Candi Rejo, Pasir Penyu, Indragiri Hulu
Candi Rejo | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Riau | ||||
| Kabupaten | Indragiri Hulu | ||||
| Kecamatan | Pasir Penyu | ||||
| Kodepos | 29352 | ||||
| Kode Kemendagri | 14.02.04.2018 | ||||
| Kode BPS | 1402040010 | ||||
| Luas | 256,00 Ha | ||||
| Jumlah penduduk | 6675 jiwa | ||||
| Kepadatan | 1.068,00 jiwa/KM | ||||
| Jumlah RT | 16 RT | ||||
| Jumlah RW | 8 RW | ||||
| Jumlah KK | 1819 KK | ||||
| |||||
Sejarah Desa Candi Rejo
Candi Rejo adalah desa yang terletak di pusat Kota Air Molek, wilayah Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, Indonesia. Menurut orang tua-tua desa ini, nama desa di ambil dari kata, Candi yang artinya dupa atau kemenyan, dan Rejo artinya makmur masyarakatnya karena tanahnya subur.
Pada zaman dahulu penduduk desa ini apabila ada hajatan selalu membakar kemenyan, setinggi lebih kurang 50 cm berbentuk candi, sejak itulah desa ini dinamakan Candi Rejo.
Desa Candi Rejo mempunyai luas wilayah lebih kurang 256 Ha. Tapal batasnya sebelah utara dengan Kelurahan Tanjung Gading, sebelah Barat dengan Kelurahan Air Molek I, sebelah Timur dengan Desa Air Molek II, dan sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Air Molek II.
Sehingga besar mata pencarian masyarakat desa ini bertani dan pedagang, Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI/Polri dan buruh harian lepas.
Kegiatan generasi muda desa ini cukup banyak, selain olahraga, juga merintis usaha produktif, misalnya perbengkelan, pengerajin kayu, las listrik dan bertani. Mereka memerlukan bimbingan untuk meningkatkan wawasan serta permodalan.
Kegiatan kaum perempuan berupa arisan, pengajian dananeka kegiatan PKK, sekaligus menjadi jaringan komunikasi antar warga di desa ini.
Desa Candi Rejo merupakan Daerah Aliran Sungai (DAS) namun juga dibelas oleh jalan raya Lintas Selatan (Jakarta - Jambi - Taluk Kuantan - Lipat Kain - Pekanbaru). Akses jalan menjadi perhatian kepala desa saat ini. Karena perekonomian desa akan terkatrol apabila jalan untuk menyalurkan hasil produksi perkebunan baik.
Salah satu kendala produksi pertanian adalah drenase/saluran air rawan rusak. Demikian juga dengan jalan raya di desa ini.
Kepala Desa yang pernah memimpin Candirejo: Idris (952 - 1967), Sagio (1967 - 1986). lah Wagio.Y (1986 - 2005), Tulus (2005 - 2011), Achmadi (2011 - 2017, 2018 - sekarang).
Kearifan Lokal
Penduduk Desa Candirejo berasal dari berbagai daerah yang berbeda-beda, dimana mayoritas penduduknya yang paling dominan berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatra Utara, da Sumatra Barat. Sehingga tradisi-tradisi musyawarah untuk mufakat, gotong royong lokal yang lain sudah dilakukan oleh masyarakat sejak adanya Desa Candirejo dan hal tersebut secara efektif dapat menghindarkan adanya benturan-benturan antar kelompok masyarakat.
sejak dulu hingga sekarang warga asli penduduk desa apabila ada hajatan selalu membakar kemenyan, setinggi lebih kurang 50 cm berbentuk candi.
salah satu hiburan adat yang masih ramai dan bertahan sampai sekarang adalah kuda kepang atau nama umumnya adalah kuda lumping yang selalu ada di setiap minggu atau acara syukuran, pernikahan dll.
sebagian warga desa candi rejo cendrung lebih banyak mengolah lahan pertanian hortikultura dan perkebunan sawit di karnakan harga produksi, luas dan iklim yang mumpini.
selain berkebun warga desa juga lebih suka berternak kambing dari pada sapi karna perawatan yang tidak terlalu besar dan lebih mudah di tinggal untuk melakukan kegiatan lainnya
Kegiatan generasi muda desa ini cukup banyak, selain olahraga, juga merintis usaha produktif, misalnya perbengkelan, pengerajin kayu, las listrik dan bertani. Mereka memerlukan bimbingan untuk meningkatkan wawasan serta permodalan.
Kegiatan kaum perempuan berupa arisan, pengajian dananeka kegiatan PKK, sekaligus menjadi jaringan komunikasi antar warga di desa ini.
Pada Tahun 1965 desa candirejo baru diberikan sebidang Tanah untuk membangun sekolah pertama di desanya
Pada Tahun 1966 baru Desa Candirejo mempunyai Sekolah AL-HUDA / SD
Pada Tahun 1996 Desa Candirejo baru bisa membuat Kantor Desa yang baru, Jalan Poros dan TK
Pada Tahun 2006 telah terlaksana pembuatan jalan dan lorong ke seluruh Desa
dan pada tahun 2008 candirejo telah dibangun 1 Unit Posyandu dari PNPM-MPD
Mata pencaharian utama warga Desa Candirejo secara umum didominasi oleh sektor pertanian, dengan banyak warga juga terlibat dalam perdagangan, industri rumahan, dan sektor pariwisata
Diversifikasi Mata Pencaharian: Dari petani/buruh pabrik menjadi pemandu wisata, pengelola homestay, pengrajin, dan penyedia jasa pariwisata lainnya.
Peningkatan Pendapatan: Pendapatan masyarakat meningkat seiring pertumbuhan sektor pariwisata dan sektor perkebunan.
Pembentukan Badan Usaha Wisata: Munculnya koperasi desa wisata untuk mengelola aktivitas dan pemerataan pendapatan.
Penguatan Kesadaran: Kesadaran akan kebersihan dan kelestarian lingkungan yang sudah ada ditingkatkan melalui program desa wisata.
hanya setengah bahkan sebagian warga asli dari desa candi rejo karna selebihnya kebanyakan adalah orang yang merantau ataupun para pekerja pendatang yang menetap di desa sehingga membuat warga sudah terbiasa dengan migrasi warga yang terus terulang
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



