Rumah Budaya Banda Neira

Rumah Budaya Banda Neira adalah sebuah museum di Banda Neira yang khusus mengoleksi benda-benda yang berkaitan dengan sejarah, kesenian dan budaya di Banda Neira.[1] Bangunan yang digunakan oleh Rumah Budaya Banda Neira berukuran sekitar 30 × 20 meter dan bergaya arsitektur Eropa abad ke-17 M.[2][3] Rumah Budaya Banda Neira mengoleksi benda yang beragam macam seperti senjata dan uang.[4] Selain itu, Rumah Budaya Banda Neira mengoleksi antara lain tempat tidur, kain batik Lasem, miniatur kora-kora, lonceng gereja dan lukisan pembantaian tokoh terkemuka di Banda Neira oleh Jan Pieterszoon Coen.[3][5]
Arsitektur
Bangunan Rumah Budaya Banda Neira berada di Banda Neira.[6] Rumah Budaya Banda Neira termasuk museum berukuran kecil.[1] Ukuran bangunan yang digunakan oleh Rumah Budaya Banda Neira sekitar 30 × 20 meter.[2] Bangunan tersebut merupakan bangunan peninggalan Belanda yang dibangun pada masa Hindia Belanda. Gaya arsitektur yang diterapkan pada Rumah Budaya Banda Neira ialah arsitektur Eropa abad ke-17 M. Bahan bangunan berupa kayu jati digunakan untuk membuat tiang, atap, dan kusen jendela pada Rumah Budaya Banda Neira.[3]
Koleksi

Rumah Budaya Banda Neira mengoleksi benda-benda yang berkaitan dengan sejarah, kesenian dan budaya di Banda Neira.[1] Koleksi yang jenisnya beragam meliputi senjata dan uang. Senjata yang dikoleksi di Rumah Budaya Banda Neira meliputi senjata batu zaman purba, pedang dari abad ke-18 M, meriam mini berukuran 20 cm, pistol buatan Amerika Serikat yang dibuat pada tahun 1802, dan senapan lontak. Sedangkan jenis uang yang dikoleksi meliputi uang perak dari abad ke-17 M, uang zaman VOC berangka tahun 1770–1790 M, uang terbitan Pemerintah Batavia berangka tahun 1810–1840, uang zaman Hindia Belanda berangka tahun 1841–1859 M, dan uang pecahan seribu rupiah bergambar Banda Neira.[4]
Benda-benda lain yang dikoleksi di Rumah Budaya Banda Neira antara lain tempat tidur dari zaman VOC dan kain batik Lasem dari abad ke-18 M. Rumah Budaya Banda Neira juga memperlihatkan seperangkat meja dan kursi beserta gramofon, botol antik, dan setrika tua. Koleksi lain yang dimiliki oleh Rumah Budaya Banda Neira berupa miniatur kora-kora, lonceng gereja, dan sebuah lukisan. Lonceng gereja yang dikoleksi di Rumah Budaya Banda Neira berangka tahun 1761, 1841, 1848 dan 1883 M.[5] Sedangkan lukisan yang menjadi koleksi Rumah Budaya Banda Neira menampilkan pembantaian oleh Jan Pieterszoon Coen terhadap orang-orang terkemuka di Banda Neira pada Peristiwa 11 Maret 1621 M.[3][5]
Referensi
Catatan kaki
- ^ a b c Howard, William (14 Desember 2024). History in My Bones: Episodes in the 500-Year Story of My Father's Fathers (dalam bahasa Inggris). Xlibris. hlm. 48. ISBN 979-8-3694-3174-0. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ a b Suhardi dan Djoko 1999, hlm. 27.
- ^ a b c d Jaya, Brillianto K. (2014). Sant, Esvandiari (ed.). Surga di Timur. Jakarta Timur: Penerbit Salsabila. hlm. 10. ISBN 978-602-1695-16-6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ a b Suhardi dan Djoko 1999, hlm. 27-28.
- ^ a b c Suhardi dan Djoko 1999, hlm. 28-29.
- ^ Latumahina, F. S., dkk. (Maret 2023). Lellapary, L. H., dkk. (ed.). Jejak Pengabdian GAMKI di Bumi Raja-Raja. Indramayu: Penerbit Adab. hlm. 19. ISBN 978-623-497-521-5. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Daftar pustaka
- Suhardi dan Djoko, M. R. (November 1999). Suprapti (ed.). Kepulauan Banda dan Masyarakatnya (PDF). Jakarta: Subdirektorat Lingkungan Budaya, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


