Alfiat
| Informasi pribadi | |||
|---|---|---|---|
| Nama lengkap | Alfiat | ||
| Tanggal lahir | 9 November 1969 | ||
| Tempat lahir | Kediri, Indonesia | ||
| Karier senior* | |||
| Tahun | Tim | Tampil | (Gol) |
| –1996 | Persedikab Kediri | ||
| Kepelatihan | |||
| 2003–2006 | Persik Kediri Junior | ||
| 2013–2014 | Persenga Nganjuk | ||
| 2014–2015 | Persik Kediri U-20 | ||
| 2016 | Persik Kediri | ||
| 2016–2023 | Persik Kediri (asisten) | ||
| 2023–2024 | Persijap Jepara | ||
| 2024–2025 | Persik Kediri (asisten) | ||
| 2025 | Persiku Kudus | ||
| 2025 | Persik Kediri (asisten) | ||
| 2025–sekarang | Persiku Kudus | ||
| * Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik | |||
Alfiat (lahir 9 November 1969) adalah pelatih dan mantan pemain sepak bola Indonesia. Saat ini, ia menjadi pelatih kepala Persiku Kudus di Liga 2 Indonesia.[1]
Kehidupan awal
Alfiat memiliki saudara kembar bernama Sehat, yang sama-sama berperan dalam perjalanan Persik Kediri meskipun dengan cara berbeda. Jika Alfiat dikenal sebagai pelatih yang mampu mengantarkan Persik ke babak delapan besar Liga 3 pada tahun 2018, Sehat berkiprah sebagai pengawas pertandingan sekaligus pengurus Askot PSSI Kota Kediri. Peran keduanya melengkapi satu sama lain, menunjukkan bahwa kontribusi kembar ini sama-sama penting bagi klub.[2] Kombinasi nama mereka, Sehat dan Alfiat, sering disebut menyerupai doa yang lazim diucapkan dalam kehidupan sehari-hari, “sehat wal afiat.” Selain itu, Alfiat juga tercatat sebagai paman dari Jordan Zamorano, pemain muda Persiku Kudus.
Karier klub
Alfiat mengakhiri karier bermainnya pada usia 28 tahun.[3] Keputusan tersebut dilatarbelakangi keterbatasan yang membuatnya tidak lagi mampu bersaing secara optimal di lapangan, meskipun keinginan untuk tetap bermain masih kuat. Pada tahun 1996, ia sempat bergabung dalam pemusatan latihan bersama Persedikab Kabupaten Kediri, tetapi akhirnya memilih untuk mundur dari aktivitas sebagai pemain aktif. Setelah menghentikan kiprah sebagai atlet, Alfiat tidak sepenuhnya meninggalkan dunia sepak bola. Ia kemudian mengalihkan perannya dengan menekuni jalur kepelatihan.
Karier kepelatihan
Alfiat tercatat kontribusinya memiliki ciri khas tersendiri, yakni kemampuannya membawa perubahan positif bagi klub-klub yang tengah mengalami masa sulit. Oleh karena itu, Alfiat kerap dipandang sebagai sosok pelatih dengan spesialisasi dalam menyelamatkan tim dari jurang degradasi.[4][5]
Sepanjang karier kepelatihannya, sejumlah klub di Indonesia pernah merasakan sentuhan strateginya. Ia terlibat dalam upaya kebangkitan beberapa tim, antara lain Persik Kediri, Persijap Jepara, hingga Persiku Kudus. Momentum penting dalam rekam jejaknya terjadi pada tahun 2018, ketika Persik Kediri berada di kasta terendah Liga 3. Pada masa itulah, Alfiat berhasil menunjukkan kapasitasnya dengan membawa klub tersebut keluar dari situasi sulit dan kembali menapaki jalur prestasi.
Statistik kepelatihan
- Per 21 Agustus 2025.
| Tim | Sejak | Hingga | Rekor | |||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| P | M | S | K | % Menang | Ref. | |||
| Persik Kediri | 21 Oktober 2021 | 30 Oktober 2021 | 2 | 1 | 1 | 0 | 50,00 | [6][7] |
| Persijap Jepara | 14 Oktober 2023 | 3 Februari 2024 | 14 | 7 | 3 | 4 | 50,00 | |
| Persiku Kudus | 9 Februari 2025 | 25 Februari 2025 | 4 | 3 | 1 | 0 | 75,00 | |
| Total | 20 | 11 | 5 | 4 | 55,0 | |||
Referensi
- ^ "Resmi Jadi Pelatih Persiku, Alfiat Mulai Merumput di Latihan Perdana". Suara Merdeka Muria. 15 Juni 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Agustus 2025. Diakses tanggal 21 Agustus 2025.
- ^ "Si Kembar Sehat wal Alfiat, Sosok di Balik Sukses Persik Kediri Mengarungi Liga 3 2018". 9 Desember 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Agustus 2025. Diakses tanggal 21 Agustus 2025.
- ^ "Lebih Dekat Sosok Alfiat, Head Coach Persijap Jepara yang Pensiun Dini saat Bermain Malah Moncer Jadi Pelatih". Jawa Pos Radar Kudus. 1 November 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Agustus 2025. Diakses tanggal 21 Agustus 2025.
- ^ "Kisah Alfiat Asisten Pelatih Persik: Dijuluki Spesialis Penyelamat Klub yang Sedang Sekarat". Bola.com. 17 Februari 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Agustus 2025. Diakses tanggal 21 Agustus 2025.
- ^ "Sang Penyelamat: Profil Lengkap Coach Alfiat yang Selamatkan Persiku Kudus dari Jurang Degradasi dan Banyak Tim Lainnya". Jawa Pos Radar Pati. 26 Februari 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Agustus 2025. Diakses tanggal 21 Agustus 2025.
- ^ "Youssef Ezzejjari Cetak Brace, Persik Kediri Menang 4-2 Atas Persipura Jayapura". Warta Kota Tribunnews. 21 Oktober 2021. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Agustus 2025. Diakses tanggal 21 Agustus 2025.
- ^ "Fakta Menarik Duel Persik vs Persija di BRI Liga 1: Kala Dua Macan Saling Cakar di Solo". matain.id. 31 Oktober 2021. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Agustus 2025. Diakses tanggal 21 Agustus 2025.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


