Konstitusi Norwegia
| Konstitusi Kerajaan Norwegia | |
|---|---|
Halaman depan konstitusi Norwegia tanggal 4 November 1814 (Novembergrunnloven), yang ada di arsip Storting. | |
| Ikhtisar | |
| Judul asli | bahasa Denmark: Kongeriget Norges Grundlov Bokmål: Kongeriket Norges Grunnlov |
| Yurisdiksi | Kerajaan Norwegia |
| Penyusunan | 10 April - 16 Mei 1814 |
| Ratifikasi | 16 Mei 1814 |
| Sistem | Kerajaan konstitusional |
| Struktur pemerintahan | |
| Cabang | Yudikatif, Eksekutif, dan Legislatif |
| Kepala negara | Monarki Norwegia |
| Lembaga legislatif | Unikameral[a] |
| Lembaga eksekutif | Perdana Menteri |
| Lembaga kehakiman | Mahkamah Agung, Pengadilan pemakzulan, dan pengadilan bawahan |
| Federalisme | Tidak |
| Kolese elektoral | Tidak |
| Pembentukan badan legislatif | 7 Oktober 1814 |
| Referensi | lovdata |
| Lokasi dokumen | Storting |
| Perumus | Majelis Konstituante Norwegia |
| Menggantikan | Hukum Raja (Lex Regia) |
| Naskah lengkap | |
Konstitusi Norwegia (nama lengkap: Konstitusi Kerajaan Norwegia; bahasa Denmark: Kongeriget Norges Grundlov;[1] Bokmål: Kongeriket Norges Grunnlov; Nynorsk: Kongeriket Noregs Grunnlov) adalah hukum dasar Norwegia yang diadopsi pada tanggal 16 Mei dan ditandatangani pada tanggal 17 Mei 1814 oleh Majelis Konstituante Norwegia di Eidsvoll.
Konstitusi Norwegia lahir sebagai respons atas Perang Napoleon dan berakhirnya persatuan dengan Denmark, serta dipengaruhi oleh Revolusi Amerika Serikat, Revolusi Prancis, dan pemikiran para filsuf Pencerahan. Sebagai konstitusi demokratis pertama di Eropa, dokumen ini menegaskan hak asasi manusia, kedaulatan rakyat, dan pemisahan kekuasaan. Setelah sempat dinonaktifkan saat Norwegia bergabung dengan Swedia pada 1814, konstitusi diberlakukan kembali pada 1905 dan sejak itu mengalami berbagai revisi. Konstitusi dibagi menjadi empat bagian utama: prinsip dasar, legislatif (Majelis Nasional), eksekutif (pemerintah), dan yudikatif (peradilan), masing-masing mengatur struktur, fungsi, dan mekanisme kerja cabang pemerintahan.[2]
Ini adalah konstitusi nasional tunggal tertua keempat di Eropa setelah Konstitusi Polandia, konstitusi Prancis tahun 1791, dan Konstitusi Spanyol tahun 1812. Dokumen ini juga merupakan konstitusi nasional tertua kedua di dunia, setelah Konstitusi Amerika Serikat.[3] Pada bulan Mei 2014, Storting meloloskan perubahan paling substansial sejak tahun 1814, khususnya dengan memasukkan paragraf tentang hak asasi manusia.[4] Setiap tanggal 17 dirayakan sebagai hari libur nasional setiap tahunnya.[5]
Catatan
- ^ Dalam konstitusi tahun 1814, parlemen secara de facto dibagi menjadi dua kamar. Kamar ini terdiri dari Lagting dan Odelsting, tetapi kamar ini dihapuskan pada tahun 2009.
Referensi
- ^ Lovdata.no: LOV 1814-05-17 nr 00: Kongeriget Norges Grundlov
- ^ James, Gilad. Introduction to Norway (dalam bahasa Inggris). Gilad James Mystery School. ISBN 978-2-36346-442-2. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ "The Constitution". Stortinget (dalam bahasa Inggris). 2021-01-19. Diakses tanggal 2021-02-21.
- ^ "Går utenom". aftenposten.no. Diakses tanggal 21 March 2018. Translation.
- ^ Kagda, Sakina; Cooke, Barbara (2006). Norway (dalam bahasa Inggris). Marshall Cavendish. ISBN 978-0-7614-2067-5.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


