Cabak, Tlogowungu, Pati
Cabak | |||||
|---|---|---|---|---|---|
Peta lokasi Desa Cabak | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Tengah | ||||
| Kabupaten | Pati | ||||
| Kecamatan | Tlogowungu | ||||
| Kode pos | 59161 | ||||
| Kode Kemendagri | 33.18.14.2013 | ||||
| Luas | 420 ha | ||||
| Jumlah penduduk | 5000 | ||||
| Jumlah RT | 35 RT | ||||
| Jumlah RW | 8 RW | ||||
| |||||
Cabak adalah desa di kecamatan Tlogowungu, Pati, Jawa Tengah, Indonesia.
Cabak terletak sekitar 39 mnt (20,6 km) lewat Jl. Raya Tlogowungu, 43 mnt (22,2 km) lewat Jl. Raya Pati – Tayu, 49 mnt (24,9 km) lewat Jl. Gunungwungkal-Tlogowungu dan Jl. Raya Pati - Tayu dari pusat kota Pati, Cadak terdiri dari 14 dukuh yaitu Brito, Kalicilik, Jurang Bengkung, Nganggrek, Soko, Bregat, Krajan, Gerot, Dawung, Ngemplak Kulon, Cingkru, Tempur, Njowo dan Pangi, dan merupakan salah satu desa yang memiliki wilayah teritorial terluas di kecamatan tlogowungu yang berpenduduk sekitar 5000 jiwa (jumlah penduduk berganti pada tiap bulannya). Untuk tiap RW, RT, Dukuh dipimpin oleh Kamituwo / Kadus yang memimpin setiap 2 RW.
Adapun rinciannya adalah sebagai berikut :
DAWIS 1 : (a). RW.001 (Brito) terdiri dari 4 RT yaitu RT.001, RT.002, RT.003, RT.004. (b). RW.002 (Gerot, Ngemplak Kulon, Tempur, Njowo Barat Jalan) RT.001, RT.002, RT.003, RT.004. DAWIS 2 : (a). RW.003 (Dawung, Cingkru) terdiri dari 4 RT yaitu RT.001, RT.002, RT.003, RT.004. (b). RW.004 (Pangi) terdiri dari 3 RT yaitu RT.001, RT.002, RT.003. DAWIS 3 : (a). RW.005 (Krajan, Bergat, Njowo Timur Jalan) terdiri dari 6 RT yaitu RT.001, RT.002, RT.003, RT.004, RT.005, RT.006. (b). RW.006 (Kalicilik, Jurang Bengkung) terdiri dari 6 RT yaitu RT.001, RT.002, RT.003, RT.004, RT.005, RT.006.DAWIS 4 : (a). RW.007 (Soko) terdiri dari 4 RT yaitu RT.001, RT.002, RT.003, RT.004. (b). RW.008 (Nganggrek) RT.001, RT.002, RT.003, RT.004.
Agama
Mayoritas agama penduduk desa cabak memeluk agama Islam sehingga banyak sekali tempat ibadah muslim yang berdiri di wilayah desa cabak berjumlah 34 bangunan terdiri 12 Masjid dan 22 Musholla.
Adapun rinciannya adalah sebagai berikut : RW.001 : a. Masjid : 1 buah (RT.003). b. Musholla : 2 buah (RT.001, RT.002, RT.004). RW.002 : a. Masjid : 3 buah (RT.001, RT.002, RT.003) b. Musholla : 4 buah (RT.001, RT.002, RT.003, RT.004). RW.003 : a. Masjid : 1 buah (RT.003). b. Musholla : 3 buah (RT.001, RT.002, RT.003). RW.004 : a. Masjid : 1 buah (RT.003). b. Musholla : 2 buah (RT.001, RT.002). RW.005 : a. Masjid : 2 buah (RT.002, RT.003). b. Musholla : 4 buah (RT.001, RT.004, RT.006). RW.006 : a. Masjid : 2 buah (RT.003). b. Musholla : 4 buah (RT.001, RT.002, RT.003, RT.005). RW.07 : a. Masjid : 1 buah (RT.002). b. Musholla : 1 buah (RT.003). RW.008 : a. Masjid : 1 buah (RT.002). b. Musholla : 2 buah (RT.001, RT.004).
Mayoritas Pencaharian
Mata pencaharian penduduk paling banyak adalah buruh petanian sehingga banyak kita jumpai masyarakat yang bekerja di lahan. Banyak pula yang merantau di Luar Kabupaten bahkan di Luar Negeri untuk memperbaiki taraf hidup keluarga. Pedagang juga banyak dijumpai disini, rata-rata perdagangan per-buah-an seperti jambu, petai, jengkol, papaya dan masih banyak yang lainnya. Ada pula dari penduduk juga yang menjadi PNS/ASN/P3K, Pengusaha, TNI, Polri, Guru dan berbagai profesi lain yang masih berhubungan dengan alam dan sumber daya alam. Hasil bumi terbesar desa cabak antara lain adalah ketela pohon sebagai komoditas unggulan, buah-buahan seperti rambutan,petai, matoak, alpukat, durian, manggis, jambu, pepaya, kopi dan lain-lain. Kayu sengon dan berbagai macam sayuran lainnya.
Budaya
Budaya desa cabak yang sampai sekarang masih dipertahankan adalah “SEDEKAH BUMI” yang dilaksanakan pada setiap tahun di bulan Apit (bulab jawa), hari Sabtu Kliwon. Acara ini wajib dilaksanakan ditiap tahun dan berlokasi di di Punden Pasar Legi (Dk. Gerot, RT.003 RW.002). Acara ini tidak mengikat pada bulan nasional. Dalam sedekah bumi selalu di adakan tradisi budaya Gambyong / Tayub, Wayang Kulit yang wajib ada pada setiap acara sedekah bumi, dan tak ketinggalan adalah tradisi “Pencik” (Pencik adalah kesenian bela diri yang mirip dengan pencak silat, tetapi dengan menggunakan iringan gamelan. Dalam sedekah bumi masing-masing wilayah juga mengadakan acara “Kondangan/Bancakan” dengan “KRENENG” (Kreneng merupakan salah satu alat dapur tradisional yang digunakan masyarakat di Jawa Tengah dan sekitarnya.
Alat ini berupa wadah berbentuk jaring-jaring besar yang terbuat dari bambu) pada hari Sabtu Kliwon tersebut. Punden-punden tersebut antara lain Punden Mbah Sipah Bergat (RT.006 RW.005), Punden Bini Gosari Krajan Ledokan (RT.002 RW.005), Punden Nganggrek (RT.001 RW.008), Punden Unian Pangi (RT.001 RW.004) acara bancakan puncak berada di Punden Pasar Legi. Terdapat ribuan ambengan/kreneng dan Jolen Kepala Desa. Dalam setiap acara sedekah bumi, oleh masyarakat desa selalu mengadakan kegiatan tersendiri selain pada hari Sabtu Kliwon tersebut. Ada yang mengadakan kesenian Kethoprak, orkes, pentas seni dan masih banyak yang lainnya, sehingga selalu di jadwal rentetan acara terbut. Terkadang sampai 1 bulan penuh. Dalam akhir rentetan acara tersebut ditutup dengan acara Pengajian Umum oleh pemerintah desa.
Batas Desa
Batas desa ada 4 penjuru mata angin yang terdiri dari :
Timur : Desa Suwatu Kecamatan Tlogowungu, Desa Soneyan Kecamatan Margoyoso. Selatan : Desa Lahar Kecamatan Tlogowungu, Desa Tajungsari Kecamatan Tlogowungu. Barat : Desa Gunungsari Kecamatan Tlogowungu. Utara : Desa Klumpit Kecamatan Tlogowungu.
Pendidikan
Terdapat 2 SD (SD Negeri Cabak 01 dan SD Negeri Cabak 03), 1 Madrasah Tsanawiyah (MTs. Miftahul Ulum Cabak), 1 RA (RA Miftahul Ulum Cabak), 1 Madin (Madin Miftahul Ulum Cabak, 4 TK, 4 PAUD, 8 TPQ,
Kesehatan
1 Puskesmas Pembantu (Pustu)
Arsitektur
Bangunan-bangunan yang terdapat di desa cabak kebanyakan dipengaruhi oleh seni arsitektur jawa dengan ciri khas Ruang tamu yang luas dan 4 tiang yang terdapat di tengah-tengah ruang, yang disebut "soko" , ciri arsitek yang disebut dengan nama "joglo" ini masih banyak dijumpai sebagai rumah-rumah penduduk yang dibangun sekitar 2 sd. 3 dekade yang lalu, namun sekarang budaya seni arsitektur sudah banyak dipengaruhi dengan kebudayaan dari kota yang mengutamakan desain arsitektur minimalis, sebagaimana rumah-rumah yang terdapat diperkotaan
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



