Gembong, Babat, Lamongan

Gembong
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenLamongan
KecamatanBabat
Kode pos
62271
Kode Kemendagri35.24.05.2014 Suntingan nilai di Wikidata
Luas4.452 (2010)
Jumlah penduduk-
Kepadatan-
Jumlah RT27
Jumlah RW8
Situs webhttp://pemdesgembong.id
Peta
PetaKoordinat: 7°5′44″S 112°13′5″E / 7.09556°S 112.21806°E / -7.09556; 112.21806


Gembong adalah sebuah desa di Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Desa Gembong terdiri atas tiga Dusun yaitu Dusun Gembong, Dusun Suruhan, dan Dusun Beru yang masing-masing dipimpin oleh Kepala Dusun yang termasuk dalam jajaran Perangkat Desa.

Dari catatan sejarah asal-usul yang dimiliki Desa Gembong, desa ini sedikitnya pernah dipimpin oleh delapan orang Kepala Desa, diantaranya Djoyo Karto yang hidup pada masa penjajahan Belanda hingga awal kemerdekaan Republik Indonesia, dari catatan sejarah yang ada Joyo Karto diketahui gugur sebagai pemimpin para pejuang dari wilayah desa Gembong dan sekitarnya pada saat terjadi Agresi Militer Belanda II, setelah beberapa tahun kemudian atas persetujuan keluarga dan kerabatnya makam beliau dibongkar dan dipindahkan di taman makam pahlawan di Lamongan.

Berikut adalah urutan Kepala Desa yang pernah memimpin desa Gembong :

  1. Djoyo Karto (periode sebelum kemerdekaan -1948)
  2. Karto Mudjo (1949-1971)
  3. Hadi Hoesnan (1971-1991)
  4. Machbub (1991-1999)
  5. Drs. Mu'adi (1999-2007)
  6. Bahrul Ulum (2007-2013)
  7. Siswo Muyoto (2013-2019)
  8. Sulaiman ( 2019-sekarang)

Demikian tentang sejarah kepemimpinan yang berhasil dicatat dalam sejarah desa Gembong.

Sedangkan untuk Legenda asal-usul terbentuknya desa Gembong sendiri setiap dusun memiliki cerita masing-masing yang sampai saat ini masih populer dan dipercaya oleh sebagian besar masyarakat di Dusun tersebut.

Tentang wilayah, sebagian besar wilayah Desa Gembong merupakan lahan pertanian. Dari bagian paling barat sampai ke arah utara membentang lahan pertanian yang komoditas utamanya adalah padi. Adapun wilayah bagian timur dataran sedikit lebih rendah sehingga petani memanfaatkan pergantian musim sebagai alih fungsi lahan. Contohnya saat menjelang musim kemarau petani akan memanfaatkan lahan untuk menanam padi, sedangkan saat musim penghujan lahan akan berubah menjadi tambak ikan. Ikan yang sering dibudidayakan adalah jenis Bandeng , cyprinus carpio, mujair , nila, udang litopenaeus vanamei, puntius orphoides, dan lainnya.

Sedangkan untuk permukiman penduduk tersebar dari bagian tengah sampai dengan bagian selatan yang berbatasan langsung dengan jalan Nasional yang sekaligus merupakan batas dari wilayah antara Desa Gembong dan Desa Datinawong

Batas

Utara Desa Kebalanpelang
Timur Desa Kebalandono
Selatan Desa Datinawong
Barat Desa Kebalanpelang

Pranala luar


Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement