Enalapril

Enalapril
Data klinis
Nama dagangVasotec, Renitec, Tenace, Enacard, dll
AHFS/Drugs.commonograph
MedlinePlusa686022
License data
Kategori
kehamilan
  • Contraindicated[1]
Rute
pemberian
Oral
Kelas obatACE inhibitor
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
Data farmakokinetika
Bioavailabilitas60% (oral)
MetabolismeHati (menjadi enalaprilat)
Waktu paruh eliminasi11 jam (enalaprilat)
EkskresiGinjal
Pengenal
  • (2S)-1-[(2S)-2-{[(2S)-1-etoksi-1-okso-4-fenilbutan-2-il]amino}propanoil]pirolidina-2-asam karboksilat
Nomor CAS
PubChem CID
IUPHAR/BPS
DrugBank
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEBI
ChEMBL
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.119.661 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC20H28N2O5
Massa molar376,45 g·mol−1
Model 3D (JSmol)
Titik leleh143 hingga 1.445 °C (289 hingga 2.633 °F)
  • O=C(O)[C@H]2N(C(=O)[C@@H](N[C@H](C(=O)OCC)CCc1ccccc1)C)CCC2
  • InChI=1S/C20H28N2O5/c1-3-27-20(26)16(12-11-15-8-5-4-6-9-15)21-14(2)18(23)22-13-7-10-17(22)19(24)25/h4-6,8-9,14,16-17,21H,3,7,10-13H2,1-2H3,(H,24,25)/t14-,16-,17-/m0/s1 checkY
  • Key:GBXSMTUPTTWBMN-XIRDDKMYSA-N checkY
  (verify)

Enalapril adalah obat penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE inhibitor) yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi, penyakit ginjal akibat diabetes melitus, dan gagal jantung.[4] Untuk gagal jantung, obat ini umumnya digunakan bersama diuretik, seperti furosemid.[5] Obat ini diberikan melalui mulut atau suntikan ke pembuluh darah vena. Efeknya biasanya muncul dalam waktu satu jam jika diminum dan bertahan hingga satu hari.[4]

Efek samping yang umum termasuk sakit kepala, kelelahan, merasa pusing saat berdiri, dan batuk. Efek samping yang serius termasuk angioedema dan tekanan darah rendah. Penggunaan selama kehamilan diyakini dapat membahayakan bayi.[1]

Enalapril dipatenkan pada tahun 1978, dan mulai digunakan dalam dunia medis pada tahun 1984.[6] Obat ini masuk dalam Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia.[7] Obat ini tersedia sebagai obat generik.[8]

Efek samping

Efek samping yang umum terjadi adalah meningkatnya serum kreatinin, pusing, tekanan darah rendah, sinkop, dan batuk kering. Yang cukup serius berupa angioedema (pembengkakan) di muka dan bibir, sehingga menghalangi napas penggunanya.

Referensi

  1. ^ a b c "Enalapril Use During Pregnancy". Drugs.com. 28 February 2020. Diakses tanggal 13 March 2020.
  2. ^ Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Vasotec FDA label
  3. ^ Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Aqumeldi EPAR
  4. ^ a b "Enalaprilat/Enalapril Maleate". The American Society of Health-System Pharmacists. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 December 2016. Diakses tanggal 8 December 2016.
  5. ^ World Health Organization (2009). Stuart MC, Kouimtzi M, Hill SR (ed.). WHO Model Formulary 2008. World Health Organization. hlm. 286. hdl:10665/44053. ISBN 9789241547659.
  6. ^ Fischer J, Ganellin CR (2006). Analogue-based Drug Discovery (dalam bahasa Inggris). John Wiley & Sons. hlm. 467. ISBN 9783527607495. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 December 2016.
  7. ^ World Health Organization (2023). The selection and use of essential medicines 2023: web annex A: World Health Organization model list of essential medicines: 23rd list (2023). Geneva: World Health Organization. hdl:10665/371090. WHO/MHP/HPS/EML/2023.02.
  8. ^ "Enalapril maleate: FDA-Approved Drugs". U.S. Food and Drug Administration (FDA). Diakses tanggal 24 September 2021.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement