Nakkhatra Mangala, Pangeran Chanthaburi

Nakkhatra Mangala
นักขัตรมงคล
Pangeran Chanthaburi II
Kelahiran(1898-01-04)4 Januari 1898
Bangkok, Siam
Kematian11 Februari 1953(1953-02-11) (umur 55)
Bangkok, Thailand
PasanganBua Snidvongs
KeturunanMom Rajawongse Kalyanakit Kitiyakara
Mom Rajawongse Adulakit Kitiyakara
Sirikit, Ratu Thailand
Mom Rajawongse Busba Kitiyakara
Nama lengkap
Mom Chao Nakkhatra Mangala Kitiyakara
WangsaKitiyakara
DinastiChakri
AyahKitiyakara Voralaksana, Pangeran Chantaburi I
IbuPutri Apsarasaman Devakula

Mom Chao Nakkhatra Mangala Kitiyakara, atau Pangeran Nakkhatra Mangala, Pangeran Chanthaburi II (พระวรวงศ์เธอ พระองค์เจ้านักขัตรมงคล กรมหมื่นจันทบุรีสุรนาถ; RTGS: Nakkhattramongkhon 4 Januari 1898 – 11 Februari 1953) atau dikenal sebagai Krom Muen Chantaburisuranath (Thai: กรมหมื่นจันทบุรีสุรนาถ) adalah putra sulung dari Pangeran Kitiyakara Voralaksana, Pangeran Chanthaburi I dan Putri Apsarasaman Kitiyakara. Ia merupakan ayah dari Ratu Sirikit, mertua dari mendiang Raja Bhumibol Adulyadej (Rama IX), serta kakek dari pihak ibu bagi Raja Thailand saat ini, Vajiralongkorn (Rama X).

Nama lahirnya adalah Yang Amat Mulia (Mom Chao) Pangeran Nakkhatra Mangala Kitiyakara. Ia mendapatkan gelar dan sapaan Yang Mulia Pangeran Nakkhatra Mangala sejak tahun 1950, setelah putrinya resmi menjadi ratu.[1][2]

Kehidupan awal dan pendidikan

Pangeran Nakkhatra Mangala menerima pendidikan dasar di istana kerajaan, kemudian melanjutkan studi di King's College di bawah naungan kerajaan. Hingga tahun 1910, ia belajar di Akademi Kadet Angkatan Darat Kerajaan Thai.

Pada tahun 1911, ia pergi belajar ke Inggris dan menjadi siswa di bawah naungan Kementerian Pertahanan pada tahun 1914. Ia menempuh pendidikan menengah di Prancis hingga menerima sertifikat Baccalauréat (ijazah kelulusan SMA) dalam bidang sains. Setelah itu, ia masuk ke akademi militer Prancis École spéciale militaire de Saint-Cyr, di mana ia menerima pangkat letnan dan sersan dalam militer Prancis.

Karier

Ia menyelesaikan studinya di Prancis pada tahun 1920. Raja Rama VI menganugerahinya pangkat Letnan Dua pada 29 Juli 1920 sebagai pengawal raja di bawah Resimen Infanteri ke-1. Kemudian, pada 27 Januari 1922, ia dianugerahi pangkat Letnan saat sedang menempuh studi sekolah militer di Prancis. Ia juga sempat bertugas di beberapa resimen infanteri Prancis.

Pada 29 Juni 1931, ia dipercaya untuk menjabat sebagai Asisten Kepala Staf Angkatan Darat Kerajaan Thai.

Pada tahun 1932, ia pensiun dari perwira militer dan pindah bertugas ke Kementerian Luar Negeri dengan jabatan sekretaris pertama di Kedutaan Besar Kerajaan Thai di Washington. Dua tahun kemudian, ia mengundurkan diri dan kembali ke Thailand. Selama masa ini, ia mendalami berbagai bidang akademik seperti sejarah, astrologi, dan sastra.

Pangeran Nakkhatra Mangala mewakili Kementerian Luar Negeri sebagai Duta Besar Kerajaan Thailand untuk Britania Raya (Court of St James's) dan untuk pemerintah Prancis. Ia merupakan sosok yang menjodohkan putrinya, Mom Rajawongse Sirikit Kitiyakara, dengan Raja Bhumibol Adulyadej dengan cara mengirim putrinya untuk membantu merawat sang Raja saat mengalami kecelakaan mobil di Swiss pada tahun 1950.

Setelah pernikahan putrinya dengan Raja Bhumibol Adulyadej, ia diangkat menjadi anggota Dewan Penasihat Kerajaan (Privy Council) pada masa pemerintahan Rama IX dan dinaikkan pangkatnya menjadi Jenderal di Angkatan Darat Kerajaan Thai.

Referensi

  1. ^ กรมศิลปากร. "พระประวัติประกอบพระรูป พลเอกพระวรวงศ์เธอ กรมหมื่นจันทบุรีสุรนาถ". www.finearts.go.th (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-16.
  2. ^ กองบรรณาธิการศิลปวัฒนธรรม (2025-10-28). "4 สายสกุลกรมหมื่นจันทบุรีสุรนาถ พระชนก "สมเด็จพระพันปีหลวง"" (dalam bahasa Thai). Diakses tanggal 2026-01-16.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement