Perawang, Tualang, Siak

Perawang
Negara Indonesia
ProvinsiRiau
KabupatenSiak
KecamatanTualang
Kodepos
28772
Kode Kemendagri14.08.04.1001 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS1405022017 Suntingan nilai di Wikidata
Luas20 km²
Jumlah penduduk44.153 jiwa
Jumlah RT91
Jumlah RW8
Peta
PetaKoordinat: 0°39′54.000″N 101°35′38.400″E / 0.66500000°N 101.59400000°E / 0.66500000; 101.59400000
Kantor Kelurahan Perawang

Perawang merupakan ibu kota Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Awalnya dikenal dengan nama Desa Tualang Perawang, wilayah ini berkembang pesat menjadi kawasan industri yang terletak di tepian Sungai Siak. Saat ini, jumlah penduduknya mencapai sekitar 44.153 jiwa, dengan mayoritas masyarakat berprofesi sebagai buruh di berbagai sektor industri.

Geografis Kelurahan Perawang

Desa Perawang terletak antara 0°32'-0°51' Lintang Utara dan 101°28'-101°52' Bujur Timur di pinggir Sungai Siak, ketinggian 0,5 – 5 dpl dengan suhu udara berkisar 22 °C sampai 33 °C.

Wilayah Perawang seperti pada umumnya wilayah Kabupaten Siak lainnya terdiri dari dataran rendah dengan struktur tanah pada umumnya terdiri dari tanah podsolik merah kuning dari batuan dan aluvial serta tanah organosol dan gley humus dalam bentuk tanah rawa-rawa atau tanah basah. Bentuk wilayahnya 75 % datar sampai berombak dan 25 % berombak sampai berbukit.

Letaknya lebih kurang 1 jam menuju ibu kota provinsi (Pekanbaru) dengan jarak 65 km dan 1,5 jam menuju ibu kota kabupaten (Siak Sri Indrapura) dengan jarak 70 km. Wilayah lain yang berbatasan sebagai berikut:

Utara Kecamatan Mandau, Minas
Timur Kecamatan Sei Mandau, Kecamatan Koto Gasib
Selatan Kecamatan Kerinci Kanan, Pekanbaru
Barat Kecamatan Minas

Berikut batas-batas desa di Kelurahan Perawang :

Utara Kampung Pinang Sebatang Barat / Kampung Pinang Sebatang Timur
Timur Kampung Tualang
Selatan Kampung Maredan Barat
Barat Kampung Perawang Barat

Perawang secara umum berada pada daerah dataran yang terdapat sektor industri pengolahan yang menjadi penggerak perekonomian utama, tidak hanya bagi Perawang tetapi juga menjadi sektor utama Kabupaten Siak.

Sejarah

Sejarah Perawang berkaitan erat dengan Kampung Tualang, dan Sungai Siak sebagai pusat kegiatan masyarakat pada masa lampau. Wilayah Perawang pada awalnya berada di sekitar Pasar Minggu Lama dan di seberangnya merupakan Kampung Tualang. Sungai Siak menjadi batas kedua kampung tersebut serta menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat seperti menangkap ikan dan jalur transportasi. Wilayah Tualang dan Perawang sejak masa lalu telah menjadi bagian dari Kesultanan Siak Sri Indrapura (1723-1945).[1]

Perkembangan Perawang mulai berubah signifikan setelah masuknya perusahaan besar. Perusahaan pertama yang membuka akses adalah Caltex (sekarang Chevron), yang membangun jalan dari Simpang Minas menuju pelabuhan di tepi Sungai Siak (dekat Pasar Minggu Baru di belakang MTS Al-Wathaniyah). Caltex juga mendirikan camp pekerja di sekitar Pasar Km.4 dan SDN 001 Tualang. Setelah itu, hadir perusahaan lain seperti STC, Surya Dumai, Perawang Lumber Industri (PLI), dan Indah Kiat Pulp & Paper yang mendirikan pabrik di Perawang. Kehadiran industri ini mendorong lonjakan penduduk, karena banyak pekerja datang dari berbagai daerah.

Pesatnya pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi menyebabkan Perawang menjadi lebih ramai dibandingkan Tualang. Hal ini mendorong perpindahan penduduk dari Tualang ke Perawang. Saat terjadi perubahan administrasi pemerintahan dari Kampung menjadi Desa, tokoh masyarakat menyepakati penyatuan nama menjadi Desa Tualang Perawang, yang kala itu masih berinduk pada Kecamatan Siak.

Selanjutnya, ketika status Kecamatan Siak meningkat menjadi Kabupaten Siak, Desa Tualang Perawang ditingkatkan menjadi kecamatan. Atas kesepakatan tokoh masyarakat, diputuskan nama kecamatan baru tersebut adalah Kecamatan Tualang dengan ibukota di Perawang. Seiring pertumbuhan penduduk dan kebutuhan pemerintahan yang lebih efektif, wilayah Desa Tualang Perawang dipecah menjadi tiga, yakni Desa Tualang, Kelurahan Perawang, dan Kelurahan Perawang Barat.

Peningkatan status tersebut kemudian ditetapkan secara hukum melalui Peraturan Daerah Kabupaten Siak Nomor 39 Tahun 2002 tentang pembentukan Kelurahan di Kecamatan Tualang, yang salah satunya menetapkan berdirinya Kelurahan Perawang dan Kelurahan Perawang Barat sebagai bagian dari Kecamatan Tualang.

ASAL USUL NAMA PERAWANG

Ada dua versi tentang asal-usul nama Perawang. Pertama, berasal dari kata “Awang” dalam Bahasa Melayu masyarakat setempat yang berarti “Rawa”. Sejak dahulu wilayah Km 1 sampai dengan Km 3 berupa rawa berair yang dalam Bahasa Melayu setempat disebut “Tanah Awang” yang dalam percakapan sehari-hari menjadi “Peghawang”, yang dirubah ke Bahasa Indonesia Resmi menjadi “Perawang”. Kedua, pada masa dahulu ada seorang dukun dari Suku Sakai yang bermukim di tepi Anak Sungai Siak (sekarang masuk wilayah Lumber, Tualang).

Ekonomi dan Masyarakat

Di Perawang berdiri PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP), salah satu pabrik pulp dan kertas terbesar di Indonesia yang merupakan bagian dari Sinar Mas Group. Kehadiran pabrik ini menjadi penggerak utama perekonomian lokal, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun aktivitas usaha masyarakat di sekitarnya. Selain bekerja di sektor industri, sebagian masyarakat juga masih menggantungkan hidup dari Sungai Siak dengan profesi sebagai nelayan.

Perkembangan Perawang semakin pesat setelah masuknya berbagai perusahaan besar, termasuk Caltex (kini Chevron) dan kemudian IKPP. Kehadiran industri-industri tersebut mendorong pertumbuhan wilayah secara signifikan, terlihat dari pembangunan infrastruktur dan meningkatnya aktivitas ekonomi.

Penduduk Perawang kini terdiri dari masyarakat multietnis dengan latar belakang suku dan agama yang beragam, seiring dengan masuknya pendatang dari berbagai daerah di Indonesia.

Pendidikan

Sumber Daya Manusia yang berkualitas tentu saja merupakan hasil dari proses belajar mengajar yang selama ini dilakukan di Kelurahan Perawang Kecamatan Tualang. Sumber Daya Manusia yang berkualitas dapat dicerminkan dari jumlah sarana dan prasarana pendidikan yang dimiliki oleh Kelurahan Perawang, baik pada tingkat pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.

Kelurahan Perawang, seiring dengan pertumbuhan penduduknya, juga tumbuh menjadi pusat pendidikan bagi kawasan sekitarnya. Berikut daftar sekolah yang terdapat di Kelurahan Perawang:

Tingkat Perguruan Tinggi

  • Universitas Muhammadiyah Riau (Kampus III)
SMPN 03 Tualang, salah satu sekolah menengah pertama yang terdapat di Kelurahan Perawang

Tingkat SMA-Sederajat

Sekolah Negeri

  • SMA Negeri 1 Tualang
  • SMA Negeri 2 Tualang
  • SMA Negeri 3 Tualang
  • SMA Negeri 4 Tualang
  • SMA Negeri 5 Tualang
  • SMA Negeri 6 Tualang
  • SMK Negeri 1 Tualang

Sekolah Swasta

  • SMA Islam Terpadu Nurul Ilmi
  • SMK Kesehatan Pro-Skill Indonesia
  • SMK Ash Shobar Qolbi
  • SMK Payung Negeri
  • SMK Plus Muhammadiyah Tualang
  • SMK Yamatu Tualang
  • SMK YPPI Tualang
  • MA Al-Ittihad Tualang
  • MA Al-Muhajirin Maredan
  • MA Darul Huda Pinang Sebatang
  • SLB Fajar Amanah

Tingkat SMP-Sederajat

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri

  • SMP Negeri 1 Tualang
  • SMP Negeri 2 Tualang
  • SMP Negeri 3 Tualang
  • SMP Negeri 4 Tualang
  • SMP Negeri 5 Tualang
  • SMP Negeri 6 Tualang
  • SMP Negeri 7 Tualang
  • SMP Negeri 8 Tualang
  • SMP Negeri 9 Tualang
  • SMP Negeri 10 Tualang
  • SMP Negeri 11 Tualang
  • SMP Negeri 1 Satu Atap Tualang
  • SMP Negeri 2 Satu Atap Tualang
  • SMP Negeri 3 Satu Atap Tualang

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta

  • SMP Islam Terpadu Assyfa
  • SMP Rehobot
  • SMP Plus Assobar Qolbi
  • SMP YPLP-PGRI Perawang
  • SMP IT Nurul Ilmi
  • SMP Marsudirini Perawang
  • SMP YPPI Perawang
  • SMP Plus Muhammadiyah
  • SMP Nusantara

Madrasah Tsanawiyah (MTs) Swasta

  • MTs Al Wathaniyah
  • MTs Fataha
  • MTs Iaanatuth Thalibiin
  • MTs An Nur Tualang


SDN 05 Perawang, salah satu sekolah dasar negeri yang terdapat di Kelurahan Perawang.

Tingkat SD/MI

Sekolah Dasar Negeri

  • SD Negeri 01 Tualang
  • SD Negeri 02 Tualang
  • SD Negeri 03 Perawang Barat
  • SD Negeri 04 Perawang Barat
  • SD Negeri 05 Perawang
  • SD Negeri 06 Perawang Barat
  • SD Negeri 07 Pinang Sebatang Barat
  • SD Negeri 08 Pinang Sebatang Timur
  • SD Negeri 09 Maredan
  • SD Negeri 10 Tualang
  • SD Negeri 11 Pinang Sebatang
  • SD Negeri 12 Maredan Barat
  • SD Negeri 13 Tualang
  • SD Negeri 14 Perawang Barat
  • SD Negeri 15 Perawang
  • SD Negeri 16 Pinang Sebatang Barat
  • SD Negeri 17 Maredan Barat
  • SD Negeri 18 Maredan
  • SD Negeri 19 Pinang Sebatang Timur
  • SD Negeri 20 Perawang

Sekolah Dasar Swasta

  • SD Ash Shobar Qolbi
  • SD IT Imam Ahmad
  • SD Nurul Haq Tualang
  • SD Nusantara
  • SD Marsudirini
  • SD Muhammadiyah Tualang
  • SD Rehobot
  • SD YPPM Perawang
  • SD YPLP PGRI Perawang
  • SD YPPI Perawang
  • SDIT Al Barokah
  • SDIT Al Wildan
  • SDIT Aanatuth Thalibiin
  • SD Al-Wathaniyah
  • MI Al-Ittihad Tualang
  • MI Nurul Islam Perawang Barat
  • MI Al-Muhajirin Maredan
  • MI Darul Huda Pinang Sebatang

Kesehatan

Peningkatan derajat kesehatan masyarakat menjadi perhatian penting pemerintah. Upaya ini tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan sarana kesehatan, tetapi juga dengan ketersediaan tenaga medis yang memadai agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Di Kelurahan Perawang tersedia berbagai fasilitas kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta. Untuk layanan dasar, terdapat 1 unit Puskesmas, yaitu Puskesmas Perawang di Jalan Datuk Sri Maraja Km. 6, serta UPTD Puskesmas Perawang di Jalan Raya Km. 10, Perawang Barat. Selain itu, terdapat 18 Posyandu yang tersebar di berbagai RW serta 1 unit Posbindu sebagai pusat layanan kesehatan masyarakat berbasis komunitas. Adapun daftar Posyandu di Kelurahan Perawang adalah sebagai berikut:

  • Posyandu Mutiara (RW 06)
  • Posyandu Kecubung Putih (RW 05)
  • Posyandu 66 (RW 06)
  • Posyandu Mekar Indah (RW 05)
  • Posyandu Delima (RW 01)
  • Posyandu Indah Kasih (RW 06)
  • Posyandu Khairunnisa (RW 03)
  • Posyandu Melati Indah (RW 05)
  • Posyandu Mawar Laut (RW 02)
  • Posyandu Khairul Umi (RW 03)
  • Posyandu Tunas Baru (RW 02)
  • Posyandu Tunas Mandiri (RW 05)
  • Posyandu Selaras (RW 02)
  • Posyandu Anyelir (RW 06)
  • Posyandu Air Mata Dewa (RW 06)
  • Posyandu Bumil Sayang Ibu (RW 03)
  • Posyandu Bumil Sayang Ibu 1 (RW 01)
  • Posyandu Lansia (RW 05)


Selain itu, di tingkat rumah sakit, masyarakat Perawang juga memiliki akses ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut, di antaranya:

  • RSUD Tualang (Tipe D) – Jalan Raya Perawang–Minas Km. 10
  • RS Type D Perawang – Jalan Raya Km. 10, Perawang Barat
  • RSUD Tengku Rafi’an – Siak Sri Indrapura (rumah sakit rujukan utama kabupaten)
  • RSUD Selasih – Kabupaten Siak

Kehadiran berbagai fasilitas kesehatan tersebut, baik Puskesmas, Posyandu, maupun rumah sakit rujukan, menjadi penopang utama dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Perawang yang terus berkembang seiring pertumbuhan wilayah.


Referensi

  1. ^ Ningsih, Widya Lestari (2021-06-18). Nailufar, Nibras Nada (ed.). "Kerajaan Siak: Silsilah Raja, Puncak Kejayaan, dan Peninggalan". Kompas.com. Diakses tanggal 2022-06-30.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement