Petala Bumi, Siberida, Indragiri Hulu

Petala Bumi
Negara Indonesia
ProvinsiRiau
KabupatenIndragiri Hulu
KecamatanSiberida
Kode pos
29371
Kode Kemendagri14.02.06.2009 Suntingan nilai di Wikidata
Luas... km²
Jumlah penduduk... jiwa
Kepadatan... jiwa/km²
Peta
PetaKoordinat: 0°30′55.2″S 102°23′40.6″E / 0.515333°S 102.394611°E / -0.515333; 102.394611


Petala Bumi merupakan salah satu desa di Kecamatan Siberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau IndonesiaPenduduk Desa Petala Bumi mayoritas sebagai petani, terutama pekebun kelapa sawit. Harga sawit yang cendrung baik, berdampak positif terhadap tingkat pendidikan masyarakat Petala Bumi. Kebanyakan warganya sarjana. Hal ini tampak dari rata-rata aparat desanya sarjana. misalnya Sugiono, A. Ma. staf sekretariat desa, Imam Subarudin, S.Pd.I Kaur Tata Usaha dan Umum, M. Indra Tristianto, SIP., M.Si, Kaur Perencanaan, Hermanto, S.Hut, Kaur Keuangan, Yuliadi Saputra, SE, Kasi Kesejahteraan, Hadiyansyah, SE, Kasi Pemerintahan, Suwito, SE, Kepala Dusun Sukajadi, Nuryanto, A.Ma, Kepala Dusun Karyajadi, dan sebagainya.

Kades Petala Bumi senantiasa memotivasi warga untuk aktif dalam berbagai kegiatan pembangunan, seperti pembentukan koprasi dan pemanfaatan teknologi untuk pelayanan publik.

Mayoritas penduduknya bersuku Jawa, karena penduduknya dulu sebagaian besar warga transmigrasi. Program transmigrasi enjadipbatu landasan bagi sebagian penduduknya dalam eningkatan kesejahteraan, dan pembentukan kdesa ini sebagai awasan ekonomi baru

Di Petala Bumi sering dilakukan salah satu upacara adat suku Jawa yaitu kenduren (selametan). Merupakan upacara syukuran atas berkah dan kesuksesan.

Sawit memberikan berkah tersendiri terhadap masyarakat dan pemerintahan desa Petala Bumi. Tanah dan lingkungannya sesuai, sehingga panen sawit bisa dilakukan seminggu sekali, sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat membaik dan berkontribusi posaitif terhadap PAD desa. Berapa bangunan megah dibangun bersumber dari PAD desa, diantaranya, gapura selamat datang Desa Petala Bumi.[1]

Di sisi lain permasalahan berkenaan sawit juga terus terjadi, antara lain harga Tandan Buah Segar (TBS) turun naik serta kisruh dengan perusahaan perkebunan kepala sawit. Salah satu yang mencuat adalah sengketa dengan PT. Inecda Plantation. Wlayah Desa Petala Bumi seluas 2295,19 Ha tercaplok dan masuk dalam Hak Guna Usaha (HGU) PT. Inecda tanpa memberikan kompensasi apapun kepada masyarakat, seharusnya perusahaan dengan pola kemitraan memberikan kompensasi 20 persen dari luasan HGUnya.[2]

Salah satu perubahan di desa ini dengan meluncurkan situs web resmi desa (https://petalabumi.desa.id/). Hal ini memungkinkan warga mengurus administrasi seperti perubahan data Kartu Keluarga (KK), KTP, dan akta kelahiran secara daring, mengurangi kebutuhan untuk datang langsung ke kantor desa.

Jalan Lintas Timur Sumatera yang bersebelahan dengan Desa Petala Bumi, memicu sebagian anak mudanya merantau ke dearah lain, untuk mendapatkan pekerjaan sektor lain.

Kegiatan pemuda Petala Bumi sudah melintas antar daerah. Misalnya turnamen sepak bola rutin digelar setiap tahun, bahkan turnamen tahun ini diikuti 44 tim dari berbagai daerah.[3] Pemuda disabilitas diberikan bimbingan dan panggung untuk menampilkan karyanya.[4]

Kehadiran "Desa Digital" dan pembentukan "Website Pelayanan Mandiri" di Petala Bumi merupakan tuntutan perkembangan transparansi informasi publik. Fasilitas tersebut diharapkan mempermudah akses pelayanan bagi warga, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan desa.

Pranala lua


Referensi

  1. ^ Elaeis; Mahendra, Aditya. "Berkat Sawit, Dulu Desa Biasa, Kini Petala Luar Biasa - elaeis.co". www.elaeis.co (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2025-12-10. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. ^ Redaksi. "Kisruh PT. Inecda Plantation Dengan Desa Petala Bumi, Komisi II Warning 20 Hari". mimbarriau.com. Diakses tanggal 2025-12-10.
  3. ^ Suryana. "Bupati Inhu Buka Open Turnamen Sepak Bola, HUT Desa Petala Bumi Ke-44". beritainhu (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-10.
  4. ^ Redaksi. "Penuh Semangat dan Budaya, Petala Bumi Peringati Hari Jadi ke-44". www.riauin.com. Diakses tanggal 2025-12-10.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement