Jalur kereta api Lubuk Linggau–Prabumulih

Jalur kereta api Lubuk Linggau–Prabumulih
Suasana keramaian penumpang di Stasiun Prabumulih, 23 Oktober 1947.
Ikhtisar
JenisJalur lintas utama
SistemJalur kereta api rel berat
StatusBeroperasi
LokalSumatera Selatan dan Bengkulu
TerminusLubuk Linggau
Prabumulih
Stasiun35
Operasi
Dibuka1915-1933
PemilikDirektorat Jenderal Perkeretaapian
PT Kereta Api Indonesia (Persero) (pemilik tanah dan bangunan)
OperatorKereta Api Indonesia Divisi Regional III Palembang
KAI Logistik
Karakteristik lintasLintas datar dengan kombinasi hutan dan pedesaan
DepoSubdepo Lokomotif Lubuk Linggau
Subdepo Lokomotif Lahat
Data teknis
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasi60 s.d. 75 km/jam
Titik tertinggi+130 m (Lubuk Linggau)
Peta rute
Lintas Utama

Lubuk Linggau
Tabapingin
Sumatera Selatan
Bengkulu
Lubuk Blimbing
Kotapadang
Bengkulu
Sumatera Selatan
Muara Saling
Tabakebun
Tanjungning
Tebing Tinggi
Terowongan Tebing Tinggi
Sungai Empayang
Saung Naga
Sungai Laru
Sukaraja
Muara Empayang
Bunga Mas
Bemban
Sukarame
Aerkero
Terowongan Gunung Gajah
Lahat
Sukacinta
Merapi
Gunung Kembang
Banjarsari
Muara Enim
ME-TAM
ke Tanjung Enim
Muaragula
Ujanmas
Penanggiran
Gunung Megang
Perjito
Tanjung Terang
Blimbing Pendopo
Talang Padang
Niru
Penimur
Prabumulih X6
PBM-KTP
Prabumulih, ke Kertapati
Prabumulih X5
PBM-PJN
ke Martapura, Bandar Lampung
Lintas Cabang Tanjung Enim

Tanjung Enim
Lingga
Tanjung Enim Baru
Tanjungraja
Karangraja
LLG-PBM
ke Lahat, Lubuk Linggau
Muara Enim
LLG-PBM
ke Prabumulih

Jalur kereta api Lubuk Linggau–Prabumulih adalah jalur kereta api yang menghubungkan Stasiun Prabumulih dan Lubuk Linggau; termasuk dalam Divisi Regional III Palembang. Operasional jalur kereta api ini didominasi oleh Kereta barang (batu bara, pulp, dan bahan bakar minyak). Selain itu juga terdapat dua kereta penumpang, yaitu Kereta api Sindang Marga (kelas eksekutif dan bisnis) dan Kereta api Serelo (kelas ekonomi). Di jalur kereta api ini juga yang memiliki cabang menuju Tanjung Enim, awal perjalanan dari kereta api angkutan batu bara menuju Tarahan.

Sejarah

Zuid-Sumatra Staatsspoorwegen (ZSS), divisi dari Staatsspoorwegen, kembali melangsungkan pembangunan jalur kereta apinya. Kali ini, trase jalur kereta api percabangan dari Prabumulih direncanakan akan diperpanjang menuju Tanjung Enim untuk pengangkutan batu bara. Segmen pertamanya adalah segmen Prabumulih menuju Gunung Megang yang diresmikan pada tanggal 1 Desember 1916. Kemudian diresmikan perpanjangannya ke arah Muara Enim pada tanggal 2 April 1917, dan terakhir sampai di Tanjung Enim pada tanggal 1 September 1919.[1]

Selanjutnya, pada awal dekade 1930-an jalur ini diperpanjang hingga Stasiun Lubuk Linggau dan diresmikan pada pertengahan tahun 1933.[2]

Dengan menggunakan lebar sepur 1.067 mm, ZSS berhasil membangun jalur kereta api di rute Palembang–Bandar Lampung sejauh 529 kilometer. Kesuksesan yang diraih SS menginspirasi perusahaan ini pernah menyusun masterplan agar seluruh Sumatra terhubung dengan rel kereta api, tetapi Depresi Besar (zaman malaise) yang terjadi di akhir dekade 1920-an menyebabkan rencana ini gagal.[3]

Seiring meningkatnya kebutuhan batu bara untuk sejumlah PLTU di Jawa, maka pada tanggal 1 Oktober 1986, kereta api batu bara rangkaian panjang diresmikan di atas jalur ini, serta merupakan kereta api dengan rangkaian terpanjang di Indonesia.[4]

Jalur terhubung

Lintas aktif

Lintas nonaktif

  • Segmen Tanjung Enim Baru–Tanjung Enim

Layanan kereta api

Penumpang

Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan
Sindang Marga Eksekutif-Bisnis KertapatiLubuk Linggau
Bukit Serelo Ekonomi

Barang

Nama kereta api Relasi perjalanan
Angkutan batu bara rangkaian panjang KertapatiTanjung Enim Baru
Tarahan–Tanjung Enim Baru
Angkutan batu bara Kertapati Kertapati–Sukacinta
Angkutan kertas dan bubur kertas Tarahan–Niru
Angkutan BBM Pertamina Kertapati–Lubuk Linggau
Kertapati–Lahat

Daftar stasiun

Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Foto
Lintas Kertapati–Prabumulih–Lubuk Linggau
Segmen Lubuk LinggauLahat
Diresmikan pada tanggal 1 Juni 1933[5]
oleh Zuid-Sumatra Staatsspoorwegen
Termasuk dalam Divisi Regional III Palembang
6001 Lubuk Linggau LLG Pasar Permiri, Lubuk Linggau Barat II, Lubuk Linggau km 549+448 lintas PanjangTanjungkarangPrabumulihLubuk Linggau +130 m Beroperasi
6002 Tabapingin TBP Muara Enim, Lubuk Linggau Barat I, Lubuk Linggau km 541+284 Tidak beroperasi
- Aerkati AKT Air Kati, Lubuk Linggau Selatan I, Lubuk Linggau km 540+619 Tidak beroperasi
6003 Lubuk Blimbing LBB Lubuk Belimbing II, Sindang Beliti Ilir, Rejang Lebong km 533+590 Tidak beroperasi
6004 Kota Padang KOP Dusun Baru, Kota Padang, Rejang Lebong km 528+948 +107 m Beroperasi
Segmen Muara Saling–Tebing Tinggi–Lahat
Diresmikan pada tanggal 1 November 1932
6005 Muara Saling MSL Muara Saling, Tebing Tinggi, Empat Lawang km 519+903 +91 m Beroperasi
6006 Tabakebun TKN Kebon, Saling, Empat Lawang km 512+600 Tidak beroperasi
6007 Tanjungning TNN Tanjung Ning Simpang, Saling, Empat Lawang km 509+542 Tidak beroperasi
6100 Tebing Tinggi TI Pasar Tebing Tinggi, Tebing Tinggi, Empat Lawang km 500+740 +105 m Beroperasi
BH 1279
Terowongan Tebing Tinggi
panjang: 430 m
Dibangun pada tahun 1929-1930
6101 Sungai Empayang SUP Tanjung Kupang, Tebing Tinggi, Empat Lawang km 493+935 Tidak beroperasi
6102 Saung Naga SNA Penantian, Kikim Barat, Lahat km 484+974 +83 m Beroperasi
6103 Sungai Laru SEL Sungai Laru, Kikim Tengah, Lahat km 480+253 Tidak beroperasi
6104 Sukaraja SUA Maspura, Kikim Tengah, Lahat km 474+369 +102 m Beroperasi
6105 Muara Empayang MPY Muara Empayang, Kikim Timur, Lahat km 464+493 Tidak beroperasi
6106 Bunga Mas BGM Tanda Raja, Kikim Timur, Lahat km 459+986 +82 m Beroperasi
6107 Bemban BEM Lubuk Atung, Pseksu, Lahat km 451+970 Tidak beroperasi
6108 Sukarame SRM Batay, Gumay Talang, Lahat km 445+327 Tidak beroperasi
6109 Aerkero AEK Batay, Gumay Talang, Lahat km 441+028 Tidak beroperasi
BH 1039
Terowongan Gunung Gajah
panjang: 300 m
letak: km 435+787
Dibangun pada tahun 1924-1925
Segmen Lahat–Muara Enim
Diresmikan pada tanggal 21 April 1924
6200 Lahat LT Jalan Stasiun, Pasar Baru, Lahat, Lahat km 434+159 +112 m Beroperasi
- Manggul MNL Jalan Baru Manggul, Manggul, Lahat, Lahat km 430+501 Tidak beroperasi
6202 Padang Bunga Tanjung PBT Muara Temiang, Merapi Barat, Lahat km 426+508 Tidak beroperasi
6202 Suka Cinta SCT Suka Marga, Merapi Barat, Lahat km 423+632 +78 m Beroperasi
6203 Merapi MRP Merapi, Merapi Barat, Lahat km 415+372 +78 m Beroperasi terbatas
6204 Gunung Kembang GKB Jalan Lintas Sumatera, Gunung Kembang, Merapi Timur, Lahat km 411+690 Tidak beroperasi
6205 Banjarsari BJI Arahan, Merapi Timur, Lahat km 406+831 +47 m Beroperasi
- Muara Lawai MLI Tanjung Jambu, Merapi Timur, Lahat km ???+??? +42 m Beroperasi
- Pandan PDN Lebuay Bandung, Merapi Timur, Lahat km 401+835 Tidak beroperasi
Segmen Gunung MegangMuara Enim
Diresmikan pada tanggal 2 April 1917
6210 Muara Enim ME Jalan Raya Lintas Sumatra Muara Enim, Muara Enim, Muara Enim km 396+093 +37 m Beroperasi
- Kepur KPU Tanjung Serian, Muara Enim, Muara Enim km 391+300 Tidak beroperasi
6301 Muara Gula MRL Muara Gula Baru, Ujan Mas, Muara Enim km 387+895 +33 m Beroperasi
6302 Ujan Mas UJM Ujan Mas Baru, Ujan Mas, Muara Enim km 381+524 +36 m Beroperasi
6303 Penanggiran PNG Panang Jaya, Gunung Megang, Muara Enim km 374+445 +31 m Beroperasi
Segmen PrabumulihGunung Megang
Diresmikan pada tanggal 1 Desember 1916
6304 Gunung Megang GNM Gunung Megang Dalam, Gunung Megang, Muara Enim km 367+039 +25 m Beroperasi
6305 Perjito PEJ Perjito, Gunung Megang, Muara Enim Tidak beroperasi
6306 Tanjung Terang TTR Tanjung Terang, Gunung Megang, Muara Enim km 360+500 +23 m Tidak beroperasi
6307 Blimbing Pendopo BIB Cinta Kasih, Belimbing, Muara Enim km 354+344 +20 m Beroperasi
- Talang Padang TLP Dalam, Belimbing, Muara Enim km ? +28 m Tidak beroperasi
6308 Niru NRU Tebat Agung, Rambang Niru, Muara Enim km 344+254 +19 m Beroperasi
6309 Penimur PNM Patih Galung, Prabumulih Barat, Prabumulih km 333+422 +46 m Beroperasi
Wesel pemisah X6 Prabumulih Baru (km 321+530)
6311 Prabumulih PBM Jalan Veteran 1, Pasar Prabumulih, Prabumulih Utara, Prabumulih km 322+295 lintas PanjangTanjungkarangPrabumulihKertapati +43 m Beroperasi

Percabangan menuju Tanjung Enim

Percabangan ini hanya dilayani oleh KA batu bara rangkaian panjang (babaranjang) dan KA batu bara Kertapati (barapati) yang dioperasikan bersama oleh PT KAI dan PT Bukit Asam Tbk. Pengoperasian kereta api ini sebenarnya sudah ada sejak pertama kalinya jalur ini diresmikan, dan dilanjutkan oleh Bukit Asam hingga saat ini. Mengingat peningkatan volume angkut batu bara di jalur Tanjung Enim–Tarahan untuk mendukung operasi PLTU Suralaya, Banten, pada tanggal 1 Oktober 1986, PJKA dan PT BA mengoperasikan kereta api batu bara rangkaian panjang (babaranjang), bersama dengan peresmian 15 unit CC202 generasi pertama.[4] Pada akibatnya, Stasiun Tanjung Enim yang lama dinonaktifkan karena lahannya sudah tidak cukup untuk menampung KA batu bara.


Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Foto
Segmen Muara Enim–Tanjung Enim
Diresmikan pada tanggal 1 September 1919
6210 Muara Enim ME Jalan Raya Lintas Sumatra Muara Enim, Muara Enim km 396+093
km 0+000 lintas Muara Enim–Tanjung Enim
+37 m Beroperasi
6211 Karangraja KRJ Karang Raja, Muara Enim, Muara Enim km 5+270 Tidak beroperasi
6212 Tanjung Raja TRA Tanjung Raja, Muara Enim, Muara Enim km 7+247 Tidak beroperasi
- Tanjung Enim Baru TMB Tanjung Raja, Muara Enim, Muara Enim km 7+250 +35 m Beroperasi
6213 Lingga LGA Jalan Trans Sumatera Lampung–Muara Enim, Lingga, Lawang Kidul, Muara Enim km 11+697 Tidak beroperasi
6220 Tanjung Enim TAM Jalan Stasiun, Pasar Tanjung Enim, Lawang Kidul, Muara Enim km 12+850 Tidak beroperasi

Keterangan:

  • Stasiun yang dicetak tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang dicetak miring merupakan stasiun nonaktif.

Referensi:

  • Letak stasiun: [6]
  • Pengidentifikasi stasiun: [7]
  • Tanggal pembukaan jalur: [8]: 106–124 


Referensi

  1. ^ Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama verslag
  2. ^ Kop, Jan (2004). Bouwen in de Archipel: burgerlijke openbare werken in Nederlands-Indië 1800-2000. Walburg Pers.
  3. ^ "Sejarah Jalur KA Lampung-Palembang". Kompas.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-02-26.
  4. ^ a b "Rangkaian KA terpanjang di ASEAN Mulai Operasi". Pikiran Rakyat. Oktober 1986.
  5. ^ Buku-peringatan lima puluh tahun kota-pradja Palembang. Palembang: Rhma Publishing House. 1960.
  6. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Sumatera Bagian Selatan Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  7. ^ Arsip milik alm. Totok Purwo mengenai Nama, Kode, dan Singkatan Stasiun Kereta Api Indonesia
  8. ^ Reitsma, S.A. (1928). Korte Geschiedenis der Nederlandsch-Indische Spoor- en Tramwegen. Weltevreden: G. Kolff & Co.

Pranala luar

Peta rute: Attached KML Galat: Berkas KML tidak ditemukan

KML is not from Wikidata

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement