Psilocybe semilanceata

Psilocybe semilanceata
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Fungi
Divisi: Basidiomycota
Kelas: Agaricomycetes
Ordo: Agaricales
Famili: Hymenogastraceae
Genus: Psilocybe
Spesies:
P. semilanceata
Nama binomial
Psilocybe semilanceata
(Fr.) P.Kumm. (1871)
Sinonim[1][2]
  • Agaricus semilanceatus Fr. (1838)
  • Geophila semilanceata (Fr.) Quél. (1886)
  • Panaeolus semilanceatus (Fr.) J.E.Lange (1936)
  • Panaeolus semilanceatus (Fr.) J.E.Lange (1939)
Psilocybe semilanceata
Karakteristik mikologi
Insang pada himenium
Tudung mengerucut atau membodong
Himenium menggala atau adneksa
Tangkai gundul
Tumpukan spora berwarna coklat hingga ungu
Ekologi berupa saprotrof
Edibilitas: psikoaktif

Psilocybe semilanceata, yang lebih dikenal dengan nama topi kebebasan (liberty cap), adalah spesies jamur yang menghasilkan senyawa psikoaktif seperti psilosibin, psilocin, dan baeosistin. Spesies ini merupakan salah satu jamur psilosibin yang paling luas penyebarannya di alam, sekaligus termasuk yang paling berpotensi tinggi dalam efek halusinogeniknya.

Jamur ini memiliki tudung berbentuk khas—berkerucut hingga menyerupai lonceng—dengan diameter hingga sekitar 25 cm (10 in), dan biasanya terdapat tonjolan kecil seperti puting di bagian puncaknya. Warna tudung bervariasi dari kuning hingga coklat, dengan guratan radial yang tampak jelas saat lembap, dan akan memudar menjadi warna lebih terang ketika jamur menua. Tangkainya cenderung ramping dan panjang, berwarna serupa atau sedikit lebih pucat dibanding tudungnya. Lamela (sirip tudung) melekat secara sempit (adnexed) pada tangkai, berwarna krem saat muda, kemudian berubah menjadi ungu kehitaman seiring pematangan spora. Sporanya berwarna coklat keunguan gelap bila terkumpul, berbentuk elipsoid, dengan ukuran sekitar 10,5–15 × 6,5–8,5 μm.

Jamur ini tumbuh di habitat padang rumput, khususnya di daerah yang lembap. Berbeda dengan P. cubensis, jamur ini tidak tumbuh langsung pada kotoran hewan, melainkan bersifat saprobik—memperoleh nutrisi dari sisa akar rumput yang membusuk. Penyebarannya luas di wilayah beriklim sedang, terutama di Eropa, dan kadang juga ditemukan di wilayah beriklim serupa di Belahan Bumi Selatan.

Catatan sejarah paling awal mengenai keracunan akibat konsumsi P. semilanceata berasal dari tahun 1799 di London. Pada dekade 1960-an, spesies ini menjadi jamur Eropa pertama yang terkonfirmasi mengandung psilosibin. Kepemilikan maupun penjualan jamur yang mengandung psilosibin merupakan tindakan ilegal di banyak negara.

Referensi

  1. ^ "Psilocybe semilanceata (Fr.) P. Kumm. 1871". MycoBank. International Mycological Association. Diakses tanggal 15 November 2010.
  2. ^ Bas C, Kuyper Th W, Noordeloos ME, Vellinga EC, van Os J (1995). Flora Agaricina Neerlandica. Vol. 3. Boca Raton, Florida: CRC Press. hlm. 45. ISBN 978-90-5410-616-6.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement