Mekarsari, Lirik, Indragiri Hulu

Mekarsari
Negara Indonesia
ProvinsiRiau
KabupatenIndragiri Hulu
KecamatanLirik
Kode pos
29353
Kode Kemendagri14.02.09.2016 Suntingan nilai di Wikidata
Luas... km²
Jumlah penduduk... jiwa
Kepadatan... jiwa/km²
Peta
PetaKoordinat: 0°17′27.600″S 102°13′44.400″E / 0.29100000°S 102.22900000°E / -0.29100000; 102.22900000


Mekarsari adalah merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, Indonesia.

Kehidupan di desa Mekarsari tergolong damai dan tentram karena nilai-nilai solidaritas warganya masih kuat,

Saat ini Mekarsari dipimpin Beni Setiawan (37 tahun). Anak muda ini menjunjung tinggi kejujuran dan tegas. Beliau dibantu oleh seorang anak muda lainnya berkelamin perempuan sebagai Sekdes, Winda (29 tahun), perempuan yang baik hati.

Adat istiadat di Mekarsari adalah budaya Melayu Riau. Dalam acara tertentu beberapa tradisi Melayu Riau terselenggara di Desa Mekarsari. Antara lain; Upacara Tepuk Tepung Tawar, tradisi ini digunakan dalam berbagai acara penting, seperti pernikahan, sunatan, syukuran, atau saat menempati rumah baru. Prosesi ini diyakini sebagai penolak bala dan memohon keselamatan bagi yang bersangkutan.

Tradisi lainnya adalah Balimau Kasai, ritual mandi di sungai atau tempat pemandian lain untuk menyambut datangnya bulan Ramadan. Tujuannya adalah untuk membersihkan diri secara lahir dan batin.

Senarai Pernikahan pada pra pernikahan, diawali dengan merisik (mencari informasi calon penganten), meminang (melamar), dan malam berinai (memakai inai (pacar) pada tangan dan kaki calon pengantin).

Nandung, tradisi lisan berupa syair yang berisi nasihat, ajaran, dan nilai agama. Nandung sering digunakan oleh para ibu untuk menidurkan anak-anak mereka. Namun, tradisi ini mulai pudar seiring dengan perkembangan teknologi alat pemutar musik.

Tari Cecah Inai, tarian tradisional yang berasal dari kerajaan Indragiri. Tarian ini umumnya dipentaskan saat upacara pernikahan. Sama halnya dengan Silat Batang Hari, seni bela diri tradisional Melayu yang menjadi bagian dari upacara pernikahan Melayu. masyarakat Mekarsari memiliki interaksi dan komunikasi yang baik dalam keseharian nya dan kompak saat ada acara desa. desa ini memiliki tarian khas Jawa, atau bisa di sebut dengan jaranan.

Di desa ini tradisi pepaghian masih bisa disaksikan. Kerja bersama-sama ini biasanya dilakukan pada tahapan mencangkul atau menggemburkan ladang, serta pada menanam bibit.

Di desa ini terdapat juga organisasi kesenian tradisional seperti jaranan atau kuda kepang. Anak muda berbaur dengan tetua pada malam tertentu berlatih jaranan. Selain tampil di desa sendiri, mereka juga sering disewa orang luar untuk tampil di tempat mereka.

Salah satu usaha tani yang menarik disini adalah budidaya buah naga. Tanam ini diusahakan di pinggir sungai, agar mudah menyiramnya.

di dalam desa ada pembaruan jalan semenisasi yg di kerjakan oleh masyarakat desa, secara beramai ramai. di dalam desa ini biasa mengada kan gotong royong setiap sebulan sekali, supaya desa bersih dan tidak tercemar, dan supaya warga desa hidup sehat aman dan tentram.

Pranala luar


Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement