Pendidikan di Argentina

Pendidikan di Argentina adalah penyelenggaraan pendidikan oleh Pemerintah Argentina di Argentina.[1] Sebelum tahun 1918 M, Argentina menganut sistem pendidikan konservatif dan kemudian mengubahnya menjadi sistem pendidikan progresif sejak tahun 1918 M.[1] Pada tahun 1984 M, Kongres Argentina menghasilkan undang-undang mengenai pendidikan di Argentina yang dicapai setelah mengadakan jajak pendapat dengan berbagai pihak yang berkepentingan dalam urusan pendidikan di Argentina.[2] Pada tahun 2004 M, Pemerintah Argentina menganggarkan sebanyak 14% dari total anggaran pembiayaan negara Argentina hanya untuk membiayai urusan pendidikan.[3] Namun biaya pendidikan untuk pendidikan tinggi ditanggung oleh masing-masing mahasiswa pada tiap perguruan tinggi.[4]

Sistem pendidikan

Sebelum tahun 1918 M, Argentina menganut sistem pendidikan yang menganut konservatisme. Pada tahun 1918 M, Argentina mengalami reformasi dalam bidang pendidikan akibat dari Manfesto Kordoba. Pendidikan di Argentina yang mulanya menganut konservatisme berubah menjadi pendidikan prograsif dengan mengutamakan demokrasi. Manifesto Kordoba merupakan hasil dari kegiatan perubahan yang diadakan oleh para mahasiswa di Argentina berkaitan dengan kondisi sosial politik yang memengaruhi pendidikan di Argentina terutama pada tingkat perguruan tinggi.[1]

Perundang-undangan

Perundang-undangan khusus bidang pendidikan disahkan oleh Kongres Argentina pada tahun 1984 M. Penetapan undang-undang pendidikan di Argentina dilakukan setelah Kongres Argentina mengadakan pertemuan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dalam pendidikan di Argentina. Pihak-pihak yang menghadiri pertemuan pada tahun 1984 M meliputi perwakilan mahasiswa, perwakilan persatuan orang tua dan siswa, para perwakilan guru, serikat pekerja, para pimpinan partai politik, para pimpinan organisasi sosial dan para pakar dalam bidang pendidikan. Pertemuan ini ditujukan untuk mengetahui aspirasi warga negara Argentinan yang dapat dikembangkan hingga akhirnya legislatif di Argentinan dapat menghasilkan undang-undang mengenai pendidikan.[2]

Pembiayaan

Pada tahun 2004 M, Pemerintah Argentina menganggarkan sebanyak 14% dari total anggaran pembiayaan negara Argentina hanya untuk membiayai urusan pendidikan.[3] Penanggungan biaya pendidikan oleh Pemerintah Argentina tidak berlaku pada jenjang pendidikan tinggi yang dikelola oleh pemerintah. Biaya pendidikan untuk pendidikan tinggi ditanggung oleh masing-masing mahasiswa pada tiap perguruan tinggi.[4]

Referensi

  1. ^ a b c Abdullah, A., dan Al-Mustafa, O. (2019). Kota Para Demonstran: "Dari Manifesto Cordoba, Pendudukan Universitas, Perang Gerilya Bersama Tentara Pemberontak, sampai Rencana Pembunuhan Presiden". Surabaya: Airlangga University Press. hlm. 15–16. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ a b Diamond, Larry (1994). Revolusi Demokrasi: Perjuangan untuk Kebebasan dan Pluralisme di Negara Berkembang. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. hlm. 55. ISBN 978-979-461-148-7. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ^ a b Irfan, Muhammad (2022). Teori dan Aplikasi Data Envelopment Analysis: Pengukuran Efisiensi Sekolah dan Layanan Pendidikan Pemerintah Daerah. Depok: Rajawali Pers. hlm. 11. ISBN 978-623-372-658-0. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ^ a b Putra, Galih R. N. (Januari 2016). Politik Pendidikan: Liberalisasi Pendidikan Tinggi di Indonesia dan India. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia. hlm. 53–54. ISBN 978-602-433-336-2. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement