Peleton Intai Tempur

Pengintaian dan Pertempuran Kostrad
Brevet Taipur Kostrad
Dibentuk8 Agustus 2001
NegaraIndonesia
CabangTNI Angkatan Darat
Tipe unitSatuan Khusus
Bagian dariBatalyon Pengintai Tempur
Markas KomandoLenteng Agung, Jakarta Selatan
JulukanTaipur
MotoLebih Baik Hancur Lebur Dari Pada Menyerah
Situs webwww.kostrad.mil.id

Pengintaian dan Pertempuran Kostrad (Intai Tempur) adalah pasukan berkualifikasi intelijen tempur Kostrad. Pembinaan satuan berada di Batalyon Pengintai Tempur dan dalam pengoperasian di bawah kendali Panglima Kostrad yang berkemampuan tri matra. Anggotanya direkrut dari satuan-satuan yang berdinas di Kostrad.

Latar Belakang

Gagasan awal pembentukan TONTAIPUR KOSTRAD ini lebih banyak ditimba dari pengalaman di lapangan dan berbagai penugasan tempur. Di situ banyak ditemukan kenyataan bahwa satuan kecil lebih efektif dalam melaksanakan manuver di lapangan. Dengan pengalaman ini maka timbulah sebuah gagasan dari Pangkostrad pada waktu itu, tahun 2001, Letnan Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu untuk membentuk satu pasukan kecil yang dilatih khusus dengan keterampilan-keterampilan tempur serta persenjataan dan perlengkapan khusus, seperti alat selam tempur close circuit, kendaraan bawah air dan berbagai jenis senjata canggih lainnya, guna melaksanakan operasi tempur dengan hasil optimal.

Tujuan

Tujuan pembentukan Taipur ini adalah untuk melatih dan membentuk prajurit satuan jajaran Kostrad menjadi prajurit Taipur yang memiliki kemampuan khusus dalam melaksanakan tugas operasi di berbagai bentuk medan baik di rawa laut, hutan, gunung dan perkotaan.

Pelatihan

Pangkostrad menutup Latihan Pembentukan Taipur VII Kostrad
Pembentukan Taipur Gelombang VII Kostrad

Latihan pembentukan tontaipur Kostrad melalui beberapa tahap yaitu:

Sampai saat ini pelatihan Tontaipur telah meluluskan 9 gelombang[1] pelatihan yang diikuti oleh perwira, bintara dan tamtama sebanyak kurang lebih 300 personel.[2][3]

Gelombang Pembentukan Yontaipur Kostrad

Pembentukan Taipur angkatan ke-6 Tahun 2015 ini berjalan selama enam bulan.[4] dan saat ini Yontaipur telah meluluskan IX gelombang. Sebelumnya telah diawali dengan pembentukannya, Berikut daftar gelombang pelatihan Yontaipur Kostrad:

  1. Lattuk Taipur ke-1 pada tahun 2001 (Letkol Inf Panji Suko Hari)
  2. Lattuk Taipur ke-2 pada tahun 2002 (Letkol Inf Fransen G. Siahaan)
  3. Lattuk Taipur ke-3 pada tahun 2003 (Letkol Inf Surawahadi)
  4. Lattuk Taipur ke-4 pada tahun 2004 (Letkol Inf Indra Junjungan Nasution)
  5. Lattuk Taipur ke-5 pada tahun 2009 (Letkol Inf Achmad Daniel Chardin)
  6. Lattuk Taipur ke-6 pada tahun 2015 (Letkol Inf Frans Yohanes Purba)
  7. Lattuk Taipur ke-7 pada tahun 2017 (Letkol Inf Sumarlin Marzuki)
  8. Lattuk Taipur ke-8 pada tahun 2020 (Letkol Inf Febi Adrianto)
  9. Lattuk Taipur ke-9 pada tahun 2022 (Letkol Inf Asis Kamaruddin)
  10. Lattuk Taipur ke-10 pada tahun 2024 (Mayor Inf Edy Syahputra, S.H., M.IP.)
  11. Lattuk Taipur ke-11 pada tahun 2025 (Letkol Inf Sudarmin, S.H.)
  12. Lattuk Taipur ke-12 pada tahun 2026 (Letkol Inf Petrus Pramayudho Prabowo, S.I.P., MAS.)

Referensi

  1. ^ ""Pangkostrad Tutup Latihan Pembentukan Taipur VII Kostrad"". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-12-23. Diakses tanggal 2017-12-23.
  2. ^ "Kostrad Hasilkan Prajurit Taontaipur Angkatan Ke-4" Diarsipkan 2014-09-03 di Wayback Machine. Website indosiar.com
  3. ^ "Pangkostrad Tinjau Latihan Pratugas Taipur Yonintel Kostrad" Diarsipkan 2015-04-16 di Wayback Machine. website tniad.mil.id
  4. ^ "Pengintai Tempur TNI Punya Kemampuan Operasi di Segala Medan"


Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement