Cikiwul, Bantargebang, Bekasi
Cikiwul | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Barat | ||||
| Kota | Bekasi | ||||
| Kecamatan | Bantargebang | ||||
| Kodepos | 17152[1] | ||||
| Kode Kemendagri | 32.75.07.1004 | ||||
| Kode BPS | 3275030003 | ||||
| Luas | 525,25ha | ||||
| Jumlah penduduk | 1 jiwa | ||||
| Kepadatan | jiwa/km² | ||||
| |||||
Cikiwul adalah kelurahan yang berada di kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Indonesia. Cikiwul berasal dari kata "ci" artinya "air" dan "kawul" artinya "kumpul" sehingga secara keseluruhan artinya "air berkumpul".
Kelurahan Cikiwul berdiri dari tahun 1984 dan dahulu pecahan dari desa Layung Sari, Kecamatan Setu.
Batas Wilayah:
| Utara | Kelurahan Bantargebang |
| Timur | Kelurahan Sumurbatu |
| Selatan | Kelurahan Ciketingudik |
| Barat | Kabupaten Bogor |
Bahasa sehari-hari yaitu Bahasa Sunda, tetapi berbeda dengan Bahasa Sunda umumnya, bisa dikatakan "sunda kasar" hal terjadi karena wilayah kelurahan Cikiwul masuk dalm wilayah peralihan/transisi Kebudayaan dari Wilayah Cileungsi Bogor dengan Budaya Sunda masuk ke Wilayah Bekasi yang Notabene berbudaya Betawi
Cikiwul bersama Kelurahan lainnya yaitu Ciketingudik dan Sumur Baru merupakan bagian dari kawasan Tempat Pembuangan Sampah Terakhir (TPST) Bantar Gebang, yang merupakan TPST Terbesar se-Asia Tenggara. Kini kondisinya mengkhawatirkan karena Volume Sampah DKI Jakarta terus meningkat dan tidak diiringi oleh proses daur ulang yang cepat, Bantar Gebang pun diisukan akan ditutup atau DKI Jakarta akan membuka lahan di wilayah lain untuk Alternatif Bantar Gebang.[2]
Lihat pula
Referensi
- ^ Kode Pos Kecamatan Bantargebang
- ^ Sasti, Poetri Mardiana; Asropah, NFN; Umaya, Nazla Maharani (2023-06-30). "RANAH SUMBER METAFORA COVID-19 DI HARIAN KOMPAS". Widyaparwa. 51 (1): 195–205. doi:10.26499/wdprw.v51i1.1318. ISSN 2528-1089.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.





