Indeks Kinerja Lingkungan

Indeks Kinerja Lingkungan (bahasa Inggris: Environmental Performance Index, disingkat: EPI) adalah sebuah kerangka kerja yang dikembangkan untuk mengukur dan memberi peringkat negara-negara berdasarkan kinerja lingkungan. EPI menggunakan data kuantitatif untuk menilai sejauh mana suatu negara mematuhi standar keberlanjutan internasional, dengan fokus pada kesehatan lingkungan dan kondisi ekosistem.[1] EPI mengurutkan 180 negara berdasarkan kemampuan suatu negara dalam menangani isu-isu lingkungan prioritas tinggi yang meliputi dua bidang utama, yaitu perlindungan kesehatan manusia dari dampak lingkungan dan pelestarian ekosistem. Indeks ini digunakan untuk menilai efektivitas kebijakan lingkungan yang diterapkan oleh negara-negara dalam menjaga kualitas hidup dan keberlanjutan lingkungan.[2][3]

EPI diluncurkan pada tahun 2002 oleh Forum Ekonomi Dunia bekerja sama dengan Yale Center for Environmental Law & Policy (Universitas Yale) dan Center for International Earth Science Information Network (Universitas Columbia).[4][5] Metrik ini digunakan untuk memantau kemajuan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa, target mitigasi iklim dalam Persetujuan Paris, serta tujuan perlindungan keanekaragaman hayati dalam Kerangka Keanekaragaman Hayati Global Kunming-Montreal.[6]

Metodologi

Indeks Kinerja Lingkungan 2024 menggunakan 58 indikator kinerja yang dikelompokkan ke dalam 30 kategori isu, dengan tujuan untuk menilai kesehatan lingkungan, vitalitas ekosistem, dan perubahan iklim.[7]

Indikator dan Bobot Indeks Kinerja Lingkungan 2024 (%)
Tujuan Kebijakan Bobot (%) Kategori Isu Bobot (%) Indikator Bobot (%)
Vitalitas Ekosistem 45% Keanekaragaman Hayati & Habitat 25 Perlindungan KBA Laut 12.0
Perlindungan Habitat Laut 12.0
Ketegasan Perlindungan Laut 2.0
Indeks Representatif Kawasan Lindung 12.0
Indeks Perlindungan Spesies 16.0
Perlindungan Bioma Darat 10.0
Perlindungan KBA Darat 10.0
Efektivitas Kawasan Lindung 2.0
Lahan Manusia yang Dilindungi 2.0
Indeks Daftar Merah (Red List) 12.0
Indeks Habitat Spesies 8.0
Ketahanan Ekosistem Bioklimatik 2.0
Hutan 5 Kehilangan Hutan Primer 30.0
Kehilangan Lanskap Hutan Utuh 30.0
Kehilangan tutupan pohon (diperhitungkan permanensinya) 25.0
Perubahan bersih tutupan pohon 10.0
Integritas Lanskap Hutan 5.0
Perikanan 2 Status Stok Ikan 15.0
Pembuangan Hasil Tangkapan Ikan 20.0
Penangkapan Dasar di ZEE 25.0
Penangkapan Dasar di Laut Global 35.0
Indeks Trofik Laut Regional 5.0
Polusi Udara 6 Paparan ozon di KBA 8.3
Paparan ozon di lahan pertanian 8.3
Laju pertumbuhan emisi NOx yang disesuaikan 41.7
Laju pertumbuhan emisi SO2 yang disesuaikan 41.7
Pertanian 3 Indeks Pengelolaan Nitrogen Berkelanjutan 40.0
Surplus Fosfor 3.3
Risiko Polusi Pestisida 16.7
Hasil Panen Relatif 40.0
Sumber Daya Air 5 Air limbah yang dihasilkan 10.0
Air limbah yang dikumpulkan 40.0
Air limbah yang diolah 40.0
Air limbah yang digunakan kembali 10.0
Kesehatan Lingkungan 25% Kualitas Udara 17 Paparan PM2.5 akibat aktivitas manusia 38.2
Bahan bakar padat rumah tangga 38.2
Paparan ozon 8.8
Paparan NOx 5.9
Paparan SO2 2.9
Paparan CO 2.9
Paparan VOC 2.9
Sanitasi & Air Minum 5 Sanitasi tidak aman 40.0
Air minum tidak aman 60.0
Logam Berat 2 Paparan timbal 100.0
Pengelolaan Limbah 1 Limbah per kapita 40.0
Limbah padat yang dikelola 20.0
Tingkat pemulihan limbah 40.0
Perubahan Iklim 30% Mitigasi Perubahan Iklim 30 Laju pertumbuhan emisi CO2 (disesuaikan) 25.0
Laju pertumbuhan CO2 (target spesifik negara) 1.7
Laju pertumbuhan emisi metana (disesuaikan) 10.0
Laju pertumbuhan emisi F-gas (disesuaikan) 6.7
Laju pertumbuhan emisi nitrous oxide (disesuaikan) 3.3
Laju pertumbuhan emisi karbon hitam (disesuaikan) 5.0
Fluks karbon bersih akibat perubahan tutupan lahan 3.3
Laju pertumbuhan GRK yang disesuaikan dengan intensitas emisi 20.0
Laju pertumbuhan GRK yang disesuaikan dengan emisi per kapita 20.0
Proyeksi emisi pada tahun 2050 3.3
Proyeksi emisi kumulatif sampai 2050 relatif terhadap anggaran karbon 1.7
Catatan: Bobot (%) adalah persentase bobot dari keseluruhan Indeks Kinerja Lingkungan. Bobot dibulatkan dan mungkin tidak berjumlah tepat 100%.[8][9]


Referensi

  1. ^ Rai, Manyata (2024-12-14). "What is the Environmental Performance Index (EPI)? Explained". Carbon Trail (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-09-25.
  2. ^ Sebastian (2015-10-11). "The Environmental Performance Index". Climate Transparency (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-09-25.
  3. ^ "Environmental Performance Index". Environmental Performance Index (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-25.
  4. ^ Earth Science Data Systems, NASA (2025-06-18), 2022 Environmental Performance Index (EPI) | NASA Earthdata (dalam bahasa Inggris), diakses tanggal 2025-09-25
  5. ^ Afgan, Naim (2007). Sustainable Development of Energy, Water and Environment Systems: Proceedings of the 3rd Dubrovnik Conference, Dubrovnik, Croatia, 5-10 June 2005. Volume III (dalam bahasa Inggris). World Scientific. ISBN 978-981-277-128-5.
  6. ^ Contin, Antonella (2021-08-24). Metropolitan Landscapes: Towards a Shared Construction of the Resilient City of the Future (dalam bahasa Inggris). Springer Nature. hlm. 176–177. ISBN 978-3-030-74424-3. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ^ Yale Center for Environmental Law & Policy. (2024). EPI 2024 weights [file CSV]. Yale University. https://epi.yale.edu/downloads/epi2024weights.csv
  8. ^ Block, S.; Emerson, J.W.; Esty, D.C.; de Sherbinin, A.; Wendling, Z.A.; et al. (2024-10-03). "2024 Environmental Performance Index. Technical Appendix" (PDF). epi.yale.edu. New Haven, CT: Yale Center for Environmental Law & Policy. Diakses tanggal 2024-10-24. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  9. ^ "2024 Weights" (CSV). epi.yale.edu. New Haven, CT: Yale Center for Environmental Law & Policy. Diakses tanggal 2024-10-24.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement