Aufa bin Maulah al-'Anbari

Aufa bin Maulah at-Tamimi al-'Anbari (bahasa Arab: أوفى بن مولة التميمي العنبري) adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad yang berasal dari keturunan al-'Anbar bin 'Amr bin Tamim. Setelah wafatnya Nabi Muhammad pada tahun ke-11 Hijrah, beliau pergi dari kota Madinah dan menetap di kota Bashrah.[1] Imam ath-Thabrani dan Abu Nu'aim menyebutkan dalam kitab karangan mereka bahwa sahabat Aufa ini merupakan keturunan dari suku 'Anazah sehingga ia memiliki nisbat 'Anazi di belakang namanya.[2]

Periwayatan Hadist

Perawi yang meriwayatkan hadist dari Aufa adalah cucunya yang bernama Hushain bin Hajwan bin Aufa, beliau meriwayatkan sebuah hadist tentang kisah beliau bertemu dengan Nabi Muhammad dan memberikan potongan ghamim (sejenis susu yang sudah mengeras karena dipanaskan) sembari menyatakan bahwa seorang muslim yang sedang dalam perjalanan mendapatkan hak untuk diberi minum terlebih dahulu.[3]

Referensi

  1. ^ Ibnu Qani' al-Baghdadi. Mu'jam as-Shahabah jilid II. Beirut: Dar el-Fikr. hlm. 602, no. 69. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ Al-Mu'jam al-Kabir li at-Thabrani. hlm. 293. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ^ Ma'rifat as-Shahabah jilid III. hlm. 28. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement