Gereja Bunda Maria, Dukuh Semar

Gereja Bunda Maria
Gereja Bunda Maria, Paroki Dukuh Semar
Gereja Bunda Maria, Dukuh Semar
PetaKoordinat: 6°44′16.45724″S 108°33′37.00886″E / 6.7379047889°S 108.5602802389°E / -6.7379047889; 108.5602802389
Informasi umum
LokasiKota Cirebon, Jawa Barat
NegaraIndonesia
DenominasiGereja Katolik Roma
Arsitektur
StatusGereja paroki
Administrasi
ParokiDukuh Semar
DekenatPriangan
KeuskupanBandung
Klerus
UskupAntonius Subianto Bunjamin, O.S.C.

Instagram: parokibundamaria Modifica els identificadors a Wikidata

Gereja Bunda Maria adalah sebuah gereja paroki Katolik yang berlokasi di Jalan Dukuh Semar, Kota Cirebon, Jawa Barat, Indonesia. Gereja ini merupakan pusat dari Paroki Bunda Maria Cirebon (PBMC), atau disebut juga sebagai Paroki Dukuh Semar, yang menjadi bagian dalam Dekanat Priangan pada Keuskupan Bandung.[1] Gereja ini dinamai menurut Maria, ibu Yesus Kristus. Reksa pastoral di gereja ini dilaksanakan oleh para imam diosesan Keuskupan Bandung.

Sejarah

Paroki Bunda Maria Cirebon lahir sebagai hasil pertumbuhan umat yang pesat di Gereja Santo Yusuf, Yos Sudarso, salah satu paroki Katolik tertua di Jawa Barat. Pada masa itu, wilayah yang kini menjadi Paroki Bunda Maria bukanlah sebuah stasi, melainkan suatu lingkungan yang berada di kawasan Perumnas. Seiring waktu, jumlah umat di lingkungan ini bertambah dengan cepat sehingga Gereja Santo Yusuf tidak lagi mampu menampung seluruh umat dalam perayaan liturgi hari Minggu. Kondisi tersebut membawa suatu gagasan untuk mendirikan sebuah paroki baru di Kota Cirebon.

Pastor Josef Souw Hong Guan, O.S.C., selaku Pastor Paroki Santo Yusuf, memberikan dukungan penuh terhadap rencana pemekaran tersebut. Sebuah panitia pembangunan dibentuk dengan melibatkan berbagai tokoh umat. Upaya pembangunan dimulai secara resmi melalui peletakan batu pertama pada 24 Mei 1990.

Proses pembangunan gereja tidak selalu berjalan mulus. Pada masa awal, terdapat keberatan dan penolakan dari sebagian masyarakat sekitar sehingga pembangunan beberapa kali mengalami hambatan. Namun, dukungan pemerintah daerah, khususnya dari Wali Kota Cirebon Kumaedhi Syafrudin, memungkinkan proses pembangunan tetap berjalan. Setelah melalui proses pembangunan yang cukup panjang, Gereja Bunda Maria resmi ditetapkan sebagai paroki pada 15 Oktober 1994. Pada hari yang sama berlangsung peresmian gedung gereja yang dilakukan oleh Wali Kota Kumaedhi Syafrudin. Sehari setelahnya, pada 16 Oktober 1994, gereja diberkati oleh Uskup Bandung, Mgr. Alexander Djajasiswaja.[2]

Pada 4 Agustus 2024, Gereja Bunda Maria Cirebon menyelenggarakan misa pasca selesainya renovasi Gereja Bunda Maria Cirebon. Misa tersebut dipimpin oleh Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C. selaku Uskup Bandung. Dalam perayaan Ekaristi tersebut, berlangsung upacara pemberkatan altar, sekaligus pelantikan sejumlah fungsionaris gereja.[3]

Kompleks gereja

Taman Doa Regina Rosari

Tampak luas Taman Doa Regina Rosari.

Taman Doa Regina Rosari (Ratu Rosario) dibangun sebagai tempat doa dan devosi umat Katolik di Cirebon. Taman ini diberkati pada 31 Oktober 2009 oleh Uskup Bandung Johannes Pujasumarta. Di taman doa ini terdapat patung Bunda Maria yang menjadi titik fokus peziarah untuk berdoa Rosario, kontemplasi, atau berdoa secara pribadi. Suasana taman doa ini dikelilingi pepohonan rindang dan area tempat duduk. Taman ini terletak di belakang gereja, sehingga dapat menjadi alternatif bagi umat untuk berdoa di luar ruang gereja, guna mendapatkan suasana yang tenang.[4]

Di sekitar Taman Doa Regina Rosari juga terdapat sebuah ruang adorasi. Ruang Adorasi ini dibuka selama 24 jam. Taman Doa Regina Rosari juga dilengkapi dengan columbarium (rumah abu), untuk menyimpan abu jenazah yang sebelumnya telah dikremasi.

Taman Budaya Hati Tersuci

Salib besar di TBHT.

Taman Budaya Hati Tersuci (TBHT) diresmikan dengan nama Taman Sari Budaya pada 13 Desember 2017 oleh Uskup Bandung Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C. Peresmian juga dihadiri oleh Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis. Taman ini dibangun di area belakang kompleks gereja, sebagai pelengkap Taman Doa Regina Rosari yang sudah ada sebelumnya. Dengan demikian, Taman Doa Regina Rosari dan Taman Budaya Hati Tersuci saling melengkapi dalam menyediakan ruang rohani dan kontemplatif.

Di area pintu masuk taman terdapat patung Malaikat Mikael yang digambarkan sedang menaklukkan iblis. Di bagian pusat taman, terdapat pula patung salib Yesus berbahan perunggu yang menjadi fokus utama. Patung perunggu ini memiliki bobot yang besar.[5]

Taman ini juga dilengkapi dengan relief kisah sengsara Yesus yang dipresentasikan dalam bentuk Jalan Salib. Relief-relief tersebut ditempatkan mengelilingi jalur peziarahan yang membentuk pola hati. Rangkaian Jalan Salib dimulai dari patung perunggu Salib Yesus, berlanjut ke sisi kiri, memutar mengikuti jalur taman, dan berakhir kembali ke titik awal.

Rumah Mulia Cirebon

Rumah Mulia Cirebon.

Rumah Mulia Cirebon merupakan fasilitas rumah duka yang berada dalam kompleks Gereja Bunda Maria. Rumah Mulia didirikan guna menyediakan layanan kedukaan dan ruang doa bagi umat yang membutuhkan, termasuk layanan mobil jenazah, pemulasaraan jenazah, persemayaman, doa bersama, serta upacara kenangan. Rumah Mulia tidak terbatas bagi umat Katolik, tetapi terbuka untuk seluruh agama.

Rumah Mulia Cirebon diberkati pada 13 April 2023 oleh Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC. Terdapat dua buah kapel di dalam Rumah Mulia ini, yakni Kapel Getsemani dan Kapel Betania. Di tembok sekitar Rumah Mulia, terdapat plakat yang menuliskan doa Salam Maria dalam berbagai bahasa. Adapun bahasa yang digunakan mencakup bahasa daerah di Indonesia, seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Sunda, Bahasa Jawa, Bahasa Batak Toba, maupun bahasa di luar Indonesia, seperti Latin, Ibrani, Inggris, Mandarin, Spanyol, Italia, Prancis, Jerman, Belanda, Yunani, dan Tagalog.

Galeri

Eksterior
Interior
Fasilitas penunjang

Referensi

  1. ^ Paroki di Keuskupan Bandung
  2. ^ "Sejarah Paroki Bunda Maria Cirebon". Paroki Bunda Maria Cirebon. Diakses tanggal 6 Desember 2025.
  3. ^ "Pemberkatan Renovasi Gereja Dan Pelantikan DPP, PGAK, AI Paroki Bunda Maria Cirebon". KatolikIndonesia.org. 4 Agustus 2024. Diakses tanggal 7 Desember 2025.
  4. ^ "Taman Doa Maria Regina Rosari". Gereja St. Robertus Bellarminus Paroki Cililitan. 27 Mei 2024. Diakses tanggal 7 Desember 2025.
  5. ^ "Taman Budaya Hati Yang Tersuci". HIK - Hidangan Istimewa Kristiani. Diakses tanggal 7 Desember 2025.

Lihat pula

Pranala luar


Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement