Amsterdam-Zuid
Amsterdam-Zuid | |
|---|---|
Distrik bisnis pusat Zuidas di Amsterdam-Zuid | |
![]() Logo | |
Amsterdam-Zuid (hijau) sebagai bagian dari Amsterdam | |
| Koordinat: 52°20′47″N 4°51′31″E / 52.34639°N 4.85861°E | |
| Negara | |
| Provinsi | |
| Munisipalitas | |
| Luas | |
| • Total | 17,41 km2 (6,72 sq mi) |
| Populasi (1 Januari 2020) | |
| • Total | 146.291 |
| • Kepadatan | 8,400/km2 (22,000/sq mi) |
| Zona waktu | UTC+1 (CET) |
| • Musim panas (DST) | UTC+2 (CEST) |
| Situs web | Situs web resmi |
Amsterdam-Zuid (pelafalan dalam bahasa Belanda: [ˌɑmstərdɑmˈzœyt]; "Amsterdam-Selatan") adalah sebuah wilayah (stadsdeel) di kota Amsterdam, Belanda. Wilayah ini dibentuk pada tahun 2010 sebagai penggabungan dari distrik kota Oud-Zuid dan Zuideramstel. Wilayah ini memiliki hampir 138.000 penduduk per tahun 2013. Dengan 8.500 rumah per kilometer persegi, wilayah ini merupakan salah satu wilayah terpadat di Amsterdam. Wilayah ini memiliki pendapatan per rumah tangga tertinggi di antara semua wilayah di Amsterdam.[1]
Sejarah
Amsterdam-Zuid adalah wilayah kota Amsterdam yang terletak di sebelah selatan dan barat daya kanal Singelgracht, di sepanjang jalan lingkar kota Stadhouderskade. Wilayah ini berbatasan dengan Vondelpark di barat laut, kanal Westlandgracht di barat, sungai Amstel di timur, dan Kalfjeslaan di selatan, yang juga membentuk perbatasan dengan kota madya Amstelveen.
Kanal Singelgracht telah menjadi batas kota Amsterdam sejak abad ke-17, saat sabuk kanal Amsterdam dibangun. Pembongkaran tembok yang mengelilingi Singelgracht, kanal luar, pada paruh kedua abad ke-19 memungkinkan pembangunan area permukiman baru. Di sebelah selatan bekas tembok, lingkungan pertama yang dibangun adalah lingkungan Oude Pijp, lingkungan di sekitar Rijksmuseum, dan lingkungan Willemspark. Area ini sekarang juga dikenal sebagai Oud Zuid ("Selatan Lama").
Pada tahun 1917, area tersebut dikembangkan ke arah selatan berdasarkan Plan Zuid, sebuah rencana perluasan kota ambisius yang dirancang oleh arsitek dan perencana kota Hendrik Petrus Berlage. Rencana Berlage mencakup jalan-jalan lebar yang dipenuhi blok apartemen empat lantai untuk warga kelas menengah. Rencana tersebut juga mencakup seni publik yang akan dipasang di area permukiman baru. Antara tahun 1920 dan 1940, kawasan Plan Zuid di Nieuwe Pijp, Diamantbuurt, Rivierenbuurt, Stadionbuurt, dan Apollobuurt dibangun, dengan bangunan-bangunan dirancang dengan gaya Mazhab Amsterdam. Kawasan ini juga dikenal sebagai Nieuw Zuid ("Selatan Baru").
Kawasan lain yang dibangun pada tahun 1920-an adalah Hoofddorppleinbuurt, di sebelah barat sungai Schinkel. Kawasan ini merupakan bagian dari Plan West, rencana perluasan kota lain oleh Berlage yang dirancang untuk kawasan barat kota di wilayah bekas kota madya Sloten.
Pada tahun 1950-an dan 1960-an, kawasan Buitenveldert dan Prinses Irenebuurt yang lebih kecil menjadi pengembangan perumahan besar terakhir di bagian selatan kota. Pada tahun 1961, Pusat Pameran dan Konvensi Amsterdam RAI dibuka, yang kemudian menjadi pusat konvensi terbesar di Belanda. Jalan tol A10, yang membentang melalui wilayah selatan, dibangun pada tahun 1962. Pada tahun 1978, bagian pertama jalur kereta api Weesp–Leiden dan Stasiun Amsterdam Zuid dibuka di sepanjang bagian selatan jalur tol A10. Pada tahun 1990-an dan 2000-an, area di sekitar stasiun kereta api tersebut menjadi kawasan bisnis Zuidas yang berkembang pesat.
Lingkungan

- Apollobuurt
- Buitenveldert
- Hoofddorppleinbuurt
- Landstrekenbuurt
- Museumkwartier (Duivelseiland)
- De Pijp
- Prinses Irenebuurt
- Rivierenbuurt
- Schinkelbuurt
- Stadionbuurt (Marathonbuurt dan Olympisch Kwartier)
- Willemspark
Galeri
-
Pasar Albert Cuyp, De Pijp
-
Vondelpark, Vondelparkbuurt -
Stadion Olimpiade, Olympisch Kwartier -
Concertgebouw, Museumkwartier
Referensi
- ^ "Stadsdelen in cijfers 2013 (Dienst Onderzoek en Statistiek)" (PDF). Research and Statistics Department, City of Amsterdam. 1 Oktober 2013. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 13 Juli 2014. Diakses tanggal 8 Agustus 2014.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



