Jatirejo, Mojokerto

Jatirejo
Bukit Watu Jengger
Bukit Watu Jengger
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenMojokerto
Pemerintahan
 • CamatHarfendy Setiyapraja, S.STP, M.Si
Populasi
 (2023)
 • Total45.380 jiwa
Kode pos
61373
Kode Kemendagri35.16.01 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3516010 Suntingan nilai di Wikidata
Luas107,62 km²
Desa/kelurahan19
Peta
PetaKoordinat: 7°34′49.14793″S 112°25′2.19760″E / 7.5803188694°S 112.4172771111°E / -7.5803188694; 112.4172771111

Jatirejo adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Mojokerto yang berada di selatan. Wilayah Jatirejo memanjang dari utara ke selatan hingga kawasan lereng Pegunungan Anjasmoro. Bukit Watu Jengger (1100 mdpl) yang berada di pegunungan tersebut merupakan salah satu tempat wisata terkenal di Jatirejo. Bukit tersebut dapat didaki dari kampung paling selatan dari Jatirejo yaitu Dusun Nawangan, Desa Tawangrejo.[1]

Selain wisata alam, juga terdapat situs sejarah yaitu Situs Kumitir peninggalan Majapahit. Situs tersebut berada di Desa Kumitir dan berdekatan dengan Situs Trowulan di Kecamatan Trowulan. Situs ini baru diekskavasi tahun 2019-2020 dan keseluruhannya memiliki luas 6 hektar, sehingga menjadi salah satu penemuan arkeologi terbesar pasca kolonial Belanda. Situs Kumitir diduga merupakan lokasi istana singgah Kudamerta atau Bhre Wengker. Bhre Wengker adalah penguasa Kerajaan Wengker yang menjadi menantu Raden Wijaya sang pendiri Majapahit.[2][3]

Geografi

Peta administrasi Jatirejo

Jatirejo adalah kecamatan yang berada di kaki dan lereng Gunung Anjasmoro dengan wilayah yang memanjang dari utara hingga ke selatan. Sebagian besar pemukiman berada di sebelah utara yang berupa dataran rendah dengan lahan sawah yang ditanami padi dan tebu. Wilayah selatan terdapat desa-desa terpencil di tengah perbukitan dan area hutan yang banyak ditanami jati dan tanaman perkebunan lain. Desa-desa di selatan Jatirejo antara lain Desa Tawangrejo, Rejosari, dan Jembul dengan perkampungan paling selatan adalah Dusun Nawangan di Tawangrejo yang menjadi pos pendakian menuju Bukit Watu Jengger. Batas wilayah Jatirejo adalah sebagai berikut:[4]

Utara Kecamatan Trowulan dan Kecamatan Puri
Timur Kecamatan Gondang dan Kecamatan Dlanggu
Selatan Pegunungan Anjasmoro dan Kabupaten Jombang (Kecamatan Wonosalam)
Barat Kecamatan Trowulan dan Kabupaten Jombang (Kecamatan Wonosalam)

Daftar desa dan dusun

Kecamatan Jatirejo terdiri dari 19 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh, yakni sebagai berikut:[4][5]

No. Nama Desa Nama Dusun dan Dukuh Ref
1 Baureno Jatiombo, Klanjan, Kletek [4][5]
2 Bleberan Bangon, Bleber, Cakarayam, Kanigoro, Legundi, Losari, Sempu, Tegalsari [6]
3 Dinoyo Dinoyo, Candi, Jasem [4][5]
4 Dukuhngarjo Buluh, Grogol, Ngarjo [4][5]
5 Gading Gading, Sumber Kenongo [4][5]
6 Gebangsari Gebangsari, Banong, Bulaksempu, Glatik, Kowang, Sekranjang [4][5]
7 Jatirejo Jatirejo, Mrisen, Randegan, Sumberjo (Sengkring), Tumapel [4][5]
8 Jembul Jembul [4][5]
9 Karangjeruk Grinting, Karangri, Sumberjati, Tambang, Tepusari [4][5]
10 Kumitir Kumitir, Bendo, Sedati [4][5]
11 Lebakjabung Jabung, Lebak Geneng, Lebak Ledok [4][5]
12 Manting Manting [4][5]
13 Mojogeneng Mojogeneng, Pehngaron [4][5]
14 Padangasri Padangasri, Kedungpalung, Ngrambut, Padangan (Bedagas) [4][5]
15 Rejosari Rejosari, Kesiman [4][5]
16 Sumberagung Bagen, Jetis, Pangi, Segunung, Semambungan [4][5]
17 Sumberjati Petung, Sumber, Tangsen, Wonojati [4][5]
18 Sumengko Sumengko, Kedungrupit [4][5]
19 Tawangrejo Kulubanyu, Penawangan / Nawangan [4][5]

Tempat terkenal

Proses ekskavasi Situs Kumitir
  • Pasar Dinoyo
  • Toko dan pabrik roti Bunga Mawar Puti (PT. Bunga Jaya Jati Bintang)
  • Dam Payung di Desa Lebak Jabung
  • Air Terjun 7 Bidadari di Desa Rejosari
  • Bukit Watu Jengger
  • Pondok Pesantren Bidayatul Hidayah di Mojogeneng
  • Pondok Pesantren Teknologi Majapahit di Bleberan
  • PT Adhi Persada Beton
  • RSU Adhyaksa Mojokerto yang dikelola oleh Kejaksaan Agung
  • Puskesmas Jatirejo

Situs sejarah

  • Situs Kumitir[2]
  • Petilasan Gajah Mada di Desa Lebak Jabung
  • Makam Ki Ageng Jabung atau Sayyid Abdurrahman di Desa Lebakjabung - tokoh penyebar Agama Islam pada masa Majapahit[7]
  • Makam Jago Panjilaras - ayam peliharaan Raja Jayanagara dari Majapahit[8]

Referensi

  1. ^ Fadila An Naila (2024-03-10). "Watu Jengger, Bukit Eksotis di Mojokerto yang Menyuguhkan Pemandangan Gunung Anjasmoro". RADAR MADURA.
  2. ^ a b Ambrosius Harto (2020-08-13). "Situs Kumitir Singkap Jejak Istana Singgah Bangsawan Majapahit". KOMPAS.
  3. ^ Budi Harjo Sayoga (2020-12-23). "Situs Kumitir dan Upaya Mencari Istana Majapahit". kebudayaan.kemdikbud.go.id. Direktorat Jenderal Kebudayaan - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
  4. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t Kecamatan Jatirejo Dalam Angka 2023. BPS Kabupaten Mojokerto. 2023-09-26.
  5. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s "DATA NAMA DUSUN SE-KABUPATEN MOJOKERTO". Diakses tanggal 2025-01-22.
  6. ^ Diah Sarasanty (2019). "OPTIMALISASI KUALITAS LINGKUNGAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT DESA BLEBERAN KECAMATAN JATIREJO MOJOKERTO MENUJU DESA OPEN DEFECATION FREE BERBASIS SOSIALISASI". SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNP2M) UNIM. Mojokerto: Universitas Islam Majapahit.
  7. ^ Moch. Chariris (2024-01-15). "Ki Ageng Jabung, Dikenal Tokoh Spiritual dan Ahli Nujum Kerajaan Majapahit". RADAR MAJAPAHIT.
  8. ^ Moch. Chariris (2023-12-29). "Situs Makam Ayam Jago Panjilaras, Hewan Piaraan Kesayangan Prabu Jayanegara". RADAR MAJAPAHIT.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement