Yonathan Rahardjo

Yonathan Rahardjo
Lahir17 Januari 1969 (umur 57)
Bojonegoro, Jawa Timur
Pekerjaan
  • Sastrawan
  • Jurnalis
  • Dokter hewan
Karya terkenal
  • Lanang (2008)
  • Laku (2022)

Yonathan Rahardjo (lahir 17 Januari 1969) adalah sastrawan Indonesia kelahiran Bojonegoro, Jawa Timur. Yonathan terkenal dengan novel Lanang pemenang Lomba Novel Dewan Kesenian Jakarta 2006 Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta. Yonathan juga terkenal dengan novel berbahasa Jawa Laku nominator Anugerah Sutasoma kategori Sastra Jawa Balai Bahasa Jawa Timur (BBJT) 2022.

Aktivitas

Yonathan menulis novel, cerpen, puisi, esai, tulisan ilmiah popular dan tulisan jurnalistik yang diterbitkan di berbagai buku dan sejak 1982 di berbagai media massa.

Aktivitas menulisnya dipengaruhi oleh pekerjaannya sebagai wartawan koran harian "Memorandum" terbitan Surabaya (1988-1989), wartawan majalah peternakan dan kesehatan hewan "Infovet" terbitan Jakarta (1994-sekarang), manager divisi pusat dokumentasi informasi Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Seloliman Trawas Mojokerto (1997-1999), Penerbit Majas (2005-sekarang).

Sebagaimana sastrawan Marah Roesli angkatan Balai Pustaka, Asrul Sani angkatan 45, Taufiq Ismail angkatan 66, Yonathan Rahardjo juga sastrawan yang dokter hewan. Selain menulis dan mengarang, Drh. Yonathan yang alumnus Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga, pernah bekerja sebagai dokter hewan praktik, technical service obat hewan, medical representative obat manusia, penanggung jawab teknis obat hewan.

Buku

Tunggal

  • Novel: Lanang (2008), Taman Api (2011), Wayang Urip (2012), Anak Turun Airlangga (2019), Pertobatan Seorang Golput (2019), Laku (2022), Anamnesis (2024), Jatiminyakbumi (2024)
  • Antologi Cerita Pendek: 13 Perempuan (2011), 17 Kasih Lelaki (2021)
  • Antologi Puisi: Jawaban Kekacauan (2004), Kedaulatan Pangan (2009)
  • Ilmiah Popular dan Jurnalistik: Avian Influenza, Pencegahan dan Pengendaliannya (2004), Air Sehat untuk Ternak Ayam (2012), Mengatasi Stres Ayam (2012), Flu Burung, Kajian dan Penanggulangan (2014), Beternak Ayam Petelur (2016), Sejarah Sastra dan Literasi Bojonegoro (2018), Seni Kritik Sastra (2025)

Antologi bersama

  • Cerita Pendek: Tragedi Kemanusiaan 1965-2005 (2005), Beraksinya Jawara-Jawara Baru (2007), Titian (2008), Compassion & Solidarity (2009), Lingkar Jati (2015), Kembang Setaman PSJB 2018 (2018), dan lain-lain
  • Puisi: Padang Bunga Telanjang (2003), Bisikan Kata Teriakan Kota (2003), Maha Duka Aceh (2005), Nubuat Labirin Luka (2005), Ode Kampung (2006), Negeri Cincin Api (2011), Titik Temu (2014), Pancawarna (2015), Pengkok (2017), dan lain-lain
  • Esai: 40 Hari Wafatnya Mochtar Lubis (2004), Debat Capres tentang Pendidikan Nasional (2004), dan lain-lain
  • Ilmiah Popular dan Jurnalistik: Setengah Abad Sejarah Ayam Ras Indonesia (2001), Penyakit Unggas dan Pengendaliannya (2002), Jejak Kuliner Indonesia (2010), dan lain-lain

Penghargaan

  • Pemenang Lomba Novel Dewan Kesenian Jakarta (2006) dengan Novelnya Lanang
  • Penulis Indonesia yang terpilih mengikuti UWRF (Ubud Writers & Readers Festival) di Bali (2009)
  • Salah satu dari 100 Profil Dokter Hewan Berprestasi dalam buku 100 Tahun Dokter Hewan Indonesia (2010), di mana pada pasal Dokter Hewan Berprestasi di Bidang Lain, nama Drh. Yonathan Rahardjo tercatat setelah nama Drh. Taufiq Ismail (Penyair Angkatan 66), Drh. Asrul Sani (Seniman Pelopor Angkatan 45), dan Drh. Marah Rusli (Pengarang Novel Siti Nurbaya)
  • Penulis salah satu dari 79 novel Indonesia (dengan novel Lanang) yang terbit sejak novel Siti Nurbaya (1922) hingga 2014 masuk Daftar Judul Buku Rekomendasi untuk Program Subsidi Penerjemahan Frankfurt Book Fair 2015

Referensi

  • Leksikon Sastra Jakarta, Dewan Kesenian Jakarta (2003)
  • Malam Anugerah Sayembara Novel DKJ, Dewan Kesenian Jakarta (2007)
  • Lampion Sastra 2, Beraksinya Jawara-Jawara Baru, Dewan Kesenian Jakarta (2007)
  • Ensiklopedi Sastra Indonesia, Titian Ilmu (2009)
  • Ubud Writers & Readers Festival (2009)

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement