Hari Peringatan Nasional (Belanda)
| Peringatan yang Telah Gugur | |
|---|---|
Upacara peringatan di Lapangan Dam di Amsterdam pada tanggal 4 Mei 2014 | |
| Nama resmi | Dodenherdenking |
| Dirayakan oleh | |
| Jenis | Peringatan |
| Makna | Memperingati semua korban perang sejak awal Perang Dunia II |
| Kegiatan | Mengheningkan cipta selama dua menit |
| Tanggal | 4 Mei |
| Frekuensi | Tahunan |
| Terkait dengan | Hari Pembebasan |
Peringatan yang Telah Gugur (bahasa Belanda: Dodenherdenking) diperingati setiap tahun pada tanggal 4 Mei di Belanda.[1] Peringatan ini ditujukan untuk mengenang seluruh warga sipil serta pasukan angkatan bersenjata Kerajaan Belanda yang gugur dalam perang maupun misi penjaga perdamaian sejak dimulainya Perang Dunia II.
Definisi
Sejak tahun 2011, teks resmi Memorandum untuk Hari Peringatan 4 Mei adalah sebagai berikut:
Selama peringatan nasional Hari Peringatan, kita mengenang semua korban — warga sipil dan tentara — yang telah terbunuh atau dibunuh di Kerajaan Belanda atau di mana pun di dunia dalam situasi perang atau selama operasi penjaga perdamaian sejak pecahnya Perang Dunia II.
— Memorandum 2011[2]
Peringatan ini diorganisir secara nasional oleh Komite Nasional 4 dan 5 Mei, namun panitia lokal tetap menerapkan interpretasi mereka sendiri terhadap peringatan tersebut dan juga memikul tanggung jawab atas interpretasi itu.
Deskripsi
Hingga tahun 1961, peringatan ini hanya ditujukan bagi korban Belanda pada Perang Dunia II. Sejak tahun itu, korban konflik militer lain (misalnya Revolusi Nasional Indonesia di Indonesia) dan misi penjaga perdamaian (seperti di Lebanon atau Bosnia) juga diperingati setiap 4 Mei.
Secara tradisional, upacara utama dilaksanakan di Monumen Nasional di Lapangan Dam, Amsterdam. Acara ini biasanya dihadiri oleh anggota kabinet dan keluarga kerajaan, petinggi militer, perwakilan gerakan perlawanan, serta kelompok masyarakat lainnya.
Tepat pukul 20.00, seluruh Belanda mengheningkan cipta selama dua menit. Seluruh transportasi publik dan lalu lintas dihentikan, sementara radio dan televisi hanya menyiarkan upacara peringatan dari pukul 19.00 hingga 20.30.[3] Sejak 4 Mei 1994, bendera yang dikibarkan setengah tiang mulai pukul 18.00 kembali dinaikkan penuh diiringi lagu kebangsaan Belanda, Wilhelmus. Namun sejak tahun 2001, diperbolehkan untuk membiarkan bendera tetap berkibar setengah tiang.
Peringatan utama di Amsterdam disiarkan oleh penyiar publik NOS, sementara berbagai kota lain juga menyelenggarakan acara serupa. Yang terkenal adalah peringatan di Waalsdorpervlakte dekat Den Haag, tempat banyak pejuang perlawanan Belanda dieksekusi, serta di makam pahlawan Grebbeberg, yang ditayangkan oleh stasiun televisi komersial. Di banyak kota, masyarakat berkumpul di sekitar monumen sebelum atau sesudah dua menit hening cipta, mendengarkan pidato, serta meletakkan bunga untuk mengenang para korban.
Keesokan harinya, 5 Mei, rakyat Belanda merayakan Hari Pembebasan, menandai berakhirnya pendudukan Jerman dari tahun 1940 hingga 1945.
Galeri
-
Pramuka membawa karangan bunga ke Monumen Nasional -
Ratu Beatrix membuka defile pada peringatan tahun 2012 -
Peringatan di Dewan Perwakilan Rakyat, 2014 -
Bendera Belanda berkibar setengah tiang di Martinitoren
-
Peringatan di Enschede (2010) -
Peringatan di Montfort (2013)
-
Peringatan di Rotterdam (2022) -
Peringatan di Eindhoven (2025)
Referensi
- ^ "A Dictionary of Dutchness – Dodenherdenking". DutchNews.nl. Diakses tanggal 4 May 2015.
- ^ Commemorating, The National Committee for 4 and 5 May
- ^ Raaijmakers, Ilse (Maret 2020). "Militaire rituelen bij de Nationale Herdenking" (PDF). Nationaal Comité 4 en 5 mei en ARQ Nationaal Psychotrauma Centrum.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


