Banding Agung, Ogan Komering Ulu Selatan

Banding Agung
Ranau
Negara Indonesia
ProvinsiSumatera Selatan
KabupatenOgan Komering Ulu Selatan
Pemerintahan
 • CamatPeldi Yusron Sofie, S.sos, M.M
Populasi
 • Total26.980 jiwa
Kode Kemendagri16.09.03 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS1608020 Suntingan nilai di Wikidata
Luas276,38 km²[1]
Desa/kelurahan19 desa
1 kelurahan
Peta
PetaKoordinat: 4°47′28″S 103°55′14″E / 4.79111°S 103.92056°E / -4.79111; 103.92056

Banding Agung (lebih dikenal oleh masyarakat setempat: Ranau) adalah kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan, Indonesia. Wilayah kecamatan ini berbatasan dengan Danau Ranau milik wilayah Provinsi Lampung di sebelah selatan.

Komoditas

Kecamatan Banding Agung merupakan salah satu daerah penghasil kopi utama di Provinsi Sumatera Selatan. Pusat perkebunan ini terletak di Desa Air Rupik, Kecamatan Banding Agung, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan.

Kondisi wilayah ini dinilai sangat ideal untuk ditanami pohon kopi. Oleh karena itu, mayoritas lahan di wilayah Banding Agung dimanfaatkan sebagai perkebunan kopi. Saat ini, lahan tersebut dikelola oleh setidaknya 36 Kepala Keluarga, sehingga mayoritas penduduk setempat berprofesi sebagai petani kopi. Jenis kopi unggulan yang dihasilkan dari daerah ini adalah kopi Robusta. [2]

Tradisi Lisan

Masyarakat Banding Agung memiliki tradisi lisan yang dikenal dengan sebutan Muayak. Tradisi ini biasanya dipentaskan dalam acara Nayuh (hajatan), khususnya pada upacara khitanan, dan dibawakan oleh bebay baya (para ibu/wanita dewasa). Secara bentuk, Muayak menyerupai puisi atau nyanyian. Lirik-liriknya mengandung nilai moral mendalam yang berfungsi sebagai tuntunan bagi masyarakat agar menjadi manusia yang lebih beradab dan berbudaya. [3]

Lirik Muayak dan Maknanya:

  1. "Assalammualaikum pembukaani cawa" (Assalamualaikum sebagai pembuka bicara)
  2. "Sekam maklamon ngusung, selain anjak dua" (Kami tidak membawa banyak hal, selain daripada doa)
  3. "Acara repa sinji, Sunatan ram bedua" (Bagaimana pun acara ini, dalam momen sunatan ini kita berdoa)
  4. "Payu neram budua, minak muari sunyini" (Mari kita berdoa, wahai saudara dan kerabat semuanya)
  5. "Barong neram budua, sihat munyai adek ji" (Bersama-sama kita berdoa, agar adik ini sehat walafiat)
  6. "Ija ram namon cabi, Dang lupa kawai halom" (Di sini kita menanam cabai, jangan lupa memakai baju hitam)
  7. "Dipekon nanom tebu, nanom dihimalaya" (Di desa menanam tebu, menanam di tanah yang subur)
  8. "Nyak haga sai ketiku, sunyini sai wat dija" (Aku ingin meminta waktu sejenak kepada semua yang hadir di sini)
  9. "Sekam jak pihak kelama, pengisini hanari" (Kami dari pihak keluarga/kerabat, hadir untuk mengisi acara dengan menari)
  10. "Tanno ngumpul didija, lain pungawoh hanjak" (Sekarang kita berkumpul di sini, bukan sekadar untuk bersenang-senang)
  11. "Kintu wat cawa-cawa, maaf jama sunyini" (Jika ada kata-kata yang salah, kami memohon maaf kepada semuanya)
  12. "Sekam ngisi acara, pakotni guwai pagi" (Kami mengisi acara ini hingga selesai/sampai pagi hari)

Muayak dianggap sebagai cerminan etika masyarakat setempat. Selain sebagai sarana hiburan, Muayak mengajarkan tentang pentingnya kerja keras dan rasa syukur atas kesuburan tanah di wilayah tersebut. [3]

Referensi

  1. ^ Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Dalam Angka 2023. Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan: BPS Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. 2023. hlm. 5. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ HAFID FAUZAN NURFIRDAUS, 20293501 (2024-09-06). "STRATEGI MEWUJUDKAN KEBERDAYAAN PETANI KOPI MELALUI PROGRAM PENANGANAN AKSES REFORMA AGRARIA (Studi di Desa Air Rupik Kecamatan Banding Agung. Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan)" (dalam bahasa Inggris). Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional. ;
  3. ^ a b Erwanto, Erwanto; Contessa, Emilia (2020-07-31). "Nilai Budaya dan Moral dalam Tradisi (Lisan) Muayak pada Acara Sunatan Masyarakat Banding Agung OKU Selatan (Sumatera Selatan)". Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra. 13 (2): 139–144. doi:10.30651/st.v13i2.4252. ISSN 2614-3127.



Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement