Tinggal Meninggal
| Tinggal Meninggal | |
|---|---|
Poster rilis teatrikal | |
| Sutradara | Kristo Immanuel |
| Produser | Ernest Prakasa |
| Skenario | Kristo Immanuel |
| Pemeran | |
| Sinematografer | Dimas Bagus |
Perusahaan produksi |
|
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 120 menit |
| Negara | Indonesia |
| Bahasa | Indonesia |
Tinggal Meninggal adalah sebuah film komedi getir Indonesia tahun 2025 yang ditulis dan disutradarai oleh Kristo Immanuel dalam debut penyutradaraannya. Film tersebut dibintangi oleh Omara Esteghlal, Nirina Zubir, Mawar de Jongh, Muhadkly Acho, Ardit Erwandha, Shindy Huang, Mario Caesar, Nada Novia, dan Jared Ali. Tinggal Meninggal dirilis pada 14 Agustus 2025.[1]
Sinopsis
Gema adalah seorang pemuda canggung yang tak pernah benar-benar diperhatikan di kantornya. Namun, semua berubah ketika ayahnya meninggal dunia. Ucapan belasungkawa dan perhatian dari rekan-rekan kerjanya membuat Gema merasakan kehangatan yang selama ini asing baginya. Namun, perhatian itu hanya sebentar-begitu masa duka lewat, suasana kembali dingin seperti semula.
Merasa hampa, Gema mulai memikirkan cara untuk kembali menjadi pusat perhatian. Dalam keputusasaan, ia mengambil jalan pintas dengan merangkai kebohongan demi kebohongan, seolah ada orang-orang terdekatnya yang kembali meninggal. Apa yang awalnya hanya akal-akalan kecil, perlahan berubah menjadi lingkaran masalah yang tak terduga, membawa Gema ke dalam situasi kacau yang semakin sulit dikendalikan.[2]
Durasi
120 Menit atau 2 jam.
Pemeran
- Omara Esteghlal sebagai Gema
- Jared Ali sebagai Gema kecil
- Nirina Zubir sebagai Ayu, Ibu Gema
- Mawar de Jongh sebagai Kerin
- Muhadkly Acho sebagai Cokro
- Ardit Erwandha sebagai Ilham
- Shindy Huang sebagai Adriana
- Mario Caesar sebagai Danu
- Nada Novia sebagai Naya
- Gilbert Pattiruhu sebagai Adit, ayah Gema
- Arief Didu sebagai pendeta jadi-jadian
Kameo (penghuni alam baka)
Kameo lainnya
- Aganta Ramadaanu sebagai Tamu Extras Nangis 1
- Leyla Aderina sebagai Tamu Extras Nangis 2
- Marcel Chandrawinata sebagai Marcel Chandrawinata
- Boah Sartika sebagai Kimberly Washington
- Denny Gitong sebagai Supir Ojek
- Aulion sebagai pekerja kantor yang ketakutan di elevator
- Arif Brata sebagai Reza Radahian
- Yono Bakrie sebagai supir truk sembrono
- Abah Pican sebagai Tukang Tambal Ban
Penghargaan dan nominasi
| Tahun | Penghargaan | Kategori | Penerima | Hasil | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| 2025 | Festival Film Bandung 2025 | Penulis Skenario Terpuji Film Indonesia | Kristo Immanuel (bersama Jessica Tjiu) | Nominasi | |
| Pemeran Utama Pria Terpuji Film Indonesia | Omara Esteghlal | ||||
| Festival Film Wartawan 2025 | Film Terbaik - Genre Komedi | Imajinari | Menang | ||
| Sutradara Terbaik - Genre Komedi | Kristo Immanuel | ||||
| Aktor Utama Terbaik - Genre Komedi | Omara Esteghlal | ||||
| Aktris Utama Terbaik - Genre Komedi | Mawar Eva de Jongh | ||||
| Penulis Skenario Terbaik - Genre Komedi | Kristo Immanuel (bersama Jessica Tjiu) | ||||
| Penata Kamera Terbaik - Genre Komedi | Dimas Bagus Triatma Yoga | Nominasi | |||
| Festival Film Indonesia | Penulis Skenario Asli Terbaik | Kristo Immanuel (bersama Jessica Tjiu) | Nominasi | ||
| Penata Suara Terbaik | Syaifullah Praditya | Nominasi | |||
| JAFF Indonesian Screen Awards | Best Film | Kristo Immanuel | Menang | ||
| Best Directing | |||||
| Best Performance | Omara Esteghlal | ||||
| Best Editing | Ryan Purwoko | ||||
| Best Screenplay | Kristo Immanuel (bersama Jessica Tjiu) |
Referensi
- ^ "Daftar Pemain Film Tinggal Meninggal, Sinopsis, dan Jadwal Tayangnya". kumparan.com. Diakses tanggal 14 Agustus 2025.
- ^ detik.com. ; ;
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


