Isu lingkungan di Teheran

Teheran, ibu kota Iran, menderita polusi udara yang parah, dan terletak di dekat tiga garis patahan utama, sekaligus merupakan wilayah terpadat di negara tersebut. Para pejabat telah menciptakan insentif keuangan untuk mendorong sekitar 5 juta warga meninggalkan kota. Pada 16 Desember 2019, Teheran mencatat indeks polusi udara tertinggi yaitu 181.[butuh rujukan]
Polusi udara

Teheran dinilai sebagai salah satu kota paling tercemar di dunia. Sebagian kota sering tertutup kabut asap, sehingga menyulitkan pernapasan dan menyebabkan penyakit paru-paru yang meluas. Diperkirakan sekitar 27 orang meninggal setiap hari akibat penyakit yang berhubungan dengan polusi.[1] Menurut pejabat setempat, 3.600 orang meninggal dalam satu bulan karena kualitas udara yang berbahaya.[2] 80% polusi kota disebabkan oleh mobil.[3] Sisanya 20% disebabkan oleh polusi industri. Perkiraan lain menunjukkan bahwa sepeda motor turut menyumbang 30% polusi udara dan 50% polusi suara di Teheran.[4]
Pada 2007, Iran memberlakukan penjatahan bahan bakar tetapi rencana tersebut kurang berhasil dalam mengurangi tingkat polusi. Pada 2011, dengan perbaikan sistem transportasi umum dan kenaikan harga bahan bakar karena rencana reformasi subsidi baru, pemerintah berharap dapat memperbaiki masalah polusi dan lalu lintas.[5]
Polusi udara disebabkan oleh beberapa alasan yang berbeda:
- Dari segi ekonomi: sebagian besar industri Iran terletak di pinggiran Teheran. Kota ini juga dipenuhi dengan mobil-mobil tua dan usang yang tidak memenuhi peraturan emisi saat ini. Selain itu, bandara tersibuk di Iran, Bandara Internasional Mehrabad, terletak di sebelah barat kota.
- Sebagian besar orang kemudian terpaksa menggunakan mobil pribadi atau menyewa taksi. Hal ini telah menciptakan kemacetan lalu lintas yang parah;
- Kualitas bensin: Karena sanksi internasional, pemerintah Iran mengizinkan kilang minyaknya (yang dirancang untuk memproduksi produk petrokimia) untuk memproduksi bensin berkualitas rendah.[6]
- Geografis: Teheran dibatasi di utara oleh pegunungan Alborz yang menghalangi aliran angin Kaspia yang lembap. Akibatnya, inversi termal yang memerangkap udara Teheran yang tercemar sering diamati. Kurangnya kelembapan dan awan membuat Teheran menjadi kota yang sangat cerah. Radiasi UV kemudian dikombinasikan dengan polutan yang ada secara signifikan meningkatkan kadar ozon. Bahkan salah satu landmark perkotaan di pusat Teheran adalah alat pengukur kualitas udara raksasa.[7]
Namun, pemerintah sedang berupaya mengurangi polusi udara. Misalnya, pemerintah telah mendorong taksi dan bus untuk beralih dari mesin bensin ke mesin yang menggunakan gas alam terkompresi. Selain itu, sejak 1979, pemerintah telah menetapkan "Zona Lalu Lintas" yang meliputi pusat kota selama jam sibuk berupa aturan memasuki dan berkendara di dalam zona ini hanya diperbolehkan dengan izin khusus.
Pemerintah juga berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya polusi. Salah satu metode yang saat ini diterapkan adalah pemasangan Papan Indikator Polusi di seluruh kota untuk memantau tingkat partikulat (PM10), nitrogen dioksida (NO2), ozon (O3), sulfur dioksida (SO2), dan karbon monoksida (CO). Papan tersebut juga menampilkan Indeks Standar Polutann, yang merupakan indikasi umum kualitas udara berdasarkan pengukuran kelima polutan tersebut. Papan Indikator Polusi mengklasifikasikan tingkat setiap polutan sebagai aman, berbahaya, atau sangat berbahaya.
Pada Januari 2017, Al Arabiya melaporkan bahwa polusi di Teheran telah mencapai tingkat berbahaya pada Indeks Kualitas Udara.[8] Pada 5 Februari 2018, Pusat Pemantauan Polusi Udara mengumumkan indeks polusi udara ibu kota sebesar 161 yang berada di zona merah.[9]
Gempa bumi
Teheran terletak di dua garis patahan utama, dan telah dilanda lebih dari 1000 gempa bumi besar dan kecil; meskipun, wilayah tersebut belum dilanda gempa bumi parah dalam 150 tahun terakhir.[10]
Kota ini telah berkembang pesat, dan banyak bangunan telah dibangun tanpa kesiapan menghadapi gempa bumi yang memadai. Padahal, ada kemungkinan 90% terjadinya gempa bumi dengan magnitudo 6,0 atau lebih besar dalam beberapa dekade mendatang.[11]
Pemindahan ibukota
Pada 2010, pemerintah mengumumkan bahwa "untuk alasan keamanan dan administrasi, rencana pemindahan ibu kota dari Teheran telah diselesaikan". [12] Parlemen Iran menyebut Shahroud, Esfahan, dan Semnan sebagai tiga kandidat utama untuk menggantikan Teheran sebagai ibu kota. Ada rencana untuk memindahkan 163 perusahaan negara ke provinsi dan beberapa universitas dari Teheran untuk menghindari kerusakan akibat gempa bumi yang mungkin terjadi.[12][13]
Lihat juga
Referensi
- ^ Har Ruz 27 Tehrāni be Dalile Āludegiye Hawā mimirand. September 18, 2006
- ^ Iran smog 'kills 3,600 in month'. BBC News. January 9, 2007
- ^ "Car exhaust fumes blamed for over 80% of air pollution in Tehran". Payvand.com. 2006-11-22. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-06-29. Diakses tanggal 2010-09-25.
- ^ "Motorcycles Account for 30% of Air Pollution in Tehran". Payvand.com. 2006-11-22. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-01-07. Diakses tanggal 2010-11-12.
- ^ Turquoise Partners: Iran Investment Monthly (February 2011) Diarsipkan 2012-03-20 di Wayback Machine.. Retrieved April 30, 2011
- ^ The Economist, "The smoggiest of all capitals", 1 January 2011, p. 40.
- ^ The Huffington Post, "Tehran Air Pollution Keeps Iran's Capital Shut Down Amid 'Unbreathable' Smog", 12 December 2010
- ^ "Pollution in Tehran hits dangerous levels". Al Arabiya English staff. 8 January 2017. Diakses tanggal 9 January 2017.
- ^ Tehran pollution reaches dangerous levels
- ^ Seismological studies of Tehran Diarsipkan 2016-03-04 di Wayback Machine., Atlas of Tehran Metropolis
- ^ Ahmadinejad plans exodus to avert Iran quake disaster, Reuters, Apr 22, 2010
- ^ a b "For Security and Administrative [sic] Reasons: Plan to Move Capital From Tehran Finalized". Payvand.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-06-03. Diakses tanggal 2010-09-25.
- ^ "Iran Moots Shifting Capital from Tehran". Payvand.com. 2006-11-22. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-07-10. Diakses tanggal 2010-09-25.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


