Pemilihan umum Jepang 2014

Pemilihan umum Jepang 2014
Sebelum
2012
14 Desember 2014
← Perwakilan yang terpilih dalam pemilihan umum Jepang 2012
Semua 475 kursi pada Dewan Perwakilan Jepang
238 kursi untuk meraih status mayoritas
Kandidat
  Partai pertama Partai kedua Partai ketiga
 
Ketua Shinzō Abe Banri Kaieda Kenji Eda
Partai Demokratik Liberal Demokratik Inovasi
Ketua sejak 26 September 2012 25 Desember 2012 21 September 2014
Kursi ketua Yamaguchi ke-4 Tokyo ke-1 (hilang)
Tokyo PR (hilang)
Kanagawa ke-8
Pemilu sebelumnya 294 kursi, 27.6% 57 kursi, 15.4% Baru
Kursi sebelumnya 282 62 42
Kursi yang dimenangkan 291 73 41
Perubahan kursi Kenaikan9 Kenaikan11 Baru
  Partai keempat Partai kelima Partai keenam
 
Ketua Natsuo Yamaguchi Kazuo Shii Takeo Hiranuma
Partai Kōmeitō Komunis Generasi-Generasi Masa Depan
Ketua sejak 8 September 2009 24 November 2000 1 Agustus 2014
Kursi ketua tidak ikut (Mahkamah) Minami-Kantō PR Okayama ke-3
Pemilu sebelumnya 31 kursi, 11.8% 8 kursi, 6.1% Baru
Kursi sebelumnya 31 8 20
Kursi yang dimenangkan 35 21 2
Perubahan kursi Kenaikan4 Kenaikan13 Baru
  Partai ketujuh Partai kedelapan
  PDS
Ketua Tadatomo Yoshida Ichiro Ozawa
Partai Demokratik Sosial Kehidupan Rakyat
Ketua sejak 14 Oktober 2013 25 Januari 2013
Kursi ketua tidak ikut (Mahkamah) Iwate ke-4
Pemilu sebelumnya 2
0.76% (distrik)
2.36% (blok)
Baru
Kursi sebelumnya 2 5
Kursi yang dimenangkan 2 2
Perubahan kursi Steady0 Baru
Peta persebaran suara
distrik dan distrik PR yang dimenangkan oleh partai-partai respektif
Perdana Menteri petahana
Shinzō Abe

Demokratik Liberal

Perdana Menteri-designate

Shinzō Abe
Demokratik Liberal

Pemilihan umum anggota Dewan Perwakilan ke-47 (第47回衆議院議員総選挙, dai-yonjūnanakai Shūgiin giin sōsenkyo) di Jepang diselenggarakan pada 14 Desember 2014. Pemungutam suara dilakukan di seluruh konstituensi-konstituensi perwakilan Jepang termasuk blok-blok proporsional, dalam rangka untuk memilih Anggota Parlemen menuju kursi di Dewan Perwakilan, sebuah dewan rendah di Parlemen Nasional Jepang.

Latar belakang

Pada 2012, Partai Demokrat Jepang dibawah kepemimpinan Perdana Menteri Yoshihiko Noda memutuskan untuk menaikkan pajak konsumsi. Langkah ini sangat tidak populer, menyebabkan Partai Demokrat Liberal dibawah Shinzō Abe dan mitra koalisinya, Komeito merebut kembali pemerintahan Jepang. Kedua partai sepakat untuk menaikkan pajak dari 5% ke 8% dan memberlakukan serangkaian kebijakan ekonomi yang dikenal sebagai Abenomics untuk menstimulasi ekonomi. Kenaikkan pajak ini direncanakan akan berlaku pada April 2014 namun Abe menunda kenaikkan pajak tersebut ke Oktober 2015 sampai April 2017. Keputusan untuk menunda tersebut disebabkan oleh resesi teknis, walaupun banyak anggota LDP mendukung rencana kenaikkan pajak tersebut. Pada 18 November 2014, Abe kemudian membubarkan DPR dan mendeklarasikan pemilu cepat untuk diselenggarakan.[1][2] Pembubaran DPR Jepang untuk pemilu ini dikenal sebagai Pembubaran Abenomics.

Mengenai jadwal, pemerintah sempat berencana untuk mengumumkan periode pemilu pada tanggal 9 Desember dan pemunggutan suara dilakukan pada 21 Desember. Namun, karena dampak penyusunan anggaran dan hari ulang tahun Kaisar Akihito yang jatuh pada 23 Desember, pemilu diumumkan pada 2 Desember dan pemilihan dilakukan pada 14 Desember.[3][4]

Pemerintahan Abe diperkirakan akan memenangkan pemilu ini secara mutlak dan banyak pengamat memandang pemilihan umum mendadak itu sebagai mekanisme bagi Abe untuk memperkuat pemerintahannya pada saat popularitasnya relatif tinggi.[5]

Berdasarkan perubahan undang-undang pemilu tahun 2013 yang dirancang untuk mengurangi ketidakseimbangan alokasi kursi, batas-batas distrik di 17 prefektur digambar ulang dan lima distrik dihilangkan tanpa pengganti (masing-masing satu di Fukui, Yamanashi, Tokushima, Kōchi, dan Saga). Jumlah kursi dengan sistem mayoritas sederhana (first-past-the-post) dikurangi menjadi 295, dan jumlah total kursi berkurang menjadi 475.[6]

Pemungutan suara

Peringkat persetujuan partai dari 2013–14

(Source: NHK)

Date
LDP PDJ PRJ PGMD PKB PK PKR PKJ PDS GW PRB PP PIJ Lain-Lain Non-Partai Tidak menentukan
5-7 Desember 38.1% 11.7% 0.1% 5.9% 0.3% 4.3% 0.9% 0.0% 3.7% 0.1% 26.3% 8.5%
7-9 November 36.6% 7.9% 0.2% 2.2% 0.0% 0.0% 3.5% 0.6% 1.2% 0.1% 40.0% 7.7%
11-13 Oktober 40.2% 5.6% 0.1% 4.1% 0.5% 0.1% 3.3% 0.9% 1.4% 0.1% 35.0% 8.8%
5-7 September 40.4% 5.4% 0.7% 0.1% 4.3% 0.0% 0.2% 3.3% 0.5% 0.1% 0.4% 36.9% 7.8%
8-10 Agustus 36.7% 6.4% 1.0% 0.3% 3.0% 0.2% 0.3% 3.2% 0.7% 0.0% 0.0% 39.4% 8.8%
11-13 Juli 34.3% 4.8% 1.7% 3.6% 0.5% 0.3% 3.4% 0.9% 0.1% 0.3% 42.5% 7.6%
6-8 Juni 36.9% 5.1% 1.1% 4.0% 0.4% 0.1% 2.8% 0.6% 0.0% 0.1% 42.4% 6.7%
9-11 Mei 41.4% 5.6% 1.1% 3.7% 0.2% 0.3% 2.4% 0.9% 0.2% 0.1% 37.2% 6.9%
11-13 April 38.1% 7.4% 1.3% 3.4% 0.9% 0.2% 3.6% 0.6% 0.1% 0.2% 37.2% 5.2%
7-9 Maret 38.7% 6.5% 1.1% 2.2% 0.8% 0.1% 3.3% 0.8% 0.4% 0.1% 40.0% 5.2%
7-9 Februari 36.2% 5.8% 1.3% 3.9% 1.1% 0.3% 3.3% 1.4% 0.5% 0.2% 41.0% 5.2%
11-13 Januari 40.4% 5.8% 1.6% 2.8% 0.8% 0.1% 1.6% 0.7% 0.1% 0.3% 40.3% 5.5%
2014
6-8 Desember 36.7% 7.8% 2.1% 2.8% 1.2% 0.2% 3.1% 0.6% 0.0% 38.7% 6.8%
8-10 November 41.9% 5.2% 1.8% 4.4% 1.9% 0.3% 3.3% 0.4% 0.3% 35.1% 5.6%
12-14 Oktober 36.1% 5.2% 2.1% 3.8% 1.2% 0.2% 4.0% 0.5% 0.3% 41.8% 4.9%
6-8 September 40.3% 5.5% 2.2% 4.4% 2.1% 0.0% 3.2% 0.7% 0.2% 34.6% 6.8%
9-11 Agustus 37.9% 7.3% 4.6% 4.6% 3.2% 0.2% 3.5% 0.8% 0.9% 30.8% 6.2%
5-7 Juli 42.5% 8.0% 2.7% 5.3% 3.1% 0.5% 3.7% 0.9% 0.1% 0.0% 0.3% 24.5% 8.4%
7-9 Juni 41.7% 5.8% 1.5% 5.1% 1.5% 0.1% 2.2% 0.4% 0.0% 0.0% 0.2% 34.6% 7.0%
10-12 Mei 43.4% 5.3% 2.4% 3.7% 2.3% 0.3% 2.0% 1.1% 0.0% 0.0% 0.1% 33.3% 6.1%
5-7 April 43.6% 6.1% 2.1% 3.7% 1.3% 0.4% 2.0% 0.7% 0.0% 0.0% 0.1% 34.5% 5.6%
8-10 Maret 40.1% 7.0% 3.9% 4.4% 3.1% 0.3% 2.1% 0.6% 0.0% 0.0% 0.1% 31.8% 6.6%
10-12 Februari 40.4% 7.0% 5.3% 3.1% 2.6% 0.3% 2.1% 0.8% 0.1% 0.0% 0.3% 31.7% 6.3%
12–14 Januari 37.8% 7.6% 6.5% 4.0% 3.7% 0.5% 2.7% 0.8% 0.0% 0.0% 0.3% 30.8% 5.4%
2013
Peringkat setuju/tidak setuju kabinet
Tanggal PM
Setuju Tidak setuju
5-7 Desember Shinzo Abe 47% 38%
7-9 November Shinzo Abe 44% 38%
11-13 Oktober Shinzo Abe 52% 34%
5-7 September Shinzo Abe 58% 28%
8-10 Agustus Shinzo Abe 51% 33%
11-13 Juli Shinzo Abe 47% 38%
6-8 Juni Shinzo Abe 52% 32%
9-11 Mei Shinzo Abe 56% 29%
11-13 April Shinzo Abe 52% 31%
7-9 Maret Shinzo Abe 51% 30%
7-9 Februari Shinzo Abe 52% 33%
11-13 Januari Shinzo Abe 54% 31%
2014
21-22 Desember[7] Shinzo Abe 49% 34%
6-8 Desember Shinzo Abe 50% 35%
8-10 November Shinzo Abe 60% 25%
12-14 Oktober Shinzo Abe 58% 26%
6-8 September Shinzo Abe 59% 23%
9-11 Agustus Shinzo Abe 57% 29%
5-7 Juli Shinzo Abe 57% 25%
7-9 Juni Shinzo Abe 62% 20%
10-12 Mei Shinzo Abe 65% 18%
5-7 April Shinzo Abe 66% 19%
23-24 Maret[8] Shinzo Abe 69% 6%
9-10 Maret[9] Shinzo Abe 76% 22%
8-10 Maret Shinzo Abe 66% 18%
10-12 Februari Shinzo Abe 64% 20%
8-10 Februari[10] Shinzo Abe 71% 18%
12–14 Januari Shinzo Abe 64% 22%
11-13 Januari[11] Shinzo Abe 68% 24%
2013

Referensi

  1. ^ Wakatabe, Masazumi. "Election With A Cause: Why Japan's Prime Minister Shinzo Abe Must Call General Election Now". Forbes. Diakses tanggal 2016-07-14.
  2. ^ McCurry, Justin (2014-11-18). "Japan calls snap election". the Guardian. Diakses tanggal 2016-07-14.
  3. ^ 2014年(平成26年)12月2日「平成二十六年十二月十四日に、衆議院議員の総選挙を施行することを公示する詔書」
  4. ^ 衆議院が解散、12月2日公示14日投開票 Reuters Japan 2014年11月21日閲覧
  5. ^ Boyd, John. "Japan's unwanted election: Why now?". www.aljazeera.com. Diakses tanggal 2016-07-14.
  6. ^ Ministry of Internal Affairs and Communications: 衆議院小選挙区の区割りの改定等について
  7. ^ "Approval rating for Abe Cabinet falls below 50% for 1st time since inauguration: Mainichi poll (in English)". Mainichi Shimbun. 24 December 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-01-06. Diakses tanggal 5 January 2014.
  8. ^ "【産経・FNN合同世論調査】安倍内閣支持69・6%に上昇 鳩山内閣発足時を超える". MSN産経ニュース. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-03-03. Diakses tanggal 2014-12-15.
  9. ^ TBS/JNN
  10. ^ 内閣支持率71%、2回連続上昇…読売世論調査
  11. ^ 内閣支持率71%、2回連続上昇…読売世論調査

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement