Marthen Kuayo
Marthen Kuayo | |
|---|---|
| Vikaris Jenderal Keuskupan Timika | |
| Gereja | Gereja Katolik Roma |
| Keuskupan | Timika |
| Jabatan lain | Administrator Diosesan Keuskupan Timika |
| Imamat | |
Tahbisan imam | 20 April 1997 (28 tahun, 359 hari) oleh Herman Ferdinandus Maria Münninghoff, O.F.M. |
| Informasi pribadi | |
| Nama lahir | Marthen Ekowaibi Kuayo |
| Lahir | 9 Januari 1967 Timeepa, Timepa, Mapia Tengah, Dogiyai, Papua Tengah |
| Kewarganegaraan | Indonesia |
| Denominasi | Katolik Roma |
| Kediaman | Keuskupan Timika |
Latar belakang
R.D. Marthen Ekowaibi Kuayo adalah Vikaris Jenderal Keuskupan Timika. Ia juga menjabat sebagai Administrator Diosesan Keuskupan Timika.[1][2]
Marthen Ekowaibi Kuayo lahir pada 9 Januari 1967 di Kampung Timeepa, Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah, dari pasangan Donatus Kuayo (alm.) dan Kornelia Kotouki. Ia merupakan anak kedua dari sepuluh bersaudara. Sejak kecil, ia dibesarkan dalam keluarga Katolik yang sederhana dengan nilai kekeluargaan yang kuat, yang turut membentuk panggilannya sebagai imam Katolik.[3]
Rumah kelahirannya di Timeepa hingga kini masih dipertahankan oleh masyarakat setempat. Rumah tersebut memiliki nilai historis karena pada masa lalu pernah menjadi tempat tinggal para misionaris Katolik asal Belanda yang pertama kali mewartakan Injil di wilayah Dogiyai.[4]
Pendidikan dan formasi imamat
Kuayo menempuh pendidikan dasar di SD YPPK Santa Maria Timeepa, kemudian melanjutkan ke SMP YPPK Santo Fransiskus Asisi Moanemani dan SMA Taruna Dharma Jayapura.
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, ia mengikuti Tahun Orientasi Rohani (TOR) atau masa novisiat di Seminari Tinggi selama satu tahun, kemudian melanjutkan studi Filsafat (Tingkat I Seminari Tinggi) selama kurang lebih dua hingga tiga tahun. Setelah itu, ia menjalani Tahun Orientasi Pastoral selama satu tahun sebelum menempuh studi Teologi (Tingkat II Seminari Tinggi) selama empat tahun.
Ia ditahbiskan menjadi imam pada tahun 1997 di Gereja Katolik Paroki Santo Petrus dan Paulus Argapura, Keuskupan Jayapura.[5]
Riwayat karya
- 1997–2004: Melayani di Keuskupan Jayapura sebelum pembentukan Keuskupan Timika (7 tahun).[6]
- 2004–2019: Vikaris Jenderal Keuskupan Timika dan Pastor Dekenat Paniai (15 tahun).[7]
- 7 Agustus 2019 - 14 Mei 2025: Administrator Diosesan Keuskupan Timika (±6 tahun).[6]
- 15 Mei 2025 – sekarang: Vikaris Jenderal Keuskupan Timika.[7]
Referensi
- ^ "Ketua BP YPPK Perlu Kerjasama dalam Membangun Deiyai sebagai Kota Pendidikan". Diarsipkan dari asli tanggal 12 Juni 2018. Diakses tanggal 7 Juni 2018.
- ^ Belau, Arnold (27 April 2020). "Pastor Marthen Kuayo: Selain Bagi Uang dan Beras, Pemerintah Juga Harus Bagi Alat Kerja". Suara Papua. Diakses tanggal 21 Mei 2020.
- ^ "Sejarah Keuskupan Timika". Keuskupan Timika. Diakses tanggal 11 September 2025.
- ^ "Mendewasakan Iman: Administrator Keuskupan Timika Layani Krisma di Paroki Timeepa". Keuskupan Timika. 14 Agustus 2024. Diakses tanggal 11 September 2025.
- ^ "Marthen Kuayo". Wikipedia bahasa Indonesia. Diakses tanggal 11 September 2025.
- ^ a b Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernamakeuskupan2 - ^ a b Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernamawikipediaid2
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


