Marwan Effendy

Marwan Effendy
Marwan Effendy
Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan
Masa jabatan
27 Juni 2010 – 1 Juli 2013
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Sebelum
Pendahulu
Hamzah Tadja
Pengganti
Mahfud Mannan
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir(1953-08-13)13 Agustus 1953
Lubuk Linggau, Sumatera Selatan
Meninggal9 Maret 2015(2015-03-09) (umur 61)
Kuala Lumpur, Malaysia
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Marwan Effendy (13 Agustus 1953 – 9 Maret 2015) adalah seorang yang pernah menjadi jaksa pada Kejaksaan Republik Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan atau biasa disebut Jamwas di Kejaksaan Agung Republik Indonesia.[1][2] Marwan Effendy merupakan jaksa yang dilantik menjadi Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) pada Kejaksaan Agung Republik Indonesia pada saat kredibilitas bagian Pidana Khusus Kejaksaan Agung sedang terpuruk akibat kasus dugaan suap jaksa Urip Tri Gunawan.[3] Marwan Effendy juga merupakan dosen Universitas Trisakti Jakarta yang mengajar mahasiswa pascasarjana (S2) bidang hukum.[4] Pada tanggal 4 Oktober 2012, Marwan dikukuhkan sebagai guru besar (profesor) tidak tetap pada Universitas Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara.[5]

Kehidupan

Pendidikan

Marwan memulai pendidikannya pada bidang hukum dengan berkuliah di Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang dan lulus menjadi sarjana pada tahun 1982.[6] Pendidikan Pasca Sarjana Ia tempuh pada jurusan Magister Manajemen Universitas Lampung dan lulus tahun 2000.[6] Gelar doktor Marwan raih dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung pada tahun 2004.[6] Disertasi yang Ia pertahankan dalam sidang terbuka ujian doktor berjudul "Eksistensi Kejaksaan Republik Indonesia Dalam Sistem Ketatanegaraan dan Implikasi Dengan Dibentuknya Komisi Pemberantasan Korupsi" pada sidang terbuka di Unpad Bandung tanggal 11 Mei 2004.[7]

Selain pendidikan formal Marwan juga tercatat pernah mengikuti beberapa pendidikan informal. Marwan mengikuti pendidikan jaksa pada tahun 1985. Kemudian pendidikan Wira Intelijen Strategis Marwan ikuti tahun 1981.

Karier

Marwan memulai karier sebagai jaksa dengan menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Liwa Lampung pada tahun 1996.[6] Berbagai jabatan struktural di Kejaksaan Republik Indonesia pernah Marwan duduki diantaranya mengabdi di Kejaksaan RI sejak tahun 1980. Ia pernah menjabat sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaaan Tinggi Lampung, Kepala Kejaksaan Negeri Bandung Jawa Barat, Asisten Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Asisten Umum Jaksa Agung RI, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Direktur Penuntutan JAM Pidsus Kejaksaan Agung, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Kepala Pusdiklat Kejagung, Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Jaksa Agung Muda Bidang nPengawasan.[6] Saat menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Marwan mendaftar dan mengikuti seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. Saat dilakukan uji kelayakan di Dewan Perwakilan Rakyat, Marwan dicecar pertanyaan mengenai keaslian disertasinya sewaktu menempuh pendidikan doktor di Universitas Padjadjaran. Beredar kabar bahwa disertasi Marwan merupakan plagiat dari disertasi Kepala Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta saat itu Brigadir Jenderal Untung S Rajab.[8]

Referensi

  1. ^ "Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan". Kejaksaan Republik Indonesia. 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-12. Diakses tanggal 11 Mei 2014.
  2. ^ Salmah Muslimah (2013). "Jaksa Agung: Marwan Effendy Pensiun Dini!". news.detik.com. Diakses tanggal 10 Mei 2014.
  3. ^ "Marwan Effendy Dilantik Sebagai Jampidsus". antaranews.com. 2008. Diakses tanggal 10 Mei 2014.
  4. ^ Affu (2013). "Jamwas : Marwan Effendy Tidak Terbukti Gelapkan Rp500 M". kejari-jaksel.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-13. Diakses tanggal 10 Mei 2014.
  5. ^ "Marwan Effendy Jadi Guru Besar Unsrat". suarapembaruan.com. 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-07-15. Diakses tanggal 10 Mei 2014.
  6. ^ a b c d e Jaksa Agung Republik Indonesia (2012). Laporan Tahunan 2011 Kejaksaan RI (PDF). Kejaksaan Republik Indonesia. hlm. 11. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-03-08. Diakses tanggal 11 Mei 2014.
  7. ^ Marwan Effendy (2005). Kejaksaan RI: posisi dan fungsinya dari perspektif hukum. Gramedia Pustaka Utama. hlm. xv. Diakses tanggal 10 Mei 2014.
  8. ^ ay. "Kapolda DIY Akui Hasil Disertasinya Ada yang Mirip". pelita.or.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-12. Diakses tanggal 10 Mei 2014.


Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement