Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat

Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat
Poster penayangan di bioskop
SutradaraAzhar Kinoi Lubis
Produser
  • Tony Ramesh
  • Jody Bany Wicaksono
SkenarioLele Laila
Pemeran
Penata musik
  • Rahadian Winursito
  • Hajar Asyura
SinematograferMuhammad Firdaus
PenyuntingWawan I. Wibowo
Perusahaan
produksi
Tanggal rilis
  • 18 September 2025 (2025-09-18) (Indonesia)
Durasi92 menit
NegaraIndonesia
BahasaIndonesia

Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat adalah film horor Indonesia tahun 2025 yang disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubi dan ditulis oleh Lele Laila, berdasarkan kisah nyata yang diceritakan dalam sebuah podcast viral Lentera Malam berjudul Belenggu Jin Kafir.[1] Film ini dibintangi oleh Claresta Taufan Kusumarina, Wafda Saifan Lubis, Debo Andryos, Maryam Supraba, dan Rukman Rosadi, dengan alur cerita yang berfokus pada seorang wanita bernama Maryam yang selalu dibayangi oleh sosok jin.

Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat ditayangkan di bioskop pada 18 September 2025, dan ditayangkan di Netflix pada 5 Februari 2025.[2]

Plot

Sejak kecil, Maryam sering mengalami kejadian aneh. Ia sering melihat sosok yang tidak bisa dilihat orang lain. Lingkungan sekolah membuatnya terasing karena ia dianggap aneh. Sejak usia dini, hidup Maryam sudah terasa “diawasi” oleh seorang jin yang mengaku bernama Ifrit. Keluarganya awalnya menganggap itu hanya imajinasi anak kecil. Namun perlahan gangguan tersebut menjadi semakin nyata.

Beberapa tahun berlalu, Maryam kini telah dewasa dan bekerja di tempat pengolahan ikan asin. Suatu hari saat bekerja, beberapa karyawan yang disuruh untuk mengambil ikan di teluk tiba-tiba kesurupan. Karyawan lain melihat ada dua sosok Maryam di tempat yang berbeda. Setelah Maryam tiba di teluk, kesurupan tiba-tiba secara misterius mereda. Kejadian tersebut membuat Pak Taufiq, bos dari usaha pengolahan ikan asin, meminta Maryam untuk berhenti bekerja. Bagas, pacar Maryam, memohon agar Maryam diberi kesempatan kedua dan mengaku kejadian tersebut sebagai kesalahannya karena pergi ke tempat tersebut pada saat setelah magrib.

Tidak lama setelah kejadian tersebut, Bagas yang kerasukan tiba-tiba muncul di rumah Maryam dan melukai dirinya sendiri hingga tewas. Maryam semakin terpukul dengan meninggalnya Kyai Saleh, sosok yang selalu membimbing dan membantunya sejak kecil, sehingga dia ingin bunuh diri. Ibunya sempat mengikatnya agar tidak terus berbuat nekat, sampai kemudian dia bertemu dengan seorang kyai bernama Farhan. Farhan mendorong Maryam untuk tidak menyalahkan diri sendiri dan menyerah pada keadaan, serta menyerahkan segalanya pada Allah. Di tempat kerjanya, salah satu rekan kerja Maryam mulai takut akan bernasib sama seperti Bagas, sehingga membuat Maryam melabraknya dan hampir mencelakainya, bila saja tidak dicegah oleh Farhan. Maryam terus menerus mendapatkan penglihatan tulisan berbahasa Arab dan bisikan-bisikan gaib yang menyatakan bahwa jin tersebut selalu menjaga dan mencintainya.

Suatu hari, beberapa warga secara misterius terluka diganggu oleh jin, sehingga membuat warga desa yang lain marah dan menyalahkan Maryam sebagai penyebabnya. Mengetahui bahwa jin tersebut sangat obsesif, Farhan menyampaikan kepada Maryam keinginan untuk menikahinya agar bisa membebaskannya dari gangguan-gangguan dari jin tersebut. Suatu hari, beberapa warga secara misterius terluka akibat gangguan tak kasat mata, sehingga membuat banyak warga desa yang lain marah dan menyalahkan Maryam sebagai penyebabnya. Mengetahui bahwa jin tersebut sangat obsesif, Farhan menyampaikan kepada Maryam keinginan untuk menikahinya agar bisa membebaskannya dari gangguan-gangguan dari jin tersebut. Pada saat akad pernikahan dilakukan, Maryam tiba-tiba menghilang. Maryam terjebak di suatu alam yang tidak ia kenal, sementara Farhan memutuskan untuk tetap melanjutkan proses pernikahan tersebut meskipun tanpa kehadiran Maryam. Kejadian aneh terus terjadi, sampai banyak Farhan dan beberapa warga yang hadir mulai muntah darah. Pada saat prosesi pernikahan selesai dilakukan, Maryam yang mendengarkan suara doa Farhan membacanya bersama membuat dirinya terbebas dari gangguan jin dan kembali ke alam manusia.

Dalam adegan tengah kredit, Maryam mengucapkan "Insya Allah" di ruangan tengah, sementara ada sosok Maryam lain yang tengah salat bersama dengan Farhan di dalam ruangan.

Pemeran

Produksi

Film ini diangkat dari kisah nyata yang sebelumnya viral melalui podcast horor Lentera Malam, khususnya episode berjudul Maryam Belenggu Jin Kafir. Cerita tersebut kemudian dikembangkan menjadi skenario layar lebar. Lele Laila yang dikenal sebagai penulis spesialis genre horor Indonesia yang sebelumnya terlibat dalam film populer seperti Danur dan KKN di Desa Penari menjadi penulis skenario dari film ini. Dalam proses penulisannya, Lele Laila mempelajari sejarah Nabi Sulaiman bahkan sampai berdiskusi dengan salah satu dosennya di Mesir.[3][4]

Referensi

  1. ^ Latifah, Lanny (2026-02-27). "Film Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat, Berdasarkan Kisah Nyata dari Podcast Lentera Malam". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2026-02-28.
  2. ^ Lestari, Mayang Ayu (27 Feb 2026). "Kisah Teror Jin Ifrit dalam Film'Maryam Mulai Streaming di Netflix Februari Ini". Cianjurpedia. Diakses tanggal 2026-02-28.
  3. ^ Riandi, Ady Prawira; Pangerang, Andi Muttya Keteng (2025-9-4). "Tulis Skenario Film Maryam, Lele Laila Sampai Diskusi dengan Dosennya di Mesir". Kompas. Diakses tanggal 2026-02-27.
  4. ^ "Penulis Skenario Ungkap Perbedaan Maryam dengan Film Horor Lainnya". kumparan. 2025-09-6. Diakses tanggal 2026-02-28.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement