Abdul Hayat Gani
Abdul Hayat Gani | |
|---|---|
| Penjabat Wali Kota Parepare | |
| Masa jabatan 18 September 2024 – 20 Februari 2025 | |
| Presiden | Joko Widodo Prabowo Subianto |
| Gubernur | Zudan Arif Fakrulloh (Pj.) Fadjry Djufry (Pj.) |
| Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan | |
| Masa jabatan 23 Mei 2019 – 14 Desember 2022 | |
| Presiden | Joko Widodo |
| Gubernur | Nurdin Abdullah Andi Sudirman Sulaiman |
| Pelaksana Harian Gubernur Sulawesi Selatan | |
| Masa jabatan 26 Juni 2022 – 22 Juli 2022 | |
| Presiden | Joko Widodo |
| Masa jabatan 7 April 2022 – 19 April 2022 | |
| Presiden | Joko Widodo |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 5 April 1965 Barru, Sulawesi Selatan |
| Partai politik | Perindo (2025–sekarang) |
| Suami/istri | Sri Rejeki
(m. 1990; meninggal 2023)Dian Lestari |
| Anak | 3 |
| Almamater | IKIP Ujung Pandang Universitas Gadjah Mada Universitas Hasanuddin |
| Profesi | Birokrat |
Abdul Hayat Gani (lahir 5 April 1965) adalah seorang birokrat Indonesia yang pernah menjabat sebagai Direktur Penanganan Fakir Miskin Wilayah III Kementerian Sosial RI.[1][2] Ia menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan sejak 23 Mei 2019 hingga 14 Desember 2022.[3][4][5] dan Pelaksana Harian Gubernur Sulawesi Selatan masa jabatan 26 Juni 2022 – 22 Juli 2022[6][7] dan 7 April 2022 – 19 April 2022.[8]
Karier
Sebagai Birokrat
Abdul Hayat Gani memulai karier birokratnya sebagai Staf Kantor Departemen Sosial Kabupaten Bantaeng di Departemen Sosial Kabupaten Bantaeng pada tahun 1991. Kemudian di tahun 1993, ia menjabat sebagai Kepala Subsi BKM Departemen Sosial Kabupaten Bantaeng. Tiga tahun kemudian, ia dipindahkan di Ujung Pandang (sekarang Makassar) sebagai Staf Balai Diklat Pegawai dan Tenaga Sosial (BDPTS) di Departemen Sosial Kotamadya Ujung Pandang pada tahun 1996.
Tahun 1998 ia menjadi pejabat fungsional Widyaiswara Pratama di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional V Sulawesi (1998). Sembilan tahun kemudian, ia menjabat sebagai Kepala Bidang Penyuluhan Pendidikan dan Pelatihan dan Kerjasama BBPPKS Makassar Regional V Sulawesi. Tahun 2008, ia menjadi Kepala Bagian Tata Usaha BBPPKS Makassar. Kurang lebih 11 tahun, ia berkarier di BBPPKS Makassar.
Dalam rentang tahun 2009 hingga 2017 ia berkarier sebagai Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (BP2P3KS) dan BP2PKS di tiga tempat berbeda. Dari tahun 2009 hingga 2012 menjabat sebagai Kepala B2P3KS Yogyakarta. Di tahun 2012 sampai tahun 2016, ia kembali ke Makassar menjadi Kepala B2P2KS Makassar di BBPPKS Regional V Sulawesi. Kemudian di tahun 2016 hingga 2017, ia menjabat sebagai Kepala B2P2KS Padang di B2P2KS Regional I Sumatera.
Di tahun 2017, karier birokratnya naik tingkat ke Kementerian Sosial. Ia menjadi Direktur Penanganan Fakir Miskin Pesisir, PPK, & PAN Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial RI. Ia diposisi ini hingga tahun 2019
Sebagai Sekretaris Daerah Sulawesi Selatan
Ia ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai Sekretaris Daerah Sulawesi terhitung dari 20 Mei 2019, kemudian dilantik oleh Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah pada 23 Mei 2019. Di tengah jabatannya sebagai Sekda, ia 2 kali ditunjuk sebagai Pelakasana Harian Gubernur Sulawesi Selatan. Pertama, dikarenakan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman cuti karena berobat.[9] Kedua, menggantikan sementara Andi Sudirman Sulaiman karena melakukan ibadah haji.[10]
Di tahun 2024, ia ditunjuk oleh Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Zudan Arif Fakrulloh menjadi Staf Ahli Gubernur Sulawesi Selatan Bidang Kesejahteraan Rakyat. Beberapa bulan kemudian dia ditunjuk sebagai Penjabat Wali Kota Parepare pada 18 September 2024.
Sebagai Penjabat Wali Kota Parepare
Ia dilantik sebagai Penjabat Wali Kota menggantikan Akbar Ali. Pada saat menjabat, Kota Parepare mengalami penurunan inflasi dari 2,22% ke 1,73% pada Desember 2024. Upaya yang dilakukan Abdul Hayat untuk penurunan inflasi ialah rutin meninjau harga-harga komoditas, mengadakan pasar murah dan mengadakan pasar tani.
Bergabung ke partai politik
Usai pensiun pada 1 Mei 2025, Abdul Hayat Gani bergabung ke Partai Persatuan Indonesia (Perindo) pada Juli 2025.[11]
Referensi
- ^ "Gubernur Sulsel Melantik Abdul Hayat Gani sebagai Sekda Sulsel". Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. sulselprov.go.id. 23 Mei 2019. Diakses tanggal 14 Februari 2023.
- ^ "Mengenal Lebih Dekat Sekretaris Daerah Sulsel Abdul Hayat Gani". Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. birohumas.sulselprov.go.id. 23 Mei 2019. Diakses tanggal 13 Februari 2023.
- ^ Muhammad Yunus, ed. (14 Desember 2022). "Abdul Hayat Gani Resmi Diberhentikan Jadi Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan". sulsel.suara.com. Diakses tanggal 14 Februari 2023.
- ^ Tim detikSulsel, ed. (14 Desember 2022). "Sekda Sulsel Abdul Hayat Dicopot, Sudah Menjabat 3 Tahun". detik.com. Diakses tanggal 14 Februari 2023.
- ^ Muslim Kone, ed. (14 Desember 2022). "Abdul Hayat Gani Diberhentikan dan Tak Lagi Jabat Sekda Sulsel, Ini Profil dan Biodatanya". Voicesulawesi.com. Diakses tanggal 13 Februari 2023.
- ^ Darmawanti Adellia Adipradana, ed. (23 Juni 2022). "Andi Sudirman akan Cuti Haji, Sekda Jadi Plh Gubernur Sulsel". detik.com. Diakses tanggal 18 Februari 2023.
- ^ Ashrawi Muin, ed. (1 Juli 2022). "Melihat Aktivitas Abdul Hayat sebagai Plh Gubernur Sulsel". idn.times. Diakses tanggal 14 Februari 2023.
- ^ Ari Maryadi, ed. (22 November 2022). "Abdul Hayat Gani 2 Kali Jadi Gubernur Sulsel Sementara, Kini Dikabarkan Dicopot". Tribun Timur. Diakses tanggal 13 Februari 2023.
- ^ Nursam, ed. (15 April 2022). "Sepekan Tak Kelihatan, Andi Sudirman Sulaiman Ternyata Berobat di Singapura". sulsel.fajar.co.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-12-17. Diakses tanggal 17 Desember 2022.
- ^ Darmawanti Adellia Adipradana, ed. (23 Juni 2022). "Andi Sudirman akan Cuti Haji, Sekda Jadi Plh Gubernur Sulsel". detik.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-12-17. Diakses tanggal 17 Desember 2022.
- ^ "Jejak Abdul Hayat: Dulu Dicopot dari Sekda Sulsel, Kini Plt Ketua DPW Perindo". detik.com. 16 Juli 2025.
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Akbar Ali |
Penjabat Wali Kota Parepare 2024–2025 |
Diteruskan oleh: Tasming Hamid |
| Jabatan pemerintahan | ||
| Didahului oleh: Ashari Fakhsirie Radjamilo (Pj.) |
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan 2019–2022 |
Diteruskan oleh: Andi Aslam Patonangi (Plh.) |
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.






