Gereja Santo Yosef, Victoria Street
| Gereja Santo Yosef | |
|---|---|
| Gereja Santo Yosef, Paroki Victoria Street | |
bahasa Inggris: Saint Joseph's Church | |
Gereja Santo Yosef, Victoria Street pada Juli 2025 | |
| Informasi umum | |
| Lokasi | 143 Victoria Street, Central Region |
| Negara | Singapura |
| Denominasi | Gereja Katolik Roma |
| Situs web | http://www.catholic.org.sg/sjc/index.html |
| Arsitektur | |
| Status | Gereja paroki |
| Status fungsional | Aktif |
| Peletakan batu pertama | 1904 |
| Selesai | 1912 |
| Spesifikasi | |
| Panjang | 66,25 m |
| Lebar | 45 m |
| Administrasi | |
| Paroki | Victoria Street |
| Dekenat | Kota |
| Keuskupan Agung | Singapura |
| Klerus | |
| Uskup Agung | Yang Utama, Mgr. William Kardinal Goh Seng Chye |
Gereja Santo Yosef (bahasa Inggris: Saint Joseph's Church) adalah sebuah gereja paroki Katolik yang terletak di sepanjang Victoria Street di Rochor Planning Area, dalam Central Area, distrik bisnis pusat Singapura. Gereja ini dibangun dari tahun 1906–1912 dengan peletakan batu pertama pada tahun 1904. Bangunan ini dibangun dengan gaya Gotik oleh Misi Portugal. Gereja Santo Yosef terkenal karena tradisi keagamaannya yang terinspirasi dari Portugal, seperti perayaan tahunan Jumat Agung.[1]
Sejarah

Sejarah Gereja Santo Yosef dan gereja pendahulunya, Gereja São José, keduanya dibangun di lokasi yang sama, terkait erat dengan Misi Portugal. Pastor Francisco da Silva Pinto e Maia dari Porto, kepala Misi Portugal, tiba dari Goa pada tahun 1826 dan mendirikan Misi di Singapura. Ketika dia meninggal pada tahun 1850, dia meninggalkan uangnya dan beberapa tanah untuk pembangunan sebuah gereja kecil. Sebagian dari uang itu berasal dari Misi Portugal di Tiongkok, yang majelis prokurasinya adalah Seminari Santo Yosef di Makau. Di bawah sistem padroado, dananya ditambah melalui pemberian dari Raja Portugal. Gereja ini, yang disebut São José (dalam bahasa Inggris: Saint Joseph), dibangun oleh imam yang menggantikannya, Reverend Vincente de Santa Catarina, dari tahun 1851 hingga 1853, yang terutama melayani umat Katolik Portugal dan Eurasia Katolik di Singapura.[1]
Terletak di kompleks gereja dan terhubung dengan Misi adalah Sekolah Anak Laki-Laki dan Perempuan Santo Antonius. Sekolah ini pertama kali dibuka oleh Romo José Pedro Santa Ana da Cunha pada tahun 1879 sebagai Sekolah Santa Anna di sebuah rumah kecil di sepanjang Middle Road. Sekolah pindah ke kompleks gereja pada tahun 1886 dan mengubah namanya. Pada tahun 1893, sekolah anak laki-laki dan perempuan yang terpisah terbentuk.
Pada tahun 1886, Keuskupan Agung Goa Portugal mengalihkan yurisdiksi atas Misi Portugal di Singapura dan Malaka kepada Uskup Makau Portugal.
Karena pertumbuhan umat yang terus-menerus, Gereja São José dihancurkan pada tahun 1906 dan sebuah gereja baru dibangun di lokasi yang sama, oleh perusahaan terkemuka Swan & MacLaren. Gereja baru dan lebih besar, yaitu Gereja Santo Yosef yang sekarang, selesai dibangun pada tahun 1912 dan diberkati oleh Uskup Makau, Joao Paulino de Azevedo e Castro, yang menjadi pendorong di balik proyek ini.[1]
-
Lambang Portugal yang terpahat di pintu utama -
Lambang Uskup yang terpahat di pintu utama
Arsitektur dan desain interior

Gereja Santo Yosef dibangun untuk mampu menampung setidaknya 1.500 umat,[2] dalam gaya Kebangkitan Gotik dengan sebuah portiko yang ditopang oleh empat pilar dan dihiasi oleh patung marmer besar Santo Yosef, Santo Yohanes dari Tuhan, dan Santo Johannes de Brito.
Terdapat juga sebuah tempat suci ruangan terbuka untuk Bunda dari Fátima dan azulejo (ubin berhias Portugal) di dinding gereja yang menggambarkan penampakan Bunda Maria dari Fátima. Gereja ini memiliki sebuah menara persegi rendah dan menara kecil untuk lonceng gereja.
Di sekitaran altar, terdapat beberapa patung orang kudus, seperti patung Santo Antonius dari Lisboa, Santo Mikael sang Malaikat Agung serta sebuah Salib dengan corpus.
Galeri arsitektur
-
Eksterior -
Interior -
Foto udara -
Fasad dilihat dari Victoria Street dengan papan nama gereja -
Menara lonceng gereja
Fasilitas gereja
Di dalam kompleks gereja yang cukup luas, dapat ditemui sebuah rumah duka yang terletak di belakang gedung utama gereja dan serta di sebelahnya terdapat sebuah rumah karya parokial
-
Rumah duka -
Rumah parokial
Galeri
-
Papan nama -
Plakat informasi gereja -
Altar -
Bejana pembaptisan -
Salib dan patung orang kudus di sekitarn Altar
Referensi
- ^ a b c St Joseph's Church (Portuguese Mission) Diarsipkan 2023-06-04 di Wayback Machine., Singapore Infopedia, National Library Board, Singapore.
- ^ St Joseph’s Church Diarsipkan 2018-11-23 di Wayback Machine., in History of the Catholic Church in Singapore - The Virtual Exhibition
Lihat juga
- Keuskupan Agung Singapura
- Gereja Katolik di Singapura
- Daftar paroki di Singapura
- Daftar paroki di Keuskupan Agung Singapura
Bacaan lanjutan
- National Heritage Board (2002), Singapore's 100 Historic Places, Archipelago Press, ISBN 981-4068-23-3
- Norman Edwards, Peter Keys (1996), Singapore - A Guide to Buildings, Streets, Places, Times Books International, ISBN 9971-65-231-5
- Preservation of Monuments Board, Know Our Monuments
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.




