Bahasa Jawa di Lampung
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Juni 2025) |
| Bahasa Jawa di Lampung | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Dituturkan di | Indonesia | ||||||
| Wilayah | Lampung | ||||||
| Etnis | Jawa | ||||||
Penutur | ± 4.000.000 jiwa[butuh rujukan] | ||||||
| |||||||
| Aksara Jawa Abjad Pegon Alfabet Latin | |||||||
| Kode bahasa | |||||||
| ISO 639-3 | – | ||||||
Mayoritas penduduk Lampung adalah orang Jawa yang bertutur bahasa Jawa. Keberadaan bahasa Jawa di wilayah ini merupakan hasil dari program transmigrasi yang dimulai sejak era kolonial Belanda dan berlanjut pada masa pemerintahan Orde Baru.[1]
Sejarah
Migrasi orang Jawa ke Lampung dimulai pada awal abad ke-20 sebagai bagian dari program kolonial Belanda untuk mengurangi kepadatan penduduk di Pulau Jawa dan mengembangkan wilayah luar Jawa. Program ini berlanjut secara intensif pada masa Orde Baru melalui program transmigrasi nasional. Akibatnya, Lampung menjadi salah satu provinsi dengan populasi keturunan Jawa terbesar di luar Pulau Jawa, bahkan dijuluki sebagai "Jawa kedua" oleh beberapa peneliti.[2] Berdasarkan data sensus kependudukan pada tahun 2018 terdapat jumlah penduduk di provinsi Lampung 8.370.485 jiwa dengan 70% atau sebanyak 5.859.337 jiwa diantaranya suku jawa dan keturunannya.[3]
Lokasi
Bahasa Jawa di Lampung dituturkan di berbagai wilayah, termasuk:
- Desa Sri Dadi, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus
- Desa Rawi dan Desa Klaten, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan
- Desa Bumi Nabung dan Desa Rejo Basuki, Kabupaten Lampung Tengah
- Desa Sambikarto, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur
- Kelurahan Tugu Sari, Kecamatan Sumber Jaya, Kabupaten Lampung Barat
- Desa Sadar Tengah, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan
Menurut data Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, bahasa Jawa di Lampung memiliki kemiripan dengan varian bahasa Jawa yang digunakan di Surakarta dan Yogyakarta, dengan perbedaan dialek sekitar 61%.[4]
Referensi
- ^ Mujid FA, Suyanto (3 Agustus 2017). "Pemakaian Bahasa Jawa di Provinsi Lampung Berdasar Data Sensus Penduduk 2010". Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro. Diakses tanggal 31 Mei 2025.
- ^ Moningka, Clara; Putri, Citra Ananda (2022-11-30). "Perbedaan Identitas Etnis Transmigran Jawa yang Menikah dengan Sesama Etnis dan yang Menikah dengan Etnis Lampung di Provinsi Lampung". Jurnal Sains Psikologi. 11 (2). ISSN 2597-7008.
- ^ medcom.id. "DEMOGRAPHIC INSIGHTS: FAKTA MENARIK TENTANG POPULASI SUKU DI PROVINSI LAMPUNG". osc.medcom.id (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-02-10.
- ^ "Jawa - Peta Bahasa". Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


