Stasiun Alastua

Stasiun Alastua
Kereta Api Indonesia
KS03 BB JS23

Stasiun Alastua, 2026
Lokasi
Koordinat6°59′04″S 110°28′33″E / 6.984380°S 110.475800°E / -6.984380; 110.475800
Ketinggian+6 m
Operator
Letak
km 7+107 lintas Samarang NISBrumbung[1]
Jumlah peron4 (dua peron sisi dan dua peron pulau)
Jumlah jalur6 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
LayananAglomerasi: Banyubiru (jadwal pagi arah Solo dan siang arah Semarang)
Lokal: Kedung Sepur
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiII[2]
Sejarah
Dibuka10 Agustus 1867; 158 tahun lalu (1867-08-10)
Nama sebelumnyaHalte Allas-Toewa, Alastoewo
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Logo PT KAI Layanan lokal/komuter Stasiun berikutnya
Semarang Tawang Kedung Sepur
Semarang Poncol—Ngrombo, p.p.
Brumbung
menuju Ngrombo
Stasiun sebelumnya Logo PT KAI Aglomerasi Stasiun berikutnya
Semarang Tawang
Terminus
Banyubiru
Semarang Tawang—Solo Balapan, pp
Brumbung
Layanan penghubung
Halte sebelumnya
Trans Semarang
Halte berikutnya
Sedayu Sawo
menuju Terboyo
Koridor 7
transfer di Taman Bangetayu
Gasem
menuju Pengapon
Gang Kwaron 2
Perjalanan satu arah
Feeder 2
transfer di Pasar Bangetayu
Taman Bangetayu
Gang Kwaron 2
menuju Terboyo
Feeder 2
transfer di Taman Bangetayu
Sedayu Sawo
Fasilitas dan teknis
Jenis persinyalan
  • * Mekanik tipe Siemens & Halske semiotomatis dengan modifikasi sinyal muka jenis elektrik (s.d. 2012)
Lokasi pada peta
Peta
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Alastua (ATA)—atau dahulunya ditulis sebagai Stasiun Alastuwa—merupakan stasiun kereta api kelas II yang terletak di Tlogomulyo, Pedurungan, Semarang; pada ketinggian +6 meter; termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang. Stasiun ini merupakan stasiun yang lokasinya paling timur di Kota Semarang dan dapat terlihat dari Jalan Layang Bangetayu ke arah timur.

Stasiun ini merupakan stasiun kereta api tertua kedua di Indonesia setelah Stasiun Samarang NIS. Stasiun ini biasanya menjadi tempat perhentian bagi kereta api dari arah timur yang hendak menuju ke barat, terutama jika Stasiun Semarang Tawang tergenang banjir atau jalurnya penuh maupun terjadi kemacetan parah di Jalan Raya Kaligawe.

Bangunan dan tata letak

Peron stasiun ini berbentuk pulau. Awalnya stasiun ini memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 4 eksisting merupakan sepur lurus dan jalur 1-3 eksisting yang terpisah di sisi timur laut stasiun. Setelah jalur ganda segmen stasiun ini hingga Stasiun Gubug resmi dioperasikan pada 28 Agustus 2013[3] dan kemudian petak stasiun ini hingga Stasiun Semarang Tawang pada 5 Desember 2013,[4] terdapat masing-masing satu jalur lurus dan jalur belok baru di sisi barat daya emplasemen stasiun sehingga jumlah jalurnya bertambah menjadi enam. Penomoran jalur diubah sehingga nomor jalur di sisi timur laut stasiun menjadi jalur 4-6. Jalur 2 dan 3 yang baru berturut-turut digunakan sebagai sepur lurus arah Surabaya dan Semarang.

Jalur 1 (Kedungjati) BB Banyubiru, tujuan Solo Balapan
(Brumbung) KS Kedung Sepur, tujuan Ngrombo
Peron pulau, pintu terbuka di sebelah kiri kedatangan kereta dari arah barat
Jalur 2 Sepur lurus arah Surabaya Pasarturi
Jalur berjalan langsung kereta api ke arah timur
Jalur 3 Sepur lurus jalur ganda arah Semarang Tawang
Jalur berjalan langsung kereta api ke arah barat
BB Banyubiru, tujuan Semarang Tawang (Semarang Tawang)
KS Kedung Sepur, tujuan Semarang Poncol
Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kanan kedatangan kereta dari arah timur
G Bangunan utama stasiun
Peron sisi
Jalur 4 Sepur belok
Peron pulau
Jalur 5 Sepur belok
Jalur 6

Sejak tahun 2012 sistem persinyalan stasiun ini diubah menggunakan persinyalan elektrik produksi PT Len Industri.

Layanan kereta api

Berikut ini adalah layanan kereta api penumpang yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 per 1 Februari 2025.[5]

Aglomerasi

Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Banyubiru Ekonomi Solo Balapan Semarang Tawang Perjalanan ke Solo pada jadwal pagi, sedangkan sebaliknya pada jadwal siang.

Lokal

Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
KS Kedung Sepur Semarang Poncol Ngrombo Komuter komersial non KAI Commuter

Antarmoda pendukung

Angkutan pendukung yang tersedia di Stasiun Alastua antara lain:

Jenis Angkutan Umum No. Trayek Trayek Tujuan Akhir
Trans Semarang  7  TerboyoGenukPengapon Terboyo (di Halte Taman Bangetayu)
Pengapon (di Halte Taman Bangetayu)
 F2C  TerboyoRusunawa Kudu Terboyo (di Halte Taman Bangetayu)
Rusunawa Kudu (di Halte Pasar Bangetayu)

Referensi

  1. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ^ Faisol, Edi (2013-08-28). Redaksi, Rachma Tri Widuri Staf (ed.). "Rel Ganda Alastua-Gubug Siap Dilalui". Tempo.co. Diakses tanggal 2020-04-11.
  4. ^ Budiasto, Bakti Buwono (2013-12-15). "Jalur Rel Ganda Alastuwo-Tawang Sepanjang Delapan Km Dioperasikan". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2020-04-11.
  5. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Semarang Gudang Semarang–Vorstenlanden
Semarang Tawang–Brumbung
Brumbung
Terminus

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement