Andreas Eddy Susetyo

Andreas Eddy Susetyo
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Mulai menjabat
1 Oktober 2014
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
Prabowo Subianto
Ketua DPRSetya Novanto
(2014–2015)
Ade Komarudin
(2016)
Setya Novanto
(2016–2017)
Bambang Soesatyo
(2018–2019)
Puan Maharani
(2019–sekarang)
Grup parlemenFraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
Daerah pemilihanJawa Timur V
Mayoritas52.641 (2019)
81.020 (2024)
Informasi pribadi
Lahir22 Maret 1960 (umur 66)
Kepanjen, Malang, Jawa Timur
Partai politik  PDI-P
Suami/istriLidwina Ariwin S.
Anak1
Almamater
PekerjaanPolitikus
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Andreas Eddy Susetyo (lahir 22 Maret 1960) adalah politikus Indonesia yang menjabat sebagai anggota DPR-RI selama tiga periode berturut-turut. Ia menjabat sebagai anggota DPR-RI sejak 1 Oktober 2014. Selama tiga periode, ia mewakili daerah pemilihan Jawa Timur V dan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.[1] Pada periode ketiga ini, ia bertugas di Komisi XI yang membidangi Keuangan, Perencanaan Pembangunan Nasional, Moneter, dan Sektor Jasa Keuangan.[2]

Riwayat Pendidikan [3]

Andreas merupakan alumni SMA Negeri 3 Malang pada tahun 1979.

Ia meraih gelar Insinyur dari Program Studi Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember pada tahun 1984. Delapan tahun kemudian, ia menempuh pendidikan Magister Manajemen di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya dan lulus tahun 1994.

Organisasi [3]

Non politik

  • Anggota SOKSI (1984-1986)
  • Anggota Crisis Center KWI (2001-2004)
  • Anggota ASEAN Banker (2003-sekarang)
  • Anggota Credit Union Sawiran (2008-sekarang)

Politik

Saat ia berkarier di bidang keuangan dan perbankan, Andreas mulai bergabung dengan PDI Perjuangan pada tahun 2003. Menurutnya, karena partai ini memiliki komitmen terhadap perjuangan rakyat dan pembangunan nasional. Akan tetapi, ia baru benar-benar fokus dalam dunia politik sejak tahun 2014 dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPR-RI.

Pada Kongres VI PDI Perjuangan, ia dipercaya oleh partai untuk menjabat sebagai Ketua Bidang Koperasi dan UMKM DPP PDI Perjuangan periode 2025–2030.[4]

Karier [3]

Profesional

Sebelum terjun ke dunia politik, Andreas lebih dikenal sebagai pakar perbankan nasional dan seorang profesional khususnya di bidang keuangan. Ia pernah berkarier di perusahaan/bank nasional maupun multinasional, antara lain:

  • Direktur PT Mitra Infokonsultasi / JV IBM (1987-1994)
  • Direktur PT Bank Niaga Tbk. (1995-2000)
  • Direktur / SVP PT Bank Mandiri Tbk. (2000-2006)
  • Penasehat Senior Beberapa Lembaga Keuangan (2006-2014)
  • Board of Advisors IBM New York (2006-2010)
  • Komite Pemantau Risiko PT Bank Central Asia Tbk. (2008-2014)

Politik

Andreas memulai karier politiknya pada Pemilu 2014, ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Ia berhasil terpilih dan menjabat sebagai anggota DPR-RI masa jabatan 2014–2019, 2019–2024, dan 2024–2029. Selama tiga periode, ia ditugaskan di Komisi XI yang membidangi Keuangan, Perencanaan Pembangunan Nasional, Moneter, dan Sektor Jasa Keuangan. Pada 23 Mei 2018, ia ditetapkan sebagai Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara DPR-RI untuk sisa masa jabatan 2014–2019.[5]

Kemudian pada periode ketiga di Senayan, Andreas kembali ditetapkan sebagai Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara DPR-RI masa jabatan 2024–2029.[6]

Pranala luar

Referensi

  1. ^ "KPU Tetapkan Anggota DPR Terpilih Periode 2024-2029, Ini Daftarnya". Detik.com.
  2. ^ Mantalean, Vitorio (22 Oktober 2024). Ardito Ramadhan (ed.). "Daftar Lengkap Anggota Komisi XI 2024-2029, Ada Anak Puan Maharani". kompas.com. Diakses tanggal 23 Oktober 2025.
  3. ^ a b c Profil Andreas Eddy Susetyo - Pileg 2019 Diarsipkan 2021-02-14 di Wayback Machine., diakses 8 Februari 2021.
  4. ^ Sutrisna, Tria (14 Agustus 2025). Dani Prabowo (ed.). "Daftar Lengkap Pengurus DPP PDI-P 2025–2030: Hasto Sekjen Lagi". kompas.com. Diakses tanggal 27 Januari 2026.
  5. ^ Putra, Dwitya (23 Mei 2018). "Pimpinan Sudah Ditetapkan, BAKN Siap Bekerja". infobanknews.com. Diakses tanggal 27 Januari 2026.
  6. ^ "Adies Kadir Tetapkan Andreas Eddy sebagai Ketua BAKN, Siap Kawal Penggunaan Uang Negara". dpr.go.id. 24 Oktober 2024. Diakses tanggal 27 Januari 2026.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement