Zhangixalus faritsalhadii


Zhangixalus faritsalhadii (nama umum: Katak-Pohon Farits Alhadi/Farits Alhadi's Tree Frog) adalah spesies katak pohon dari genus Zhangixalus, famili Rhacophoridae, yang endemik di pulau Jawa, Indonesia. Spesies ini baru dideskpripsikan secara ilmiah pada tahun 2024 oleh Gonggoli, Munir, Kaprawi, Kirschey dan Hamidy. Penemuan spesies ini menambah daftar kekayaan biodiversitas khusunya di kawasan Gunung Slamet, Jawa Tengah, Indonesia (pada ketinggian sekitar 773 meter di atas permukaan laut).[1][2]

Asal Nama

Nama spesifik faritsalhadii diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang Farits Alhadi, ia merupakan seorang herpetolog Indonesia yang aktif dalam mendokumentasikan herpetofauna, reptil dan amfibi. ia merupakan salah satu orang pertama yang menyadari potensi bahwa katak pohon berwarna hijau kekuningan merupakan spesies baru yang belum terdeskripsikan.[1]

Deskripsi Morfologi dan Karakteristik Pembeda

Zhangixalus faritsalhadii memiliki beberapa ciri khas yang membedakan secara morfologi dan genetik dari sebagian kerabat dekatnya dalam genus Zhangixalus, terutama dari Zhangixalus Prominanus dan Zhangixalus achantharrhena. perbedaanya terletak pada Warna dan pola, Zhangixalus faritsalhadii memiliki warna punggung (dorsum) hijau kekuningan cerah (terkadang hijau cerah, punggungnya ditutupi oleh banyak bintik hitam kecil dan bercak krem yang tidak beraturan, permukaan punggungnya juga halus dan tertutup oleh spikula kecil. untuk kaki memiliki selaput jari yang luas, serta membran jari berwarna merah yang memisahkan jari kaki ketiga dan kelima, ciri ini tidak ditemukan pada kerabanya di sumatera (Zhangixalus Prominanus dan Zhangixalus achantharrhena). ukuran tubuh Zhangixalus faritsalhadii pada umumnya relatif lebih kecil dibandingkan dengan Z. prominanus dan Z. dulitensis, panjang moncong-Vent (SVL) jantan holotipe berkisar antara 37.6-40.7mm dan betina berkisar 50,7-54,5mm. sedangkan untuk analisis genetik menggunakan gen 16S rRNA menunjukan jarak yang signifikan yakni sekitar 3,1-5,8% dari Zhangixalus lainya, yang mengonfirmasi statusnya sebagai spesies terpisah.[3]

Distribusi Habitat

saat ini, spesies ini hanya diketahui endemik dan terbatas penyebaranya di kawasan lereng Gunung Slamet, tepatnya di sekitar Curug Gede desa Ketenger kecamatan Baturaden kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Habitatnya ditemukan di hutan pegunungan dekat rawa-rawa kecil, seringkali melekat pada vegetasi di dekat perkemahan atau area terbuka di hutan.[3]

Status Konservasi

Mekipun baru dideskripsikan, habitat Zhangixalus faritsalhadii dianggap rentan terhadap ancaman seperti ekspoitasi dan konversi hutan pegunungan menjadi lahan pertanian selain itu spesies ini hanya ditemukan di satu titik tokasi gunung slamet, hal ini menunjukan bahwa diperlukan evaluasi status konservasi resminya masih diperlukan, namun berdasarkan data sebaran yang terbatas, spesies ini mungkin menghadapi resiko konservasi.

Reverensi

  1. ^ a b "Zhangixalus faritsalhadii Gonggoli, Munir, Kaprawi, Kirschey, and Hamidy, 2024 | Amphibian Species of the World". amphibiansoftheworld.amnh.org. Diakses tanggal 2025-11-03.
  2. ^ Cortie, M. B. (2012-10-31). ""Nanoporous gold", A. Wittstock et al. (eds.)". Gold Bulletin. 45 (4): 233–234. doi:10.1007/s13404-012-0072-7. ISSN 2190-7579.
  3. ^ a b Mediyansyah, Mediyansyah; Hamidy, Amir; Munir, Misbahul; Matsui, Masafumi (2019-12-31). "A NEW TREE FROG OF THE GENUS KURIXALUS YE, FEI & DUBOIS, 1999 (AMPHIBIA: RHACOPHORIDAE) FROM WEST KALIMANTAN, INDONESIA". TREUBIA. 46: 51–72. doi:10.14203/treubia.v46i0.3790. ISSN 2337-876X.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement