Kereta kerja

Kereta kerja (kereta departemen atau kereta teknik di Britania Raya[1]) adalah kereta yang ditujukan untuk keperluan internal dari operator perkeretaapian. Kereta kerja antara lain difungsikan untuk pemeliharaan jalur rel, pembersihan sistem, pembuangan limbah, pengangkutan alat berat, dan pengangkutan pegawai.[2][3][4][5][6]
Tipe peralatan
| Bagian dari seri |
| Perkeretaapian |
|---|
|
|
|
| Prasarana |
|
|
| Bakal pelanting dan angkutan |
|
| Sistem khusus |
|
|
| Lain-lain |
Inspeksi jalur rel
Sejumlah kereta digunakan untuk menginspeksi jalur rel guna mengidentifikasi kecacatan dan wilayah yang memerlukan pemeliharaan rutin.
- Kereta inspeksi - Menginspeksi jalur rel untuk menemukan kesalahan dan kecacatan.[2]
- Kereta inspeksi jembatan - Kereta yang memiliki peralatan khusus, seperti anjungan kerja untuk memungkinkan mengakses jembatan.
- Kereta dinamometer - Kereta untuk mengukur performa lokomotif, seperti daya tarik, kecepatan, dsb.[2]
- Kereta ukur jalan rel - Kereta untuk mengumpulkan informasi terkait properti jalur rel, seperti kemiringan tikungan, gradien, dsb.[2]
- Kereta uji timbangan - Kereta yang dibuat dengan berat tertentu, digunakan untuk menguji akurasi timbangan kereta.[2]
- Kendaraan jalan raya–rel - Kendaraan jalan raya yang juga dapat dioperasikan di jalur rel.[7]
Pemeliharaan dan perbaikan jalur rel
Kereta pemeliharaan dan perbaikan jalur rel biasanya terdiri dari sejumlah peralatan terpisah yang dapat menangani komponen jalur rel tertentu.[3]
- Pengatur balas - Mendistribusikan balas pada bentuk dan posisi yang diinginkan.[3]
- Mesin pecok - Memecok dan memadatkan balas untuk meningkatkan keamanan jalur rel.[3]
- Pembersih balas - Mengumpulkan dan membersihkan balas untuk memperpanjang umurnya dan memperbaiki drainase dengan membersihkan kotoran.[3]
- Derek - Derek yang dipasang di atas kereta.[8]
- Gerbong balas - Gerbong khusus yang dirancang untuk menebar balas di rel dan di samping rel.[3]
- Pembubut rel - Menggunakan roda bubut untuk mengembalikan rel ke bentuk ideal, memperpanjang umur rel.[4]
- Penebar - Bajak berbasis rel yang digunakan untuk memindahkan balas dan membuat saluran air di samping jalur rel.[3]
- Gondola balas - Kereta yang dirancang dapat membuang muatannya, biasanya balas, ke samping.[3]
- Pencabut paku - Mencabut paku rel.[4]
- Pemasang paku - Memasukkan paku baru ke bantalan rel.[4]
- Pengganti bantalan - Mengganti bantalan rel pada jalur rel yang telah ada.[4]
- Gerbong rel panjang - Gerbong datar yang dimodifikasi untuk mengangkut rel yang telah dilas, biasanya digandengkan dengan gerbong datar yang mengangkut mesin las.[4]
- Kereta perbaikan jalur rel - Kereta yang dapat mengganti sejumlah komponen rel sekaligus (bantalan, rel, paku, dsb).[3][4][5]
Pembersihan salju
Kereta api sangat rentan terhadap isu yang terkait dengan rel licin dan salju tebal.
- Bajak baji - Bajak berbentuk huruf V, didorong oleh satu atau lebih lokomotif.[9]
- Flanger - Kereta yang membersihkan salju dan es di tengah rel.[9]
- Penebar - Menyingkirkan salju ke arah yang diinginkan.[3][9]
- Penyapu salju - Mesin yang menggunakan bilah untuk menyingkirkan salju dari rel.[9]
- Bajak salju putar - Penyapu salju yang menggunakan bilah putar besar untuk memotong dan menyingkirkan salju dari rel.[9]
- Pencair salju - Kereta yang menggunakan bahan kimia atau pemanas untuk melelehkan salju dan es di rel.[9]
- Kereta adhesi rel - Kereta yang digunakan untuk menangani rel licin.
Pengendalian tanaman
Pertumbuhan tamanan yang tidak terkendali di sepanjang jalur rel dapat menimbulkan masalah drainase, menghalangi jalan akses pegawai, dan mengganggu properti lain di sekitar jalur rel.
- Kereta penyemprot tanaman - Kereta untuk menyemprot herbisida guna mengendalikan pertumbuhan tanaman di jalur rel dan saluran air.
- Pemotong tanaman - Digunakan untuk memotong tanaman di jalur rel dan saluran air, dengan menggunakan pisau atau gergaji.
Kereta lain

Selain peralatan khusus di atas, sebagian besar operator perkeretaapian biasanya memiliki gerbong dan lokomotif khusus untuk pemeliharaan jalur rel. Biasanya gerbong dan lokomotif tersebut telah mencapai batas umur teknisnya, sehingga tidak dapat digunakan di jalur rel milik operator perkeretaapian lain, atau telah digantikan dengan peralatan yang lebih baru atau lebih besar.[10][2][3]
Operator perkeretaapian biasanya juga memiliki derek dalam berbagai ukuran, untuk membantu pemeliharaan jalur rel, serta untuk menangani anjlokan dan bencana alam. Derek tersebut kini sebagian besar telah digantikan oleh derek bergerak.[11]
Selain dalam bentuk kereta, teknologi kendaraan jalan raya–rel telah memungkinkan alat berat konvensional untuk dioperasikan di atas rel.[7]
Kereta bawah tanah dan kereta metro
Selain peralatan di atas, kereta bawah tanah biasanya memiliki peralatan khusus yang ditujukan untuk menangani masalah yang hanya dapat dijumpai di sistem kereta bawah tanah, seperti pembuangan sampah dari stasiun bawah tanah.
- Kereta pengumpul sampah - Kereta yang berhenti di stasiun untuk mengumpulkan sampah.[10]
- Kereta pengumpul uang - Kereta yang berhenti di stasiun untuk mengumpulkan uang dari penjualan tiket.[10]
- Kereta vakum - Kereta yang menyedot sampah dari jalur rel.[10]
- Kereta pembersih banjir (kereta pompa, kereta selang) - Kereta untuk membuang air pasca banjir.[10]
Galeri
-
Sebuah kereta kerja milik Washington Metro di Virginia menyediakan dukungan untuk kegiatan pemeliharaan jalur rel -
Mesin pecok digunakan untuk memelihara jalur rel di Florida
-
Sejumlah kereta kerja milik New York Subway di Depo 38th Street -
Kereta kerja di proyek pembangunan jalur rel di Sydney, Australia
Referensi
- ^ Ellis, Ian (2010). British Railway Engineering Encyclopedia (Edisi Second). Lulu Enterprises Incorporated. hlm. 108, 140–141. ISBN 978-1-4461-8190-4.
- ^ a b c d e f Solomon, Brian (2001). "2 - Detecting Track Defects". Railway Maintenance: The Men and Machines that Keep the Railroads Running. St. Paul, MN: MBI Publishing. hlm. 21–37. ISBN 0760309752.
- ^ a b c d e f g h i j k Solomon, Brian (2001). "3 - Ballast and Roadbed Maintenance". Railway Maintenance: The Men and Machines that Keep the Railroads Running. St. Paul, MN: MBI Publishing. hlm. 38–53. ISBN 0760309752.
- ^ a b c d e f g Solomon, Brian (2001). "4 - Surfacing Equipment". Railway Maintenance: The Men and Machines that Keep the Railroads Running. St. Paul, MN: MBI Publishing. hlm. 54–85. ISBN 0760309752.
- ^ a b Solomon, Brian (2001). "5- Rail Grinding". Railway Maintenance: The Men and Machines that Keep the Railroads Running. St. Paul, MN: MBI Publishing. hlm. 86–99. ISBN 0760309752.
- ^ Middleton, William D. (April 1972). "The Assistant Division Engineer". Trains. No. 4. A.C. Kalmbach. hlm. 20–27.
- ^ a b Solomon, Brian (2001). "6 - Speeders and Hyrails". Railway Maintenance: The Men and Machines that Keep the Railroads Running. St. Paul, MN: MBI Publishing. hlm. 110–112. ISBN 0760309752.
- ^ Tatlow, Peter (2013). Railway Breakdown Cranes - Volume 2 (Edisi First). Noodle Books. ISBN 978-1-906419-97-4.
- ^ a b c d e f Solomon, Brian (2001). "7 - Snowplows". Railway Maintenance: The Men and Machines that Keep the Railroads Running. St. Paul, MN: MBI Publishing. hlm. 113–124. ISBN 0760309752.
- ^ a b c d e Ascher, Kate (2005). "Moving People". The Works: Anatomy of a City. New York, New York: Penguin Books Ltd. hlm. 43. ISBN 1-59420-071-8.
- ^ Tatlow, Peter (2013). Railway Breakdown Cranes - Volume 2 (Edisi First). Noodle Books. hlm. 505. ISBN 978-1-906419-97-4.
Pranala luar
Media terkait Category:Maintenance of way equipment di Wikimedia Commons
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


