Ratu Munawaroh

Ratu Munawaroh
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Masa jabatan
1 Oktober 2009 – 28 Juli 2010
Grup parlemenPartai Amanat Nasional
Daerah pemilihanJambi
Mayoritas157.651 suara[1]
Informasi pribadi
Lahir30 Agustus 1977 (umur 48)
Tasikmalaya, Jawa Barat
Partai politik  PAN (1998–2020)
  PDI-P (sejak 2020)
Suami/istri
(m. 1997; meninggal 2018)
Anak2
AlmamaterUniversitas Terbuka
ProfesiPolitikus
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Ratu Munawaroh (lahir 30 Agustus 1977) adalah anggota DPR RI fraksi PAN daerah pemilihan Jambi pada 2009–2010. Ratu merupakan istri almarhum Zulkifli Nurdin, Gubernur Jambi periode 1999–2004 dan 2005–2010. Ratu menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi selama almarhum suaminya menjabat sebagai Gubernur Jambi dua periode.[2]

Kehidupan pribadi

Ratu Munawaroh yang berdarah Sunda berasal dari Tasikmalaya, Jawa Barat merupakan anak dari bapak K.H. Noorcholis Tisnawan, B.A. dan ibu Siti Zubaedah. Ratu menikah dengan Zulkifli Nurdin pada tanggal 24 Agustus 1997 setelah ZN berpisah dari Harmina Djohar pada tahun 1994. Dari pernikahan tersebut, ZN dan Ratu dikaruniai dua orang anak, yaitu Amalia Shaslika Maharani (lahir di Jakarta, 8 Oktober 1998) dan Amalia Azra Maharani (lahir di Jakarta, 22 Januari 2001).[3]

Riwayat pendidikan

Ratu menempuh pendidikan di SDN Sukasenang Singaparna Tasikmalaya (lulus tahun 1989), SMP Negeri 1 Singaparna Tasikmalaya (lulus tahun 1992), MAN Cipasung Tasikmalaya (lulus tahun 1995), dan S1 Ilmu Administrasi Negara Universitas Terbuka (lulus tahun 2025).[3][4]

Riwayat organisasi

Ratu memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai organisasi sosial, kemasyarakatan, dan politik. Pada periode 1999–2004 dan 2005–2010, ia menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi, sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jambi pada periode yang sama.

Di bidang sosial dan pendidikan, Ratu aktif sebagai Ketua Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA) Provinsi Jambi selama tahun 1999–2006. Ia juga memimpin sejumlah yayasan, antara lain sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Sekolah Luar Biasa (SLB) Prof. Sri Soedewi (1999–2010), Ketua Yayasan Kesejahteraan Anak (1999–2010), serta Ketua Yayasan Jami’ Al-Falah Jambi pada periode 2003–2010.

Dalam bidang olahraga, Ratu menjabat sebagai Ketua Persatuan Senam Indonesia (PERSANI) Provinsi Jambi selama tahun 1999–2006. Di tingkat nasional, ia dipercaya menjadi Anggota Dewan Kerajinan Nasional pada Bidang Kreatif serta Bidang Humas, Promosi, dan Publikasi untuk periode 2014–2019.[5]

Dalam ranah politik, Ratu aktif di DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi. Ia menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Politik pada periode 2021–2025 dan kemudian dipercaya sebagai Bendahara DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi untuk masa jabatan 2025–2030.[6]

Penghargaan

Ratu Munawaroh telah menerima berbagai penghargaan atas peran dan pengabdiannya di bidang sosial, budaya, dan kemasyarakatan. Pada tahun 2001, ia memperoleh penghargaan sebagai Istri Setia Pendamping Suami dari Lembaga Adat Jambi. Selanjutnya, pada tahun 2002, ia dianugerahi Manggala Karya Kencana oleh Bidang Keluarga Berencana (KB) serta ditetapkan sebagai Warga Kehormatan dengan gelar Daeng Malebbi oleh Ikatan Keluarga Sulawesi Selatan (IKSS).

Pada tahun 2003, Ratu mendapat kehormatan sebagai Pengayom Masyarakat Jambi Keturunan Jawa dengan gelar Kanjeng Prameswari Dyah Retno Palupi yang diberikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X, serta menerima gelar Jaihutan Mangaraja dari Masyarakat Jambi Keturunan Sumatera Utara sebagai pendamping Zulkifli Nurdin.

Pada tahun 2004, ia kembali memperoleh sejumlah gelar adat, antara lain sebagai Sesepuh Masyarakat Jambi Keturunan Jawa Barat (Sunda) dengan gelar Dyah Pradipta Sokya dari Gubernur Jawa Barat, Mamak Masyarakat Jambi Keturunan Minangkabau dengan gelar Puan Puti Junjuang Dalimo dari Raja Pagaruyung, dan Sesepuh Masyarakat Jambi Keturunan Sumatera Selatan dengan gelar Nyai Arif Mangkunegara dari Gubernur Sumatera Selatan. Pada tahun yang sama, ia juga menerima Satya Lencana Wirakarya dari Bidang Keluarga Berencana (KB).

Penghargaan terakhir yang diterimanya adalah Piala Upakarti kategori Jasa Pengabdian dari Menteri Perindustrian Republik Indonesia pada tahun 2017.[7][8][9]

Referensi

  1. ^ "Pemilu DPR 2009-Indonesia". www.pemilu.asia. Diakses tanggal 2025-12-01.
  2. ^ Agustina, Dewi. Agustina, Dewi (ed.). "Mengenal Ratu Munawaroh, Ibu Tiri Zumi Zola yang Setia Mendampingi Hingga Zulkifli Nurdin Berpulang". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2020-10-06.
  3. ^ a b "Profil dan Biodata Ratu Munawaroh, Istri Alm Gubernur Jambi 2 Periode yang Nyaleg di DPR RI". Tribunjambi.com. Diakses tanggal 2025-12-16.
  4. ^ "PDDikti". pddikti.kemdiktisaintek.go.id. Diakses tanggal 2025-12-16.
  5. ^ "Dekranasda Provinsi Jambi Maksimalkan Program Aplikasi untuk Pengrajin". www.infojambi.com. Diakses tanggal 2025-12-16.
  6. ^ Sahrial. "Edi Purwanto Pimpin PDIP Jambi Periode 2025-2030, Hotman Sitanggang dan Ratu Munawaroh Jabat Posisi Ini..." Metro Jambi. Diakses tanggal 2025-12-01.
  7. ^ GEMA Industri Kecil (Edisi 57) (PDF). Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. September 2017. hlm. 57–58. ISSN 0126-1088. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. ^ "Jambi Raih Penghargaan Upakarti dari Menteri Perindustrian". METROJAMBI.COM. 2017-08-02. Diakses tanggal 2025-12-16.
  9. ^ "Hari Batik Nasional, Ratu Munawaroh Pernah Raih Penghargaan Upakarti di Bidang Batik". METROJAMBI.COM. 2020-10-02. Diakses tanggal 2025-12-16.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement