Carpobrotus edulis

Carpobrotus edulis
Bunga Carpobrotus edulis
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Ordo: Caryophyllales
Famili: Aizoaceae
Genus: Carpobrotus
Spesies:
C. edulis
Nama binomial
Carpobrotus edulis
Sinonim

Mesembryanthemum edule L

Carpobrotus edulis adalah tanaman merayap dengan daun sukulen yang termasuk dalam genus Carpobrotus, berasal dari Afrika Selatan.[1][2][3] Tanaman ini dikenal kaya akan senyawa seperti rutin, neohesperidin, hiperosida, katekin, dan asam ferulat, yang memberi tanaman ini sifat antibakteri. Selain itu, tanaman ini juga mengandung prosianidin dan propelargonidin.[4]

Deskripsi

Carpobrotus edulis adalah tanaman sukulen yang merayap dan membentuk tikar padat. Tanaman ini tumbuh sepanjang tahun, dengan tunas-tunas baru dapat memanjang lebih dari 1 meter per tahun, dan dapat menutupi area hingga sekitar 50 meter diameter.[5][6] Daunnya berwarna hijau kusam atau kuning-hijau, yang seiring waktu bisa berubah menjadi merah muda, berbentuk hampir lurus dengan tepi bergerigi dekat ujungnya.[7]

Bunga kuningnya muncul antara April dan Oktober, berdiameter 6,4–15,2 cm, dengan dua lobus kelopak yang lebih panjang dari kelopak lainnya.[8] Bunga biasanya mekar di pagi hari saat matahari bersinar dan menutup pada malam hari. Bakul bunganya berbentuk seperti baji dan meruncing ke arah tangkai.[9] Buahnya bersusun banyak ruang, berubah warna dari hijau menjadi kuning saat matang.[8]

Invasi

Carpobrotus edulis telah menyebar dan menyesuaikan diri di banyak wilayah di seluruh dunia, dan di beberapa tempat menjadi spesies invasif, terutama di Australia, California, dan daerah Laut Tengah yang memiliki iklim serupa. Tanaman ini sering melarikan diri dari budidaya, membentuk hamparan monospesifik yang luas, yang dapat menekan keanekaragaman hayati lokal. Selain itu, ia bersaing secara langsung dengan berbagai spesies asli, termasuk beberapa yang terancam punah, untuk mendapatkan air, nutrisi, cahaya, dan ruang tumbuh. Kehadirannya sering kali mengganggu ekosistem alami dan menimbulkan tantangan serius bagi pelestarian flora setempat.[10]

Pengendalian

Pengendalian Carpobrotus edulis dapat dilakukan dengan mencabut tanaman secara manual atau menggunakan alat berat seperti traktor, tetapi penting untuk memastikan batang dan akar yang terkubur ikut diangkat, serta menutup tanah dengan mulsa untuk mencegah pertumbuhan ulang. Dalam pengendalian kimia, herbisida berbasis glifosat sering digunakan. Karena jaringan tunasnya mengandung banyak air, membakar tanaman baik hidup maupun mati tidak efektif sebagai metode pengendalian atau pembuangan.[10]

Referensi

  1. ^ "Hottentots Fig - Flowers". Kruger Park. Diakses tanggal 2021-12-26.
  2. ^ Templat:GISD
  3. ^ "Carpobrotus edulis (hottentot fig)". CABI Invasive Species Compendium. 2019-11-20. Diakses tanggal 2021-12-26.
  4. ^ LC/ESI-MS/MS characterisation of procyanidins and propelargonidins responsible for the strong antioxidant activity of the edible halophyte Mesembryanthemum edule L. Hanen Falleh, Samia Oueslati, Sylvain Guyot, Alia Ben Dali, Christian Magné, Chedly Abdelly and Riadh Ksouri, DOI:10.1016/j.foodchem.2011.02.049
  5. ^ "Carpobrotus edulis". keyserver.lucidcentral.org. Diakses tanggal 2025-09-30.
  6. ^ Dixon, Kingsley (2020). Coastal Plants. CSIRO Publishing. doi:10.1071/9781486311385. ISBN 978-1-4863-1138-5.
  7. ^ "Medicinal plants of Fernkloof". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-07-29.
  8. ^ a b Spellenberg, Richard (2001) [1979]. National Audubon Society Field Guide to North American Wildflowers: Western Region (Edisi rev). Knopf. hlm. 330–331. ISBN 978-0-375-40233-3.
  9. ^ Wisura, W. & Glen, H.F. (1993). The South African species of Carpobrotus (Mesembryanthema-Aizoaceae). Contributions from the Bolus Herbarium 15:76–107.
  10. ^ a b Núñez-González, Noa; Rodríguez, Jonatan; González, Luís (2021-11-15). "Managing the invasive plant Carpobrotus edulis: is mechanical control or specialized natural enemy more effective?". Journal of Environmental Management. 298: 113554. doi:10.1016/j.jenvman.2021.113554. ISSN 0301-4797.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement