Paulus Budi Kleden

Yang Mulia

Paulus Budi Kleden

Uskup Agung Ende
Mgr. Paulus Budi Kleden
GerejaKatolik Roma
Keuskupan agung
Ende
Penunjukan25 Mei 2024
(1 tahun, 322 hari)
PendahuluVincentius Sensi Potokota
Jabatan lainWakil Ketua I Konferensi Waligereja Indonesia
Imamat
Tahbisan imam
15 Mei 1993 (1993-05-15)[a]
(32 tahun, 332 hari)
oleh Hans Hermann Kardinal Groër, O.S.B.
Tahbisan uskup
22 Agustus 2024 (2024-08-22)
(1 tahun, 233 hari)
oleh Piero Pioppo
Informasi pribadi
Nama lahirPaulus Budi Kleden
Lahir16 November 1965 (umur 60)
Waibalun, Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur
KewarganegaraanIndonesia
DenominasiKatolik Roma
KediamanKeuskupan Agung Ende
Orang tuaAyah: Petrus Sina Kleden
Ibu: Dorotea Sea Halan
Jabatan sebelumnya
Superior Jenderal SVD (2018–2024)
AlmamaterUniversitas Albert Ludwig Freiburg
Semboyan"Caritas Fraternitatis Maneat in Vobis"(Ibrani 13:1)
(Peliharalah Kasih Persaudaraan)
LambangLambang Paulus Budi Kleden

Paulus Budi Kleden, S.V.D. (lahir 16 November 1965) adalah uskup petahana Keuskupan Agung Ende. Ia terpilih menjadi Uskup Agung Ende pada 25 Mei 2024. Sebelum menjadi uskup, ia merupakan Superior Jenderal Serikat Sabda Allah yang ia jalani mulai tahun 2018 hingga saat ia terpilih menjadi Uskup Agung Ende. Ia ditahbiskan menjadi uskup pada 22 Agustus 2024.

Latar belakang

Paulus Budi Kleden lahir sebagai anak kelima dari tujuh bersaudara dari pasangan Petrus Sina Kleden dan Dorotea Sea Halan. Oleh keluarga dan orang-orang sekampungnya di Waibalun, ia disapa dengan nama "No Oce". Ia dinamai menurut saudara sulung dari ayahnya, yakni Paulus Sani Kleden, rohaniwan Serikat Sabda Allah (SVD) yang pernah menjabat sebagai Uskup Denpasar periode 1961–1972.[1]

Pendidikan dan karya

Budi Kleden menempuh pendidikan di Seminari Menengah San Domingo, Hokeng, Larantuka (1981–1985).[2] Ia kemudian memutuskan untuk bergabung dengan Serikat Sabda Allah dengan menjalani masa novisiat di Biara SVD Ledalero, Maumere, pada tahun 1985.[2]

Sejak tahun 1986 hingga 1988, ia menempuh studi dalam bidang filsafat di Seminari Tinggi Santo Paulus, Ledalero.[2] Pada 1 Agustus 1987, ia mengucapkan kaul pertama sebagai anggota SVD.[1] Sejak tahun 1988, ia melanjutkan studi di Sekolah Tinggi Teologi Santo Gabriel di Modling, Austria, dan selesai pada tahun 1993.[2] Ia meraih gelar Magister Teologi dengan tesis berjudul Der universale Gott in den Religionen. Whiteheads Gottes und Religionsbegriff. Ein Beitrag zum interrlegiüsen Dialog. Kaul kekal diikrarkannya pada 29 September 1992. Ia ditahbiskan menjadi imam Serikat Sabda Allah oleh Uskup Agung Wina Hans Hermann Kardinal Groër, O.S.B. di Gereja Santo Gabriel, Modling pada 15 Mei 1993.[3][a]

Setelah tahbisan, ia mengawali pelayanannya sebagai asisten pastor paroki di Steinhausen dan kemudian di Auw, Swiss selama rentang waktu 1993–1996.[2] Pada tahun 1996, ia melaksanakan studi lanjut dalam bidang teologi dan meraih gelar doktor teologi dogmatik dari Universitas Albert Ludwig di Freiburg, Jerman.[2] Studi teologinya diselesaikan pada tahun 2000 setelah mempertahankan disertasinya yang berjudul Christologie in Fragmenten: die Rede von Jesus Christus im Spannungsfeld von Hoffnungs-und Leidensgeschichte bei Johann Baptist Metz yang dapat diartikan sebagai 'kristologi dalam fragmen-fragmen'.[5][6]

Pada tahun 2001, ia kembali ke Indonesia dan mulai bertugas sebagai pengajar di Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Ledalero, Maumere.[2] Pada tahun 2005, Pater Kleden terpilih menjadi Admonitor Provinsial, yang ia jalani hingga tahun 2007, sebelum kemudian menjadi Wakil Superior Provinsial hingga tahun 2008.[7] Ia juga sempat memegang jabatan sebagai Direktur Program Pascasarjana di STFT Ledalero (2011).[2] Tugas sebagai pengajar di Ledalero ia jalani hingga tahun 2012.[6]

Pada tahun 2012, Budi Kleden ditunjuk menjadi Anggota Generalat SVD di Roma, Italia.[8] Ia kemudian terpilih sebagai Superior Jenderal Serikat Sabda Allah (SVD) sedunia pada 4 Juli 2018.[3][9] Ia menjadi Superior Jenderal SVD ke-12.[10] Jabatan ini diembannya untuk periode 2018–2024.[11]

Karya lainnya

Selain sebagai imam, Pater Kleden merupakan pengamat sastra. Ia juga merupakan kritikus sosial dalam beberapa mata kuliah khusus dalam STFK Ledalero.

Ia sudah menulis lebih dari 12 judul buku dalam bidang teologi, sosial, dan filsafat. Ia juga beberapa kali menulis artikel-artikel sosial dan menjadi pembicara dalam seminar dan diskusi ilmiah publik di dalam maupun di luar negeri.[12]

Uskup Agung Ende

Pada 25 Mei 2024, Takhta Suci mengumumkan penunjukkan Mgr. Paulus Budi Kleden sebagai Uskup Agung Ende.[4] Pengumuman ini juga berlangsung di Gereja Katedral Kristus Raja, Ende oleh Administrator Diosesan Keuskupan Agung Ende, R.D. Yosef Daslan Moang Kabu. Sebelumnya, takhta Ende mengalami kelowongan setelah uskup sebelumnya, Vincentius Sensi Potokota meninggal dunia pada 19 November 2023.[13] Ia memilih motto "Caritas Fraternitatis Maneat In Vobis" yang berarti "Peliharalah Kasih Persaudaraan". Kalimat ini bersumber dari Surat Kepada Orang Ibrani bab 13 ayat 1.[14] Menjelang tahbisan episkopal, pada tanggal 18 Agustus 2024 berlangsung peluncuran dan bedah buku berjudul "Caritas Fraternitas Maneat In Vobis, Peliharalah Kasih dan Persaudaraan", di Aula Kampus Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAR) Atma Reksa, Ende.[15]

Tahbisan episkopal bagi Uskup Agung Kleden berlangsung pada 22 Agustus 2024 di Gereja Katedral Kristus Raja, Ende. Dalam penanggalan Gereja, tanggal 22 Agustus merupakan peringatan Santa Perawan Maria Ratu.[16] Nuncio Apostolik untuk Indonesia Piero Pioppo bertindak sebagai Uskup Penahbis Utama, dengan didampingi oleh Uskup Maumere Ewaldus Martinus Sedu dan Uskup Ruteng Siprianus Hormat.[17] Dalam misa tahbisan episkopal tersebut, Nuncio juga menyematkan palium yang telah diberkati pada 29 Juni 2024.[18] Sehari sebelumnya, pada 21 Agustus 2024 berlangsung ibadat Vesper agung di Gereja Santo Yosef, Onekore. Ibadat ini dipimpin oleh Uskup Larantuka, Fransiskus Kopong Kung.[19] Dalam ibadat vesper ini, Mgr. Kleden mengucapkan sumpah setia kepada Paus, sekaligus berlangsung pemberkatan insignia yang akan dikenakannya sebagai seorang uskup. Setelah ditahbiskan menjadi uskup, ia memimpin misa pontifikal perdana di Katedral Ende pada 23 Agustus 2024.[20]

Pada 16 September 2024, ia menyatakan keresahannya akan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Ia mengklaim bahwa terjadi peningkatan drastis dalam hal jumlah kasus TPPO di Nusa Tenggara Timur selam beberapa tahun terakhir.[21]

Pada Januari 2025, Uskup Agung Kleden mengeluarkan pernyataan yang menolak rencana proyek geotermal di wilayah keuskupannya. Hal tersebut ia sampaikan setelah mendengar pandangan dari masyarakat yang bermukim di Sokoria (Ndona Timur, Ende) dan Mataloko (Golewa, Ngada). Ia menekankan pada keperluan akan keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat lokal dalam perencanaan pembangunan yang memanfaatkan sumber daya alam.[22] Ia menyatakan bahwa eksplorasi proyek geotermal tidak membawa kebermanfaatan bagi masyarakat luas, tetapi justru membawa kerugian bagi masyarakat sekitar, dengan adanya sumber lumpur yang menyebabkan kematian pada tanaman yang ditanam oleh warga.[23]

Pada tanggal 15 Maret 2025 berlangsung pertemuan antara perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Perusahaan Listrik Negara, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Ende dengan Keuskupan Agung Ende yang dihadiri oleh Uskup Agung Kleden dan sejumlah imam. Direktur Panas Bumi pada Ditjen EBTKE Kementerian ESDM Gigih Udi Atmo menyatakan, pemanfaatan panas bumi bertujuan memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan, sesuai dengan potensi daerah setempat.[24] Perwakilan PLN menyatakan bahwa proyek ini bertujuan untuk mengubah sistem pembangkit listrik yang awalnya berbasis energi fosil menjadi energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.[25] Pasca pertemuan ini, Keuskupan Agung Ende tetap menyatakan penolakan atas proyek geotermal ini. Pendapat ini didasarkan atas munculnya keprihatinan akan proyek ini.[26]

Karya

  • Kleden, Paulus Budi (2003). Teologi Terlibat: Politik dan Budaya dalam Terang Teologi. Maumere: Ledalero. ISBN 9799447658.[27][28]

Catatan

  1. ^ a b Situs web Takhta Suci Vatikan menuliskan bahwa Paulus Budi Kleden ditahbiskan menjadi imam pada tanggal 19 Mei 1993.[4]

Referensi

  1. ^ a b Aquinaldo, Albert (18 Agustus 2024). "Masa Kecil Mgr Paul Budi Kleden di Kampung Halamannya Disapa No Oce, Anak Tukang Kayu". Pos Kupang. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  2. ^ a b c d e f g h "Paus Fransiskus Memilih RP. Paulus Budi Kleden, SVD menjadi Uskup Agung Ende". Mirifica.net. 25 Mei 2024. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  3. ^ a b "Pastor Paul Budi Kleden SVD: Pemimpin Baru SVD Sejagat". UCAN Indonesia. 6 Juli 2018. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  4. ^ a b "Resignations and Appointments, 25.05.2024". 25 Mei 2024. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  5. ^ Lein, Vian (26 Mei 2024). "Budi Kleden SVD dan Pedro Casadaliga (2)". Sesawi.net. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  6. ^ a b Wolo, Stefanus (9 Juni 2024). "Mgr. Budi Kleden: Jawaban Doa Umat dan Perutusan Baru (2)". Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  7. ^ Rahalaka, Kornelis (25 Mei 2024). "Paus Fransiskus Tetapkan Pastor Paul Budi Kleden Jadi Uskup Agung Ende". FloresGenuine.com. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  8. ^ "Imitating St. Joseph's virtues and zeal. – Vivat Deus" (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2022-01-19.
  9. ^ "Pastor Paul Budi Kleden SVD: Pemimpin Baru SVD Sejagat". Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero. 6 Juli 2018. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  10. ^ "Ini (Baru) Budi (Mgr Paul Budi Kleden, SVD)". WartaNusantara.com. 27 Mei 2024. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  11. ^ "Imam Asal Flores, Pater Paul Budi Kleden SVD Jadi Pimpinan Umum SVD Sedunia". ArahKita.com. 4 Juli 2008. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  12. ^ Biland, Anton (5 Juli 2018). "Pastor Paul Budi Kleden Terpilih Sebagai Pemimpin SVD Sedunia". HIDUP Katolik. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  13. ^ "Superior Jenderal SVD, Pater Paul Budi Kleden, SVD Jadi Uskup Agung Ende". TribunFlores.com. 25 Mei 2024. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  14. ^ "Selamat Datang di Kota Pancasila Mgr. Paul Budi Kleden, SVD: Peliharalah Kasih Persaudaraan". FloresPos.net. 8 Agustus 2024. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  15. ^ Perajaka, Maximus Ali (19 Agustus 2024). "Buku tentang Mgr Paul Budi Kleden SVD, Uskup Terpilih KAE, Diluncurkan". Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  16. ^ "Uskup Keuskupan Agung Ende Akan Ditahbiskan pada 22 Agustus 2024". IndonesiaSatu.co. 3 Juni 2024. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  17. ^ Sape, Agustinus (22 Agustus 2024). "Usai Upacara Pentahbisannya Oleh Nuntius, Mgr. Paul Budi Kleden Langsung Memimpin Perayaan Ekaristi". Pos-Kupang.com. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  18. ^ Santos, Isto (29 Juni 2024). "Paus Fransiskus Memberkati Pallium 42 Uskup Agung Metropolitan di Dunia, Termasuk Mgr. Budi Kleden". iNews TTU. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  19. ^ Senda, Kristiana Sawo (22 Agustus 2024). Samsu (ed.). "Ibadat Vesper Agung di Gereja St. Yoseph Onekore Dihadiri Uskup dan Kardinal Se-Indonesia dan Dunia". Radio Republik Indonesia. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  20. ^ Wula, Rofinus (23 Agustus 2024). Samsu (ed.). "Pimpin Misa Perdana dan Mgr. Budi Kleden Sampaikan Pesan Kasih Persaudaraan". Radio Republik Indonesia. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  21. ^ Abar, Charles. Ricko Wawo (ed.). "Uskup Paulus Budi Kleden Ungkap Pentingnya Kesadaran Berantas TPPO". TribunFlores.com.
  22. ^ Aquinaldo, Albert (10 Januari 2025). Gordy Donovan (ed.). "Uskup Agung Ende Mgr Paul Budi Kleden Tegaskan Tolak Proyek Geothermal, Sebut Mataloko dan Sokoria". TribunFlores.com. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  23. ^ Dhae, Arnoldus (10 Januari 2025). "Uskup Agung Ende Tegas Tolak Eksplorasi Geotermal di Pulau Flores". Media Indonesia. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  24. ^ Marthadi (24 Maret 2025). "Kembangkan Sistem Kelistrikan di Pulau Flores, PLN UIP Nusra Audiensi dengan Keuskupan Ende". LombokPost. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  25. ^ Awaludin (26 Maret 2025). I Komang Suparta (ed.). "PLN UIP Nusra audiensi dengan Keuskupan Agung Ende terkait pengembangan sistem kelistrikan". ANTARA News Mataram. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  26. ^ "Uskup Agung Ende Tolak Proyek PLTP di Wilayah KAE". Tempo. 15 Maret 2025. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  27. ^ "Uskup Paul Budi Kleden, 'Teologi Terlibat', dan Tantangan Imam Masa Kini". IndonesiaSatu.co. 28 Mei 2024. Diakses tanggal 31 Maret 2025.
  28. ^ "Model Teologi Terlibat Uskup Budi Kleden". HIDUP Katolik. 26 September 2024. Diakses tanggal 31 Maret 2025.

Pranala luar

Jabatan Gereja Katolik
Didahului oleh:
Vincentius Sensi Potokota
Uskup Agung Ende
25 Mei 2024–kini
Petahana

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement