Diplomasi olahraga
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |

Diplomasi olahraga (Sport Diplomacy) adalah bentuk diplomasi publik yang menggunakan kegiatan dan acara olahraga sebagai saran untuk membangun, membentuk, memelihara, atau memperbaiki hubungan antarnegara maupun aktor internasional lainnya. Konsep ini memanfaatkan olahraga untuk menciptakan ruang interaksi yang bebas dari ketegangan politik, sehingga memungkinkan negara-negara untuk menyampaikan pesan, meningkatkan citra negaranya, serta memperluas kerjasama internasional melalui aktivitas yang bersifat kompetitif maupun kolaboratif. Dalam praktiknya, diplomasi olahraga dapat berwujud penyelenggaraan acara olahraga internasional, partisipasi atlet dalam kompetisi global, pertukaran tim atau pelatih, hingga hal-hal yang melibatkan olahraga internasional. Melalui diplomasi olahraga ini, suatu negara dapat memperkuat hubungan bilateral maupun multilateral.[1]
Peran diplomasi olahraga
Salah satu fungsi utama diplomasi olahraga adalah sebagai sarana nation branding, yaitu upaya negara membangun citra positif di mata masyarakat internasional melalui olahraga. Partisipasi dalam ajang olahraga internasional atau keberhasilan menjadi tuan rumah kompetisi besar sering dimanfaatkan negara untuk menampilkan identitas nasional, nilai budaya, serta kemampuan penyelenggaraan yang profesional dan modern.[2] Penyelenggaraan ajang olahraga berskala besar seperti Olimpiade atau Asian Games juga kerap digunakan untuk menunjukkan stabilitas politik, kemajuan ekonomi, serta keterbukaan terhadap dunia internasional[3] Melalui interaksi antara atlet, ofisial, penonton, dan media internasional, negara tuan rumah memperoleh kesempatan untuk memperluas pengaruh lunak tanpa harus menggunakan pendekatan politik formal atau kekuatan militer[4]. Oleh karena itu, diplomasi olahraga dipandang sebagai instrumen strategis dalam kebijakan luar negeri modern, terutama bagi negara yang ingin meningkatkan visibilitas dan reputasi globalnya secara damai.
Referensi
- ^ Trunkos, Judit (2017). "Sport diplomacy: A review of how sports can be used to improve international relationships" (PDF). fitbpublishing.com. 1 (18): 5.
- ^ Tiffany, Anggia; Azmi, Fuad (2020-01-31). "Diplomasi Publik Indonesia melalui Penyelenggaraan Asian Games 2018". Padjadjaran Journal of International Relations. 1 (3): 202–217. doi:10.24198/padjir.v1i3.26193. ISSN 2684-8082.
- ^ Kompas, Tim Harian (2019-04-24). "Diplomasi Olahraga dan Kebijakan Jangka Panjang". Kompas.id. Diakses tanggal 2026-01-23.
- ^ Maximillian, Renata; Sari, Deasy Silvya (2024-01-28). "Diplomasi Olahraga Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) melalui World Bridge Federation (WBF)". Padjadjaran Journal of International Relations. 6 (1): 47–59. doi:10.24198/padjir.v6i1.44282. ISSN 2684-8082.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


