Vasyl Hamianin

Vasyl Hamianin
Duta Besar Ukraina untuk Republik Demokratik Kongo
Mulai menjabat
10 April 2025
PresidenVolodymyr Zelenskyy
Sebelum
Pendahulu
Sergey Mishustin (2011)
Pengganti
Petahana
Sebelum
Duta Besar Ukraina untuk Indonesia
Masa jabatan
25 Oktober 2021 – Februari 2025
PresidenVolodymyr Zelenskyy
Sebelum
Pendahulu
Volodymyr Pakhil
Pengganti
Petahana
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir26 Desember 1971 (umur 54)
Dnipro, Republik Sosialis Soviet Ukraina, Uni Soviet.
PendidikanUniversitas Negeri Kyiv
Institut Timur Raya Krimea, Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Ukraina
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Vasyl Ivanovich Hamianin (bahasa Ukraina: Василь Іванович Гамянін; lahir 26 Desember 1971) merupakan seorang penerjemah, budayawan Tiongkok, dan diplomat karier dari Ukraina. Saat ini, ia menjabat sebagai Duta Besar Ukraina untuk Republik Demokratik Kongo sejak 10 April 2025. Sebelumnya, ia pernah menduduki sejumlah jabatan diplomatik, termasuk Wakil Duta Besar untuk Tiongkok dan Duta Besar Ukraina untuk Indonesia.

Masa kecil dan pendidikan

Hamianin dilahirkan pada tanggal 26 Desember 1971 di Dnipro, sebuah kota di Republik Sosialis Soviet Ukraina, salah satu negara bagian dari Uni Soviet.[1] Hamianin menjalani pendidikan tingginya di fakultas filologi asing pada Universitas Negeri Kiev. Ia lulus pada tahun 1995.[2] Hamianin melanjutkan pendidikannya di Institut Timur Raya Krimea, Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Ukraina. Hamianin menamatkan pendidikannya di institut tersebut pada tahun 2000 dengan dengan tesis berjudul "Proses Perubahan dalam Sejarah Modern Tiongkok (1911-1949)". Hamianin memperoleh gelar calon ilmu sejarah (setingkat doktor ilmu sejarah).[1]

Karier

Setelah lulus dari Universitas Negeri Kiev, Hamianin sempat menjalani berbagai pekerjaan, seperti penerjemah, manajer hubungan masyarakat, asisten auditor, dan manajer SDM. Pada tahun 1999, Hamianin mulai bekerja di Akademi Ilmu Pengetahuan Ukraina. Ia kemudian pindah ke Kementerian Luar Negeri Ukraina pada tahun 2002 dan diangkat menjadi sekretaris ketiga pada direktorat urusan Asia Pasifik di kementerian tersebut pada bulan Juli 2002. Beberapa waktu berselang, Hamianin dikirim ke Kedutaan Besar Ukraina di Beijing dan ditempatkan sebagai sekretaris di kedutaan tersebut hingga tahun 2007.[1][3]

Pada bulan Oktober 2007, Hamianin kembali ke Ukraina untuk bekerja sebagai konsultan ahli untuk wakil kepala lembaga hubungan antarparlementer di Verkhovna Rada (parlemen) Ukraina. Ia kembali ditugaskan di Kementerian Luar Negeri pada bulan November 2010 sebagai Kepala Departemen Timur Jauh. Kurang dari setahun kemudian, pada tanggal 3 Agustus 2011 Hamianin diangkat sebagai radnik-poslannik (setingkat wakil duta besar) di Kedutaan Besar Ukraina di Beijing. Setelah Presiden Viktor Yanukovych memberhentikan Yuriy Kostenko dari jabatan sebagai duta besar pada tanggal 12 September 2012,[4] Hamianin dipercaya untuk memimpin kedutaan besar tersebut sebagai kuasa usaha pada tanggal 3 Oktober di bulan yang sama.[1][3] Duta besar tetap, Oleg Dvomin, ditunjuk pada tanggal 18 Juli 2013[5] dan Hamianin mengakhiri masa jabatannya sebagai kuasa usaha pada tanggal 1 September 2013.[1][3]

Empat tahun kemudian, pada tahun 2017, Hamianin bertugas kembali di Verkhovna Rada sebagai penasehat urusan luar negeri untuk Ketua Verkhovna Rada. Ia bekerja sebagai penasehat hingga tahun 2019 dan kembali ke Kementerian Luar Negeri setelahnya.[2] Di Kementerian Luar Negeri, Hamianin memperoleh promosi dan memegang jabatan sebagai Wakil Direktur pada Departemen Kewilayahan ke-4 dengan lingkup tugas Asia Tengah, Asia Selatan, Asia Timur, Asia Tenggara, Australia, dan Oseania (Indo-Pasifik).[6]

Duta Besar Ukraina untuk Indonesia

Pada tanggal 30 Juli 2021, Presiden Volodymyr Zelenskyy menunjuk Hamianin untuk mengisi jabatan Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, menggantikan Volodymyr Pakhil yang telah diberhentikan sejak tahun 2020.[7] Hamianin menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Indonesia, Joko Widodo, pada tanggal 25 Oktober 2021.[8]

Pada pertengahan bulan Desember 2021, Hamianin mengunjungi komunitas warga Ukraina di Bali untuk memperkenalkan dirinya. Dalam memperkenalkan dirinya, Hamianin menegaskan tugas-tugasnya sebagai duta besar, yakni mendukung kegiatan bisnis Ukraina di Indonesia, mendukung dan melindungi aktivitas warga Ukraina di Indonesia, dan melawan propaganda Rusia tentang Ukraina di Indonesia.[9]

Tak lama setelah invasi Rusia pada 24 Februari, Hamianin muncul di konferensi pers virtual dan di media Indonesia, menyerukan agar Indonesia mengutuk tindakan Rusia.[10] Ia juga menyerukan agar umat Islam Indonesia mengutuk perang tersebut, termasuk dengan mengunjungi Ketua Nahdlatul Ulama, Yahya Cholil Staquf.[11] Pada Agustus 2022, ia diperingatkan oleh Kementerian Luar Negeri Indonesia atas cuitannya yang mengkritik posisi Indonesia yang mengutuk serangan Israel di Gaza, tetapi tidak mengutuk invasi Rusia.[12]

Beberapa hari sebelum Konferensi Tingkat Tinggi G20 Bali 2022, pada 10 November 2022, Menteri Luar Negeri Dmytro Kuleba menandatangani Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara. Setelah penandatanganan perjanjian tersebut, Presiden Zelenskyy menunjuk Hamianin sebagai perwakilan sementara Ukraina untuk ASEAN.[13] Hamianin menyerahkan surat kepercayaannya kepada Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn, pada 13 Maret 2023.[14]

Pada bulan Februari 2025, Hamianin mengumumkan pengunduran dirinya dalam sebuah pertemuan dengan Foreign Policy Community of Indonesia.[15] Tugasnya diambil alih oleh Yevhenia Shynkarenko, yang bertindak sebagai kuasa usaha ad interim.[16][17]

Duta Besar Ukraina untuk Republik Demokratik Kongo

Pada 21 Desember 2024, Presiden Volodymyr Zelenskyy mengeluarkan dekrit yang menunjuk Hamianin sebagai duta besar negara itu untuk Republik Demokratik Kongo.[18] Hamianin adalah duta besar perdana untuk negara itu setelah kedutaan besar Ukraina di negara itu mulai beroperasi kembali pada bulan April.[19] Dia menyerahkan surat kepercayaannya kepada Presiden Republik Demokratik Kongo Félix Tshisekedi pada tanggal 10 April 2025.[20] Hamianin membuat penampilan publik pertamanya pada tanggal 29 April untuk memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia, di mana dia menarik kesamaan antara sejarah Ukraina dan Kongo dan menguraikan rencana untuk pertukaran budaya dan ekonomi.[21]

Kehidupan pribadi

Hamianin telah menikah dan memiliki dua anak perempuan dan satu anak laki-laki.[3] Setelah invasi Rusia, putrinya Varvara Hamianin dievakuasi ke Indonesia bersama dengan warga negara Indonesia di Ukraina.[22]

Referensi

  1. ^ a b c d e "Довідка: Гамянін Василь Іванович". Dovidka. Diakses tanggal 2022-10-11.
  2. ^ a b "ГАМЯНІН Василь Іванович". sinologist. Diakses tanggal 2022-10-11.
  3. ^ a b c d "Гамянін Василь Іванович". Посольство України в Китайській Народній Республіці та в Монголії (за сумісництвом). Diarsipkan dari asli tanggal 7 Juli 2013. Diakses tanggal 12 Oktober 2022.
  4. ^ "Указ Президента України № 542/2012". Diarsipkan dari asli tanggal 20 вересня 2012. Diakses tanggal 12 вересня 2012. ;
  5. ^ "Указ Президента України №385/2013 "Про призначення О.Дьоміна Надзвичайним і Повноважним Послом України в Китайській Народній Республіці"". Diarsipkan dari asli tanggal 22 січня 2015. Diakses tanggal 5 серпня 2013.
  6. ^ Kitsoft. "Kedutaan Besar Ukraina di Republik Indonesia - Person". indonesia.mfa.gov.ua. Diakses tanggal 2022-10-11.
  7. ^ "Заступник глави МЗС Боднар став послом України в Туреччині". LB.ua. Diakses tanggal 2022-10-11.
  8. ^ "Presiden Jokowi Terima Surat Kepercayaan Sembilan Dubes Negara Sahabat". Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. 2021-10-25. Diakses tanggal 2022-10-11.
  9. ^ "В Індонезії посол познайомився з представниками української громади у провінції Балі". www.ukrinform.ua (dalam bahasa Ukraina). Diakses tanggal 2022-10-11.
  10. ^ Sorongan, Tommy Patrio (24 February 2022). "Dubes Ukraina untuk RI Buka-bukaan Soal Efek Serangan Rusia". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 11 November 2022.
  11. ^ "Sambangi PBNU, Dubes Ukraina: Tidak Ada yang Bisa Membenarkan Perang". KOMPAS.com. 8 March 2022. Diakses tanggal 11 November 2022.
  12. ^ Erwanti, Marlinda Oktavia (11 August 2022). "Kemlu Kecam Cuitan Dubes Ukraina yang Bandingkan Sikap RI ke Rusia-Israel". detiknews. Diakses tanggal 11 November 2022.
  13. ^ "Зеленський призначив посла в Індонезії представником при АСЕАН". www.ukrinform.ua (dalam bahasa Ukraina). Diakses tanggal 2022-11-28.
  14. ^ "Ambassador of Ukraine to ASEAN presents credentials to Secretary-General of ASEAN". ASEAN. Diakses tanggal 13 March 2023.
  15. ^ Katriana (February 7, 2025). "Ukraina ingin hubungan bilateral RI-Ukraina berkembang dalam damai" [Ukraine Wants RI-Ukraine Bilateral Relations to Develop in Peace]. ANTARA News. Diakses tanggal May 2, 2025.
  16. ^ "SHYNKARENKO Yevhenia". Kedutaan Besar Ukraina di Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli pada 2 May 2025. Diakses tanggal 2 May 2025.
  17. ^ Arbar, Thea Fathanah (February 20, 2025). "Trump Serang Zelensky Habis-habisan, Ukraina dan Polandia Buka Suara" [Trump Attacks Zelensky Relentlessly, Ukraine and Poland Respond]. CNBC Indonesia. Diakses tanggal May 2, 2025.
  18. ^ Ivanova, Kateryna (December 21, 2024). "Президент провів кадрові перестановки у посольствах та організаціях у низці країн" [President Conducted Personnel Changes in Embassies and Organizations in Several Countries]. Главком. Diakses tanggal May 2, 2025.
  19. ^ Ukrinform (11 April 2024). "Україна відкрила посольство в Конго" [Ukraine opened an embassy in Congo]. Ukrinform (dalam bahasa Ukraina).
  20. ^ "Diplomatie : Félix Tshisekedi reçoit les lettres de créance de quatre nouveaux ambassadeurs" [Diplomacy: Félix Tshisekedi Receives the Credentials of Four New Ambassadors]. B-one télévision. April 11, 2025. Diakses tanggal May 2, 2025.
  21. ^ Musau, Mathy (May 2, 2025). "JOURNEE INTERNATIONALE DE LA LIBERTE DE LA PRESSE : Le diplomate ukrainien rend hommage aux professionnels des médias congolais" [World Press Freedom Day: Ukrainian Diplomat Pays Tribute to Congolese Media Professionals]. Forum des As. Diakses tanggal May 2, 2025.
  22. ^ "Cerita Anak Dubes Ukraina Ikut Mengungsi bersama WNI". CNN Indonesia. 27 April 2022. Diakses tanggal 11 November 2022.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement