Bimindo

Kawasan Metropolitan Bimindo
Bimindo
Dari atas, kiri ke kanan: Ucapan Selamat Datang di Kota Bitung, Tugu Lilin Kota Manado, Monumen Yesus Memberkati, Wisata Menara Kaki Dian, Pemakaman Adat Waruga Minahasa
NegaraIndonesia
Provinsi Sulawesi Utara
Daerah intiManado
Daerah penyanggaKota Bitung
Kota Tomohon
Kabupaten Minahasa
Kabupaten Minahasa Utara
Dasar hukumPeraturan Pemerintah №13 tahun 2017
Zona waktuUTC+8 (WITA)
Kode area telepon+62

Metropolitan Bimindo[1] (akronim dari Bitung–Minahasa–Manado) adalah wilayah metropolitan yang terletak di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Kawasan ini merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur dan ditetapkan sebagai salah satu dari 10 kawasan metropolitan prioritas nasional.

Latar Belakang

Secara legal, pengembangan Metropolitan Bimindo berlandaskan pada Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Dalam kebijakan tersebut, Bimindo diarahkan untuk menjadi motor penggerak ekonomi di gerbang Pasifik, mengintegrasikan pusat pemerintahan dan jasa di Manado, pusat industri dan logistik di Bitung, serta kawasan pendukung di Tomohon, Minahasa Utara, dan Minahasa.

Pembentukan Metropolitan Bimindo bertujuan untuk mengatasi tantangan urbanisasi, meningkatkan konektivitas antarwilayah melalui infrastruktur strategis seperti Jalan Tol Manado-Bitung, serta menciptakan sinkronisasi tata ruang yang berkelanjutan. Dengan jumlah penduduk yang melampaui satu juta jiwa, kawasan ini secara fungsional telah bertransformasi dari kumpulan kota-kota yang terpisah menjadi satu kesatuan ekonomi yang saling bergantung.

Delineasi Kawasan

Kawasan Metropolitan Bimindo mencakup 5 (lima) wilayah administratif dengan pembagian sebagai berikut.[2]

No Nama Cakupan Keterangan
1 Kota Manado Seluruhnya
(11 Kecamatan)
Berfungsi sebagai pusat pelayanan jasa, perdagangan, pendidikan, dan pusat pemerintahan provinsi.
2 Kota Bitung Seluruhnya
(8 Kecamatan)
Berfungsi sebagai pusat industri pengolahan, perikanan, dan gerbang logistik internasional melalui Pelabuhan Internasional Bitung dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
3 Kota Tomohon Seluruhnya
(5 Kecamatan)
Berfungsi sebagai pusat pariwisata pegunungan, pendidikan, dan penyedia komoditas hortikultura.
4 Kabupaten Minahasa Utara Sebagian
(6 Kecamatan)
Berfungsi sebagai koridor konektivitas yang menghubungkan Manado dan Bitung, pusat transportasi udara (Bandara Sam Ratulangi), serta kawasan industri baru.
5 Kabupaten Minahasa Sebagian
(3 Kecamatan)
Berfungsi sebagai penyangga permukiman (suburban) dan kawasan konservasi air bagi inti metropolitan.

Demografi

Kota / Kab. Kecamatan Luas
(km2)
Jumlah Penduduk
(2024)
Kepadatan Penduduk
(per km2)
Kota Manado (Seluruhnya) 11 Kecamatan 162,35 459.409 2.830
Kota Bitung (Seluruhnya) 8 Kecamatan 313,51 216.026 689
Kota Tomohon (Seluruhnya) 5 Kecamatan 169,10 103.812 613
Kabupaten Minahasa Utara (Sebagian) Kema 78,76 17.707 225
Kauditan 108,20 29.142 269
Airmadidi 8,66 31.036 3,584
Kalawat 39,03 32.217 825
Dimembe 166,43 29.735 179
Talawaan 82,51 21.554 261
Kabupaten Minahasa (Sebagian) Pineleng 49,30 27.295 554
Tombulu 73,43 17.151 234
Mandolang 47.05 20,148 428
Metropolitan Bimindo 1.298,33 1.005.232 774

Referensi

  1. ^ "Profil Bimindo". perkotaan.bpiw.pu.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-05-11. Diakses tanggal 2022-03-20.
  2. ^ "Perpres Wilayah Metropolitan Bimindo". tataruang.atrbpn.go.id. Diakses tanggal 2022-03-20.

Lihat pula

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement