhingga dari sekumpulan himpunan tertutup. Oleh karena gabungan berhingga dari sekumpulan himpunan tertutup juga merupakan himpunan tertutup, maka terjadi kontradiksi. Akibatnya, asumsi bahwa merupakan himpunan hingga bernilai salah, sehingga haruslah himpunan takhingga. Dengan kata lain, terdapat takhingga banyaknya bilangan prima.
Catatan
- ^ Mercer, Idris D. (2009). "On Furstenberg's Proof of the Infinitude of Primes" (PDF). American Mathematical Monthly (dalam bahasa Inggris). 116 (4): 355–356. CiteSeerX 10.1.1.559.9528. doi:10.4169/193009709X470218.
- ^ Clark, Pete L. (2017). "The Euclidean Criterion for Irreducibles". The American Mathematical Monthly (dalam bahasa Inggris). 124 (3): 198–216. arXiv:1605.01298. doi:10.4169/amer.math.monthly.124.3.198. ISSN 0002-9890. JSTOR 10.4169/amer.math.monthly.124.3.198. S2CID 92986609. Lihat pembahasan tepat setelah Lema 3.2 atau lihat Bagian 3.5.
Referensi
- Aigner, Martin; Ziegler, Günter M. (1998). Proofs from The Book (dalam bahasa Inggris). Berlin, New York: Springer Science+Business Media.
- Furstenberg, Harry (1955). "On the infinitude of primes". The American Mathematical Monthly (dalam bahasa Inggris). 62 (5): 353. doi:10.2307/2307043. JSTOR 2307043. MR 0068566.
- Mercer, Idris D. (2009). "On Furstenberg's Proof of the Infinitude of Primes" (PDF). The American Mathematical Monthly (dalam bahasa Inggris). 116 (4): 355–356. CiteSeerX 10.1.1.559.9528. doi:10.4169/193009709X470218.
- Conrad, Keith. "THE TOPOLOGICAL PROOF OF THE INFINITUDE OF PRIMES" (PDF) (dalam bahasa Inggris).
- Lovas, R.; Mező, I. (2015). "Some observations on the Furstenberg topological space". Elemente der Mathematik (dalam bahasa Inggris). 70 (3): 103–116. doi:10.4171/EM/283. S2CID 126337479.
Pranala luar
- (Inggris) Furstenberg's proof that there are infinitely many prime numbers di Everything2
- (Inggris) (Inggris) Fürstenberg's proof of the infinitude of primes di PlanetMath.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


