Pertemuan Kantor Oval Donald Trump–Volodymyr Zelenskyy 2025

Pertemuan Kantor Oval Donald Trump–Volodymyr Zelenskyy 2025
Kiri ke kanan: Volodymyr Zelenskyy, Donald Trump, and JD Vance terlibat dalam percakapan
Tanggal28 Februari 2025
Waktu11:20–13:42 (EST)
TempatKantor Oval, Gedung Putih
LokasiWashington, D.C., Amerika Serikat
Peserta/Pihak terlibat

Templat:Seri JD Vance Templat:Seri Volodymyr Zelenskyy

Pada 28 Februari 2025, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance, dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengadakan pertemuan bilateral sangat kontroversial yang disiarkan langsung di Kantor Oval Gedung Putih di Washington, D.C..[1] Pertemuan ini membahas dukungan Amerika Serikat bagi Ukraina yang berkelanjutan dalam menangkal invasi Rusia yang sedang berlangsung di negara itu dan diperkirakan akan berakhir dengan penandatanganan Perjanjian Sumber Daya Mineral Amerika Serikat–Ukraina, tetapi pertemuan ini tiba-tiba berakhir tanpa resolusi yang jelas.[2][3] Selama sepuluh menit terakhir diskusi, Trump dan Vance berulang kali mengkritik Zelenskyy, terkadang meredam suaranya. Media menggambarkannya sebagai konfrontasi publik yang belum pernah terjadi sebelumnya antara Presiden Amerika Serikat dan kepala negara asing.[4][5]

Menjelang pertemuan ini, terjadi ketegangan antara pemerintahan Trump dan Zelenskyy. Trump ingin Ukraina menyetujui gencatan senjata dengan Rusia untuk segera menghentikan permusuhan dan berupaya mencapai kesepakatan damai yang komprehensif. Ia menyiratkan Ukraina harus disalahkan atas invasi oleh Rusia dan menyebut Zelenskyy sebagai 'diktator' (pernyataan yang kemudian ditarik kembali). Zelenskyy menginginkan jaminan keamanan yang kuat terhadap agresi Rusia di masa mendatang sebelum berkomitmen terhadap gencatan senjata. Ia yakin bahwa tanpa jaminan tersebut, Presiden Rusia Vladimir Putin akan melanggar perjanjian apa pun seperti yang pernah dilakukannya sebelumnya.[6][7][8]

Pertemuan ini banyak dikritik karena nadanya yang berapi-api, konfrontatif, dan antagonistik. Hampir semua sekutu Amerika Serikat bersama dengan tokoh-tokoh global lainnya dengan cepat menyuarakan dukungan mereka terhadap Zelenskyy setelah konfrontasi tersebut,[9][10] dengan banyak tokoh mengeluarkan pernyataan yang tampaknya menegur pendekatan konfrontatif Trump.[11] Sebaliknya, pejabat Rusia memuji hasil pertemuan tersebut dan mengarahkan kritik terhadap Zelenskyy manakala media Rusia menyatakan keterkejutannya.[12] Di Amerika Serikat, tanggapan sebagian besar didasarkan kepada dukungan partai, dengan anggota partai Trump, Partai Republik, sebagian besar memuji tindakannya dengan beberapa pengecualian, manakala anggota Partai Demokrat juga banyak mengecamnya.[13][14]

Setelah pertemuani ini, pemerintahan Trump menangguhkan penyediaan bantuan intelijen dan militer ke Ukraina selama sekitar seminggu. Penyediaan bantuan ke Ukraina dilanjutkan setelah Zelenskyy menyetujui gencatan senjata tanpa syarat selama 30 hari bergantung kepada persetujuan Rusia (karena Rusia menolak proposal tersebut, gencatan senjata tersebut tidak benar-benar terwujud).[15] Dalam jajak pendapat YouGov pada Maret 2025, 51% orang Amerika Serikat merasa Trump tidak menghormati Zelenskyy, manakala 32% orang Amerika Serikat merasa Zelenskyy tidak menghormati Trump.[16]

Latar belakang

Pertemuan ini berlangsung dengan latar belakang Perang Rusia-Ukraina sedang berlangsung yang bermula dengan pencaplokan Krimea oleh Rusia pada 2014 dan berpuncak dengan invasi Ukraina oleh Rusia pada 2022. Pada 2025, Ukraina sangat bergantung terhadap bantuan internasional, khususnya dari negara-negara Barat termasuk Amerika Serikat semasa pemerintahan Joe Biden untuk melanjutkan upaya perangnya.[17] Volodymyr Zelenskyy yang terpilih menjadi presiden pada 2019 secara teratur mencari dukungan internasional yang kuat untuk melindungi kedaulatan Ukraina.[18] Donald Trump memiliki riwayat berkonfrontasi dengan Zelenskyy selepas dimakzulkan pada 2019 karena menahan pengiriman senjata ke Ukraina dalam upaya untuk memaksa Presiden Ukraina untuk menyelidiki saingan politik Trump, Joe Biden.[19] Sebelum menjadi wakil presiden, JD Vance telah mengkritik bantuan Amerika Serikat untuk Ukraina setelah berkata dalam wawancara pada 2022, "Saya tidak terlalu peduli apa yang terjadi pada Ukraina dengan cara apapun jua."[20] Zelenskyy menyebut Vance terlalu radikal dalam wawancara tak lama setelah Trump memilihnya sebagai calon wakil presidennya dalam pemilihan umum presiden pada 2024.[21]

Pada hari pertama masa jabatan keduanya, Trump menandatangani perintah eksekutif untuk membekukan bantuan kemanusiaan asing ke semua negara selama 90 hari dan kemudian menentang perintah pengadilan untuk mencabut pembekuan tersebut.[22][23] Perintah eksekutif ini berdampak terhadap Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (United States Agency for International Development, USAID) yang telah menjanjikan bantuan kemanusiaan senilai $16,4 miliar ke Ukraina pada 2023.[24][25] Trump telah menjadikan pemotongan pengeluaran untuk negara-negara asing sebagai agenda utama dari kampanyenya dan kemudian masa kepresidenannya.[26] Meskipun Trump mengklaim sekitar $350 miliar telah dihabiskan untuk Ukraina, pemeriksa fakta menemukan bahwa hanya $83 miliar telah dicairkan, $57 miliar telah diobligasikan, dan $40 miliar dianggarkan dengan Layanan Penelitian Kongres sehingga total peruntukan mencapai $182 miliar antara 2022 dan 2024.[27][28] BBC melaporkan bahwa Institut Ekonomi Dunia Kiel menghitung bahwa AS menghabiskan $119,7 miliar "untuk bantuan antara Januari 2022 dan Desember 2024", dan bahwa Departemen Pertahanan AS memberikan angka $182,8 miliar untuk "semua pengeluaran untuk Operasi Atlantic Resolve – tanggapan terhadap invasi Rusia ke Ukraina ... yang mencakup pelatihan militer AS di Eropa dan pengisian kembali persediaan pertahanan AS."[29] US News mengatakan "total komitmen bantuan [dari Amerika Serikat] bernilai sekitar $128 miliar."[30] Amerika Serikat telah memberikan lebih banyak hibah ke Ukraina daripada yang diberikannya pinjaman.[29]

Trump telah menyatakan kesediaannya untuk merundingkan perjanjian dengan Rusia guna mengakhiri Perang Rusia-Ukraina yang membalikkan kebijakan lama negara itu untuk mengucilkan Rusia selepas menginvasi Ukraina.[31][32] Setelah kembali menjabat dan memulakan panggilan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin yang pertama kali dilakukan oleh seorang Presiden Amerika Serikat sejak invasi bermula, Zelenskyy mengkritik dan menuduh Trump terjebak dalam jaringan disinformasi dari Rusia. Trump kemudian mengkritiknya di platform media sosial miliknya, Truth Social, ketika ia menuduh Ukraina memulai perang dan menyebut Zelenskyy sebagai diktator karena tidak menyelenggarakan pemilihan umum, meskipun konstitusi Ukraina melarang pemilihan umum selama darurat militer, yang berlaku di Ukraina pada saat itu.[33] Pemerintahan Trump memberikan suara yang sama dengan Rusia di Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan memberikan suara menentang resolusi Majelis Umum yang disokong Eropa pada 24 Februari 2025 untuk mengutuk Rusia dan menuntut penarikan pasukannya dari Ukraina.[34]

Pemerintahan Trump awalnya bermaksud membatalkan perjalanan Zelenskyy ke Washington, D.C. seminggu sebelumnya, tetapi dibujuk oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk melanjutkannya.[35] Pemerintahan Trump mendesak Ukraina untuk setuju membagi pendapatan dari cadangan mineral mentahnya dengan Amerika Serikat,[36] dan Zelenskyy dilaporkan telah berencana untuk menandatangani perjanjian kerangka kerja terkait mineral mentah selama kunjungannya.[37] Ide untuk perjanjian tersebut awalnya diusulkan oleh Ukraina kepada pemerintahan Biden pada tahun 2024.[30][38] Pada Januari 2025, Ukraina menandatangani kemitraan seabad dengan Inggris yang juga melibatkan mineral.[39] Sebelum pertemuan Zelenskyy dengan Trump, Senator Lindsey Graham mengatakan kepada Zelenskyy untuk fokus pada perjanjian mineral saat ini dan untuk membahas gencatan senjata dan jaminan keamanan nanti.[6]

Pertemuan

The full meeting (disagreements begin after 39:10)

Para peserta telah berencana untuk membahas dukungan lebih lanjut untuk Ukraina dalam konteks penyelesaian kerangka perjanjian tentang mineral. Delegasi Ukraina memilih kemitraan yang saling menguntungkan yang akan memberikan jaminan keamanan bagi Ukraina bukan hanya pengalihan sumber dayanya.[40] Perjanjian ini akan menciptakan dana investasi bersama untuk membangun kembali Ukraina dengan Amerika Serikat memperoleh keuntungan dari penambangan mineral tanah jarang. Ukraina telah berencana untuk mempertaruhkan setengah dari pendapatan masa depan dari sumber daya dan mineral negara tersebut ke dalam dana tersebut. Graham dan yang lainnya memediasi kesepakatan tersebut dalam upaya untuk mempertahankan kepentingan Trump dalam mendukung keamanan Ukraina sambil merundingkan perdamaian antara Putin dan Zelenskyy.[41]

Sebelum pertemuan tersebut, pejabat dari rombongan Trump meminta Zelenskyy untuk mengenakan setelan jas formal untuk pertemuan yang belum pernah ia lakukan di depan umum sejak invasi bermula.[42] Zelenskyy menolak untuk melakukannya yang dilaporkan menyinggung Trump.[43][44]

Lihat pula

Catatan

Referensi

  1. ^ "Live updates: Trump and Vance call Zelenskyy 'disrespectful' in Oval Office meeting when pushed for US security commitment". AP News (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal February 28, 2025.
  2. ^ Cone, Allen; Godfrey, Paul (February 28, 2025). "Trump breaks off mineral talks with Ukraine, calls Zelensky 'disrespectful' in shouting match". United Press International (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal March 1, 2025.
  3. ^ Kramer, Andrew E.; Varenikova, Maria; Méheut, Constant (February 28, 2025). "The U.S.-Ukraine Mineral Deal Is Now In Peril: What We Know". The New York Times. Diakses tanggal March 1, 2025.
  4. ^ Baker, Peter (February 28, 2025). "Tempers flare before Zelensky abruptly departs the White House without signing a minerals deal". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal March 1, 2025.
  5. ^ Liptak, Kevin; Zeleny, Jeff; Maher, Kit; Collins, Kaitlan (February 28, 2025). "Trump, Vance castigate Zelensky in tense Oval Office meeting" (dalam bahasa Inggris). CNN. Diakses tanggal February 28, 2025.
  6. ^ a b "Trump's Zelensky outburst a culmination of weeks of frustration". RNZ (dalam bahasa New Zealand English). Reuters. March 1, 2025. Diakses tanggal March 2, 2025.
  7. ^ "Trump officials slam Zelenskyy, as Western leaders rally around Ukraine". Al Jazeera. March 1, 2025. Diakses tanggal March 1, 2025.
  8. ^ Weissert, Will; Miller, Zeke; Madhani, Aamer (February 28, 2025). "Trump calls for 'immediate' ceasefire between Ukraine and Russia, but doubts Zelenskyy wants peace". The Intelligencer (dalam bahasa American English). Diakses tanggal March 1, 2025.
  9. ^ "'Free world needs a new leader': Europe defends Zelenskyy after Trump attack". Politico (dalam bahasa Inggris (Britania)). February 28, 2025. Diakses tanggal March 1, 2025.
  10. ^ "European leaders rally behind Zelensky after explosive exchange with Trump". Le Monde (dalam bahasa Inggris). Agence France-Presse. March 1, 2025. Diakses tanggal March 1, 2025.
  11. ^ Haltiwanger, John (March 6, 2025). "Trump's Angry Meeting With Zelensky Prompts Reactions Worldwide". Foreign Policy (dalam bahasa American English). Diakses tanggal March 1, 2025.
  12. ^ Ewing, Giselle Ruhiyyih (February 28, 2025). "'The insolent pig finally got a proper slap': Russia celebrates Trump's Zelenskyy takedown". Politico (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal February 28, 2025.
  13. ^ McArthur, Tom; Lukiv, Jaroslav (March 1, 2025). "Donald Trump accuses Zelensky of 'gambling with World War Three'". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal March 1, 2025.
  14. ^ "Democrats dismayed, Republicans applaud after White House says Trump kicked out Zelenskyy". ABC News (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal March 1, 2025.
  15. ^ Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Klepper
  16. ^ "Donald Trump's economy, Republican unity, Ukraine, and education: March 9-11, 2025 Economist/YouGov Poll | YouGov". today.yougov.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal March 13, 2025.
  17. ^ "Ukraine: Conflict at the Crossroads of Europe and Russia". Council on Foreign Relations.
  18. ^ "Meeting Trump at White House, Zelenskyy hopes for continued aid in war with Russia". NPR. February 28, 2025.
  19. ^ Zurcher, Anthony (February 19, 2025). "Trump echoes Russia as he flips US position on Ukraine". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal March 1, 2025.
  20. ^ "JD Vance gets his long-awaited moment to admonish Ukraine's Zelenskyy". AP News (dalam bahasa Inggris). February 28, 2025. Diakses tanggal March 1, 2025.
  21. ^ "In Zelensky duel, Vance throws fuel to advance 'America First'" (dalam bahasa Inggris). France 24. March 1, 2025. Diakses tanggal March 2, 2025.
  22. ^ "Reevaluating And Realigning United States Foreign Aid". The White House (dalam bahasa American English). January 21, 2025. Diakses tanggal March 1, 2025.
  23. ^ "Trump administration is flouting an order to temporarily lift a freeze on foreign aid, judge says". AP News (dalam bahasa Inggris). February 20, 2025. Diakses tanggal March 1, 2025.
  24. ^ "Judge gives Trump administration two days to release billions of dollars in blocked foreign aid". AP News (dalam bahasa Inggris). February 25, 2025. Diakses tanggal March 1, 2025.
  25. ^ "USAID freeze opens door to Russian influence in Eastern Europe". Politico (dalam bahasa Inggris (Britania)). February 25, 2025. Diakses tanggal March 1, 2025.
  26. ^ "Trump administration says it's cutting 90% of USAID foreign aid contracts". ABC News (dalam bahasa Inggris). February 26, 2025. Diakses tanggal March 1, 2025.
  27. ^ "Fact-checking Trump's claims on amount of US aid to Ukraine". ABC News (dalam bahasa Inggris). February 26, 2025. Diakses tanggal March 1, 2025.
  28. ^ "Funding". ukraineoversight.gov. Diakses tanggal March 2, 2025.
  29. ^ a b "How much has the US given to Ukraine?" (dalam bahasa Inggris (Britania)). BBC News. March 1, 2025. Diakses tanggal March 2, 2025.
  30. ^ a b Wolf, Christopher; Davis, Elliott (February 18, 2025). "Countries That Have Committed the Most Aid to Ukraine". U.S. News & World Report. Diakses tanggal February 23, 2025.
  31. ^ Kulakevich, Tatsiana (February 20, 2025). "Trump's move to closer ties with Russia does not mean betrayal of Ukraine, yet – in his first term, Trump was pretty tough on Putin". The Conversation (dalam bahasa American English). Diakses tanggal March 1, 2025.
  32. ^ "Trump's abrupt change of US policy on Ukraine raises questions about Taiwan support". AP News (dalam bahasa Inggris). February 24, 2025. Diakses tanggal March 1, 2025.
  33. ^ Weissert, Will; Miller, Zeke; Madhani, Aamer (February 28, 2025). "Zelenskyy leaves White House without signing minerals deal after Oval Office blowup". AP News (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal March 1, 2025.
  34. ^ "US refuses to blame Russia for Ukraine war, splitting with European allies in UN votes". AP News (dalam bahasa Inggris). February 24, 2025. Diakses tanggal March 1, 2025.
  35. ^ "Trump a voulu annuler la venue de Zelenzky à Washington mais Macron l'en a dissuadé" [Trump wanted to cancel Zelenskyy's visit to Washington but Macron dissuaded him] (dalam bahasa Prancis). BFM TV. February 28, 2025. Diakses tanggal March 1, 2025.
  36. ^ Méheut, Constant; Kramer, Andrew E. (February 22, 2025). "U.S. Pressing Tough Demands in Revised Deal for Ukraine's Minerals". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal March 1, 2025.
  37. ^ Marquardt, Alex; Cohen, Zachary (February 28, 2025). "Trump's promise of 'very big deal' with Zelensky undercut by officials' widespread doubts over Ukraine's resources" (dalam bahasa Inggris). CNN. Diakses tanggal March 1, 2025.
  38. ^ Myroshnychenko, Vasyl (February 22, 2025). "Video: On Background: Has Trump sold out Ukraine?". Insiders, ABC News. Diwawancarai oleh Speers, David. Australian Broadcasting Corporation. Diakses tanggal February 23, 2025.
  39. ^ Merrick, Jane; Chaplain, Chloe (February 27, 2025). "UK's 100-year deal with Ukraine 'under threat from Trump'". i (dalam bahasa American English). Diakses tanggal March 4, 2025.
  40. ^ "Наші команди працюють з Америкою, готуємося до перемовин уже цієї п'ятниці – звернення Президента України" [Our teams are working with America, preparing for negotiations this Friday - address by the President of Ukraine] (dalam bahasa Inggris). President of Ukraine. February 26, 2025. Diakses tanggal March 1, 2025.
  41. ^ Bennett, Brian (February 28, 2025). "After Heated Oval Office Exchange, Trump Ends Pivotal Meeting With Zelensky Early". Time. Diakses tanggal March 1, 2025.
  42. ^ Ravid, Barak (February 28, 2025). "Inside the Oval: How Trump's team sent Zelensky home with no deal and no meal". Axios (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal March 1, 2025. Trump's advisers told Zelensky's team on multiple occasions that it would be more respectful for Zelensky to ditch his military-style attire when visiting the White House. Zelensky arrived at the White House wearing a more formal black outfit with Ukraine's national symbol, but without a suit.
  43. ^ "Trump 'offended' by Zelenskyy not wearing a suit in White House" (dalam bahasa Inggris). Sky News. March 1, 2025. Diakses tanggal March 1, 2025.
  44. ^ Ramaswamy, Swapna Venugopal (February 28, 2025). "No suit, no lunch, no respect: Zelenskyy-Trump feud started with a fashion dig". USA Today (dalam bahasa American English). Diakses tanggal March 1, 2025.

Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama ":0" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama ":1" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama ":3" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "AlJazeera" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "APNews" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "APNews2" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "APNews3" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "CNNX" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "DeseretEur" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "FoxNews" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "Gomez" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "JPost" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "NBCNews" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "NOS" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "NPR" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "NYT3" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "StuffCoNz" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "TheGlobeAndMail" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "TheGuardian" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "TheGuardian2" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "TheGuardian3" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "TheGuardian4" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "TheGuardian5" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "TheGuardian6" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "TheIndependent" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "United24media" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "WaPoAP" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.
Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "WhiteHouseGov" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.

Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> dengan nama "Zeleny" yang didefinisikan di <references> tidak digunakan pada teks sebelumnya.

Templat:Kepresidenan Donald Trump kedua Templat:Hubungan Amerika Serikat dengan Ukraina Templat:Volodymyr Zelenskyy Templat:JD Vance Templat:Marco Rubio

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement