Rambang Niru, Muara Enim
Rambang Niru | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Sumatera Selatan | ||||
| Kabupaten | Muara Enim | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Fredy Febriansyah | ||||
| Populasi | |||||
| • Total | - jiwa | ||||
| Kode Kemendagri | 16.03.03 | ||||
| Kode BPS | 1603070 | ||||
| Luas | 634,98 | ||||
| Desa/kelurahan | 16 | ||||
| |||||
Rambang Niru adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Indonesia. Sebelumnya, kecamatan ini bernama kecamatan Rambang Dangku. Kecamatan Rambang Dangku kemudian mengalami pemekaran, di mana sebagian wilayahnya menjadi wilayah Kecamatan Empat Petulai Dangku.
Batas Wilayah
Berdasarkan letak geografisnya Kecamatan Rambang Niru memiliki posisi strategis dengan batas-batas wilayah sebagai berikut:
- Sebelah Utara: Berbatasan dengan Kecamatan Empat Petulai Dangku dan Kecamatan Belimbing.
- Sebelah Timur: Berbatasan dengan Kecamatan Lubai dan Kecamatan Lubai Ulu.
- Sebelah Selatan: Berbatasan dengan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
- Sebelah Barat: Berbatasan dengan Kecamatan Gunung Megang dan Kecamatan Lawang Kidul[2]
Desa
Kecamatan ini terdiri dari berbagai desa, di antaranya adalah
- Desa Gerinam
- Air Limau
- Tebat Agung
- Lubuk Raman
- Tanjung Menang
- Air Cekdam
- Air Talas
- Semenang
- Jemenang
- Aur Duri
- Gemawang
- Manunggal Makmur
- Air Enau UPT, dan
- Suban Jeriji. [2]
Kode Pos
Secara administratif, seluruh desa di Kecamatan Rambang Niru berada di bawah satu kode pos utama yaitu 31172. [3]
Referensi
- ^ Kabupaten Muara Enim Dalam Angka 2023. Kabupaten Muara Enim: BPS Kabupaten Muara Enim. 2023. hlm. 9. ISSN 0215-3955. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ a b Enim, Badan Pusat Statistik Kabupaten Muara. "Badan Pusat Statistik Kabupaten Muara Enim". Badan Pusat Statistik Kabupaten Muara Enim. Diakses tanggal 2026-01-03.
- ^ "Kecamatan Rambang Niru (Rambang Dangku) 31172, Kab. Muara Enim - Daftar Desa/Kelurahan + Kode POS, hal 1". www.nomor.net. Diakses tanggal 2026-01-03.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



