Rial Iran
| Rial Iran | |
|---|---|
| ریال (Persia) | |
| ISO 4217 | |
| Kode | IRR |
| Denominasi | |
| Supersatuan | |
| 10.000 | toman (Unit resmi baru hasil redenominasi) |
| Simbol | |
| Uang kertas | 10.000, 20.000, 50.000, 100.000 rial; Iran Cheque: 500.000, 1.000.000, 2.000.000 rial |
| Uang koin | |
| Sering digunakan | 1000, 2000, 5000 rial |
| Jarang digunakan | 50, 100, 250, 500 rial |
| Demografi | |
| Pengguna | |
| Emisi | |
| Bank sentral | Bank Sentral Republik Islam Iran |
| Situs web | www |
| Valuasi | |
| Inflasi | 45,8%[1] |
| Sumber | Bank Sentral Iran - Januari 2026 |
Rial (bahasa Persia: ریال; kode ISO 4217 IRR) adalah mata uang resmi Iran yang diterbitkan oleh Bank Sentral Republik Islam Iran. Rial berasal dari real Spanyol, yang merupakan mata uang Spanyol selama beberapa abad (berasal dari regalis [regal] dalam bahasa Latin). Satu rial dibagi menjadi 100 dinar.
Meskipun "toman" tidak lagi unit mata uang resmi Iran, orang Iran umumnya mengungkapkan jumlah uang dan harga-harga barang dalam "toman." Untuk tujuan ini, satu "toman" secara tradisional sama dengan 10 rial. Meskipun penggunaan ini, jumlah uang dan harga-harga barang yang selalu ditulis dalam rial.
Uang koin yang berada dalam sirkulasi adalah: 5, 10, 50, 100, 250, dan 500 rial. Uang kertas yang berada dalam sirkulasi adalah: 100, 200, 500, 1000, 2000, 5000, 10000 dan 20000 rial.[2]
Perkembangan 2026 dan Redenominasi
Pada tahun 2020, pemerintah Iran menyetujui rencana untuk mengubah mata uang nasional dari Rial ke Toman secara resmi dengan menghapus empat angka nol. Dalam sistem baru ini, **1 Toman Baru** setara dengan **10.000 Rial Lama**. Hingga tahun 2026, Bank Sentral Iran telah mengedarkan uang kertas "seri transisi" di mana angka nol terakhir dicetak sangat kecil atau dihilangkan untuk memudahkan masyarakat dalam transisi ini.
Nilai Tukar (Februari 2026)
Iran menerapkan sistem nilai tukar ganda. Nilai tukar resmi yang dipatok oleh pemerintah tetap dipertahankan untuk kebutuhan komoditas tertentu, namun terdapat selisih besar dengan nilai di pasar bebas:
- Kurs Resmi: AS$ 1 = 42.000 Rial.
- Kurs Pasar Bebas: AS$ 1 ≈ 1.480.000 Rial (Estimasi per Februari 2026).
- Di Indonesia: 1 Rupiah ≈ 95 Rial (berdasarkan kurs pasar bebas).
Sejarah Mata Uang Iran
Mata uang rial diperkenalkan pada tahun 1798 dan itu bernilai 1250 dinar atau satu per delapan toman. Pada tahun 1825, produksinya diberhentikan dan digantikan dengan Qiran yang bernilai 1000 dinar atau satu toman. Qiran diperkenalkan sejajar dengan pengenalan sistem desimal. Rial sekali lagi dijadikan mata uang resmi Iran pada tahun 1932 tetapi kali ini dibagi menjadi 100 dinar baru.
Sebelum sistem desimal diperkenalkan pada tahun 1932, berikut adalah mata uang yang digunakan Iran dan mata uang ini masih lagi digunakan dalam konteks kebudayaan:[3]
| Mata Uang Lama | Dalam Dinar | Tanggal Diterbitkan |
|---|---|---|
| shahi | 50 dinar | Dinasti Samaniyah |
| mahmoudi (sannar) | 100 dinar | Sultan Mahmud |
| abbasi | 200 dinar | Shah Abbas I |
| naderi (da-shahi) | 500 dinar | Nader Shah |
| qiran | 1000 dinar | Fath Ali Shah (1825) |
| rial | 1250 dinar | Fath Ali Shah (1798) |
| dozari | 2000 dinar | Dinasti Qajar |
| toman | 10000 dinar | Ilkhanat |
Lihat pula
Referensi
- ^ Laporan Tahunan Bank Sentral. Bank Sentral Iran, Januari 2026.
- ^ "www.cbi.ir/currency/". Diarsipkan dari asli tanggal 2005-11-06. Diakses tanggal 2014-05-18.
- ^ "تاريخچه پول در ايران" (dalam bahasa Persia). BBC News Persian. 24 Februari 2007. Diakses tanggal 18 Mei 2014.
Pranala luar
- Iran Collection, situs web tentang uang kertas dan koin Persia sejak zaman Qajar.
- Bank Sentral Iran - Statistik Diarsipkan 2014-04-27 di Wayback Machine.
Panduan perjalanan Iran di Wikiwisata (informasi mengenai nilai tukar mata uang dan pembayaran kartu kredit)
- Video
- Pasar emas dan mata uang Iran Diarsipkan 2012-02-11 di Wayback Machine. (PressTV 2012)
| Didahului oleh: Qiran Iran Alasan: dihapus dari mata uang Iran oleh Bank Nasional Rasio: 1000 dinar = 1 qiran |
Mata uang Iran 1932 – sekarang |
Digantikan oleh: Toman Iran Alasan: Proses redenominasi resmi (penghapusan 4 nol) |
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


